5 Penyebab Tulang Ekor Sakit saat Hamil dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

5 Penyebab Tulang Ekor Sakit saat Hamil dan Cara Mengatasinya

10 Oktober 2025 5 menit waktu baca
penyebab & cara mengatasi tulang ekor sakit saat hamil

Tulang ekor sakit saat hamil adalah salah satu kondisi yang kerap dikeluhkan oleh banyak ibu hamil. Pada umumnya, tulang ekor terasa sakit saat hamil terjadi ketika usia kandungan telah memasuki trimester ketiga. 

 

Hal ini sebetulnya terbilang wajar mengingat ukuran janin yang terus bertambah besar sehingga menekan tulang ekor ibu. Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, terutama saat duduk atau berbaring, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. 

 

Mari pahami penyebab tulang ekor sakit saat hamil beserta cara mengatasinya dalam artikel berikut ini.

 

Penyebab Tulang Ekor Sakit saat Hamil

 

Selain karena ukuran janin yang kian membesar, tulang ekor terasa sakit saat hamil juga dapat disebabkan oleh sejumlah faktor lain, seperti perubahan hormon, penekanan saraf, hingga kontraksi. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

 

1. Perubahan Hormon

 

Selama kehamilan, ibu hamil akan mengalami perubahan hormon, salah satunya adalah perubahan pada hormon relaksin yang berfungsi untuk melenturkan otot, tulang, serta ligamen sehingga proses persalinan dapat berjalan dengan mudah. 

 

Peningkatan kadar hormon relaksin dapat menyebabkan tulang panggul ibu hamil menjadi rileks dan merenggang sehingga membuat tulang ekor ikut bergerak. Kondisi ini pada akhirnya dapat menimbulkan rasa nyeri.

 

2. Penekanan Saraf

 

Ukuran rahim ibu yang membesar diketahui juga dapat menekan saraf skiatika sehingga menyebabkan tulang ekor sakit saat hamil. Saraf skiatika adalah pembagian saraf dari tulang belakang yang memanjang dari bagian panggul melewati pinggul dan bokong, lalu turun ke bagian belakang paha hingga tumit kaki.

 

Masalah tulang ekor terasa sakit saat hamil yang disebabkan oleh penekanan saraf dapat disertai dengan gejala lain, seperti nyeri tajam dan sensasi panas yang terasa di kaki, punggung bawah, dan bokong.

 

3. Konstipasi

 

Konstipasi atau sulit buang air besar (BAB) menjadi salah satu penyebab tulang ekor sakit saat hamil. Diketahui, feses yang menumpuk di dalam usus besar dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang ekor sehingga akhirnya memicu munculnya rasa sakit.

 

4. Pelvic Girdle Pain

 

Pelvic girdle pain (PGP) adalah nyeri di daerah panggul yang dapat menyebar ke area lain, seperti bokong, kaki, dan tulang ekor. PGP sendiri dapat disebabkan oleh pergerakan dan ketidakstabilan sendi-sendi panggul akibat peningkatan hormon kehamilan, seperti hormon relaksin, estrogen, dan progesteron.

 

Selain itu, janin yang terus bertambah besar juga memberi tekanan berlebih pada sendi panggul, sehingga tulang ekor pun terasa sakit.

 

5. Kontraksi

 

Tulang ekor sakit saat hamil juga dapat menandakan bahwa ibu hamil sedang mengalami kontraksi, terutama jika sudah mendekati hari perkiraan lahir (HPL). Kondisi ini dapat disertai dengan rasa nyeri di seluruh perut yang merambat hingga ke punggung bawah dengan intensitas dan frekuensi yang semakin meningkat.

 

Selain itu, gejala seperti munculnya lendir darah atau merembesnya air ketuban juga kemungkinan dapat terjadi.

 

Cara Mengatasi Tulang Ekor Sakit saat Hamil

 

Rasa sakit pada tulang ekor adalah suatu hal yang sebenarnya dapat dicegah dan diatasi melalui sejumlah metode penanganan. Adapun beberapa cara untuk mengatasi tulang ekor sakit saat hamil, antara lain:

 

A. Kompres dengan Air Hangat atau Dingin

 

Kompres, baik dengan air hangat atau dingin, diketahui dapat meredakan gejala tulang ekor sakit saat hamil. Caranya, tuang air hangat ke dalam botol, lalu letakkan pada bagian tulang ekor selama beberapa saat.

 

Sementara itu, untuk kompres dingin bisa dilakukan dengan memasukkan air es ke dalam plastik. Setelah itu, bungkus plastik dengan handuk lalu letakkan pada bagian tulang ekor selama beberapa menit.

 

B. Rutin Berolahraga dan Melakukan Peregangan

 

Cara mengatasi tulang ekor sakit saat hamil juga dapat dilakukan dengan rutin berolahraga, seperti berenang dan melakukan yoga prenatal. Ibu hamil juga bisa melakukan peregangan sederhana untuk melenturkan otot-otot di sekitar panggul.

 

C. Menggunakan Maternity Belt

 

Untuk membantu mengatasi tulang ekor sakit saat hamil, ibu hamil disarankan untuk menggunakan maternity belt atau ikat pinggang kehamilan. Penggunaan maternity belt diketahui dapat membantu memperbaiki postur tubuh sekaligus mengurangi tekanan pada tulang ekor dan pinggang ibu akibat ukuran perut yang terus membesar.

 

D. Menggunakan Bantal Khusus

 

Menggunakan bantal khusus sebagai ganjalan saat duduk, seperti bantal berbentuk donat atau huruf U, juga disarankan untuk ibu hamil dalam membantu mengurangi tekanan pada tulang ekor yang memicu rasa sakit. Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk sesekali mengganti posisi duduk dan melakukan peregangan ringan..

 

E. Kenakan Celana yang Longgar

 

Saat usia kandungan semakin bertambah, ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan celana yang ketat karena dapat meningkatkan tekanan pada tulang ekor dan membuatnya semakin sakit. Sebaliknya, kenakan celana longgar yang berbahan lembut dan nyaman.

 

F. Tidur Miring ke Kiri

 

Tidur dalam posisi telentang atau bersandar pada punggung diketahui dapat memicu gejala tulang ekor sakit saat hamil. Oleh karena itu, ibu yang sudah hamil besar disarankan untuk tidur miring ke kiri agar dapat mengurangi tekanan pada tulang ekor.

 

Apabila gejala tulang ekor sakit saat hamil tidak kunjung membaik, ibu hamil dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri,namun ibu hamil perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan penggunaannya harus berada di bawah pengawasan dokter.

 

Sebagai catatan, dalam mengatasi rasa sakit pada tulang ekor saat hamil, ibu hamil disarankan untuk tidak menggunakan pengobatan alternatif atau obat-obatan lain tanpa rekomendasi medis yang tepat.

 

Dalam hal ini, Anda dapat langsung mengunjungi Siloam Hospitals terdekat di kota Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Praktis, cukup buat janji temu melalui fitur Cari Dokter atau unduh aplikasi MySiloam untuk mendapatkan beragam pelayanan kesehatan yang lebih mudah.

 

Ibu hamil juga bisa mengunjungi NEST yang berlokasi di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang. NEST adalah layanan dan fasilitas kehamilan lengkap yang didukung oleh tim dokter multidisiplin, seperti dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dokter spesialis anestesi, ahli gizi klinis, konsultan laktasi, dan tenaga medis profesional lainnya. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Nest Artikel Banner

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail