Perbedaan Kateterisasi Jantung dan Pasang Ring yang Harus Diketahui
Kesehatan Tubuh

Perbedaan Kateterisasi Jantung dan Pasang Ring yang Harus Diketahui

16 Juni 2025 • 4 menit waktu baca
perbedaan kateterisasi jantung dan pasang ring

Gangguan jantung adalah kondisi yang cukup serius, sehingga penanganannya pun tidak sederhana. Terdapat dua prosedur yang biasanya digunakan untuk menangani masalah terkait jantung, yaitu kateterisasi jantung dan pasang ring. Meski sama-sama digunakan untuk mengobati gangguan pada jantung, ada beberapa perbedaan kateterisasi jantung dan pasang ring yang perlu dipahami. Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Perbedaan Kateterisasi Jantung dan Pasang Ring

 

Kateterisasi jantung dan pasang ring adalah prosedur yang digunakan untuk menangani gangguan jantung dengan tingkat keparahan serius. Keduanya sama-sama bersifat invasif, namun metode yang digunakan sangat berbeda. Perbedaan kateterisasi jantung dan pemasangan ring bisa dilihat dari beberapa hal berikut ini, di antaranya:

 

1. Pengertian

 

Guna memahami perbedaan kateterisasi jantung dan pasang ring, pertama-tama yang harus diketahui adalah pengertiannya.

 

Apa itu Kateterisasi Jantung?

 

Kateterisasi jantung adalah prosedur yang dilakukan dengan cara memasukkan selang khusus ke pembuluh darah, kemudian diarahkan ke jantung. Tindakan ini biasanya dilakukan pada pasien dengan kondisi pembuluh darah tersumbat, kerusakan katup jantung, gangguan irama jantung (aritmia), penebalan otot jantung (kardiomiopati hipertrofi), dan infeksi pada otot jantung (miokarditis).

 

Apa itu Pasang Ring (Ring Jantung)?

 

Ring jantung, disebut juga dengan stent jantung, adalah prosedur yang banyak ditujukan pada penderita penyakit jantung koroner. Pemasangan ring jantung dilakukan dengan memasukkan tabung kecil untuk membuka sumbatan pada aliran darah agar lancar kembali.

 

2. Tujuan

 

Perbedaan ring dan kateterisasi jantung berikutnya adalah dari tujuannya. Meski sama-sama menangani masalah jantung, namun secara spesifik kedua tujuan prosedur ini berbeda. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

Tujuan Kateterisasi Jantung

 

Kateterisasi jantung adalah tindakan yang biasanya digunakan untuk memperbaiki katup jantung, memperbaiki penebalan otot jantung, atau membesarkan pembuluh darah yang mengalami penyumbatan. Namun, tidak hanya pengobatan, prosedur ini juga digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis, seperti:

 

  • Mengambil sampel jaringan dari otot jantung yang mengalami penebalan atau infeksi untuk diperiksa di laboratorium.
  • Memeriksa penyumbatan pembuluh darah.
  • Mendeteksi gangguan pada katup jantung.
  • Memperbaiki kondisi cacat jantung melalui operasi kecil dan mengevaluasi perkembangan penyakit.
  • Mengevaluasi kekuatan otot jantung.
  • Mendeteksi penyakit hipertensi pulmonal.
  • Mengevaluasi kadar oksigen dalam darah dan tekanan jantung.

 

Tujuan Pasang Ring

 

Berbeda dengan kateterisasi yang bisa digunakan untuk membantu proses diagnosis, ring jantung hanya dilakukan untuk kepentingan pengobatan saja. Pada beberapa kasus, ring jantung dapat menjadi alternatif bagi operasi bypass pembuluh darah koroner (CABG). Dibandingkan dengan operasi bypass, prosedur pasang ring dianggap lebih minimal invasif.

 

3. Persiapan

 

Persiapan sebelum prosedur juga menjadi salah satu perbedaan kateterisasi jantung dan pasang ring yang perlu diperhatikan.

 

Persiapan Sebelum Kateterisasi Jantung

 

Beberapa hal yang perlu dilakukan pasien sebelum menjalani prosedur kateterisasi jantung adalah sebagai berikut:

 

  • Memperbanyak minum air putih, tidur yang cukup, dan mengonsumsi makanan sehat di hari-hari sebelum menjalani prosedur.
  • Melakukan olahraga ringan supaya tubuh lebih fit.
  • Membersihkan rambut atau bulu-bulu halus di area lengan atau pangkal paha (selangkangan), di mana kateter akan dimasukkan.
  • Menjalani tes penunjang, seperti tes darah, Rontgen dada, ekokardiografi, dan EKG.
  • Puasa selama 6–8 jam sebelum menjalani kateterisasi jantung.

 

Persiapan Sebelum Pasang Ring

 

Adapun sejumlah persiapan atau hal-hal yang perlu diperhatikan pasien sebelum menjalani prosedur pasang ring jantung adalah:

 

  • Istirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Menghentikan sementara konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat antiradang, pengencer darah, atau aspirin.
  • Berpuasa 6–8 jam sebelum prosedur dilakukan.

 

4. Prosedur

 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perbedaan kateterisasi jantung dan pasang ring utamanya terletak pada prosedur dan metode yang dilakukan. Ini dia masing-masing penjelasannya.

 

Prosedur Kateterisasi Jantung

 

Kateterisasi jantung dimulai dengan pemberian bius lokal di bagian tempat masuknya kateter (bisa di lengan atau selangkangan) atau dengan bius total tergantung pada kondisi pasien. Bius lokal membuat pasien tetap tersadar, namun tidak merasakan nyeri di area yang dimasuki kateter. Namun, apabila pasien menjalani prosedur perbaikan katup jantung, maka akan diberi bius total.

 

Setelah itu, dokter akan membuat sayatan kecil di pembuluh darah bagian lengan atau selangkangan untuk memasukkan selang kateter dan mengarahkannya menuju jantung. Kemudian, dokter akan menyuntikkan cairan kontras untuk melihat kondisi jantung secara lebih jelas.

 

Apabila penyebab yang mendasari gangguan jantung sudah terdeteksi, maka dokter akan menentukan langkah penanganan selanjutnya. Sejumlah langkah penanganan yang bisa dilakukan saat proses kateterisasi jantung adalah:

 

  • Angiografi jantung, untuk mendeteksi gangguan pada arteri koroner.
  • Biopsi jantung, yakni mengambil sampel jaringan otot jantung untuk mendeteksi kemungkinan kardiomiopati atau miokarditis.
  • Angioplasti koroner, untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit agar tidak tersumbat kembali.
  • Trombektomi, untuk mengatasi sumbatan pembuluh darah akibat gumpalan darah.
  • Balloon valvuloplasty, untuk melebarkan katup jantung yang mengalami penyempitan dengan menggunakan kateter yang dilengkapi balon pada ujungnya.

 

Prosedur Pasang Ring

 

Prosedur pemasangan ring dimulai dengan kateterisasi jantung. Bedanya, kateter tersebut sudah dilengkapi dengan semacam balon yang memiliki ring (stent) jantung di ujungnya. Saat kateter melewati pembuluh darah, balon bersama dengan ring jantung di ujung kateter ini masih dalam keadaan mengempis. Nantinya, ring (stent) tersebut akan mengembang dan melebarkan pembuluh darah yang mengalami penyempitan.

 

Jika ring jantung sudah terpasang, dokter akan mengempiskan balon lalu menariknya keluar bersama kateter dengan meninggalkan ring di dalam pembuluh darah. Setelah prosedur ini, biasanya pasien harus menjalani rawat inap terlebih dahulu untuk observasi lebih lanjut sebelum diperbolehkan pulang.

 

Itulah penjelasan seputar perbedaan kateterisasi jantung dan pasang ring yang perlu diketahui. Apabila membutuhkan perawatan terhadap gangguan kesehatan jantung, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat di kota Anda untuk berkonsultasi dengan dokter.


Anda pun dapat melihat informasi mengenai jadwal dokter dan membuat janji temu secara online melalui fitur Cari Dokter yang telah tersedia halaman situs kami atau aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasinya dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Radiologi

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail