Kesehatan Mental
4 Perbedaan Konseling dan Psikoterapi yang Perlu Dipahami

Table of Contents
Konseling dan psikoterapi adalah dua metode terapi yang umum dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mental pasien. Namun, perlu diketahui bahwa terdapat perbedaan konseling dan psikoterapi jika dilihat dari berbagai aspek, seperti tujuan, jangka waktu perawatan, hingga metode penanganannya.
Untuk mengenal perbedaan psikoterapi dan konseling selengkapnya, langsung simak artikel berikut ini sampai tuntas.
Berbagai Perbedaan Konseling dan Psikoterapi
Konseling adalah terapi yang dilakukan dengan cara berbincang dengan pasien untuk membantu mengatasi dan menemukan jalan keluar dari masalah yang sedang mereka hadapi. Di sisi lain, psikoterapi adalah pendekatan psikologis yang dapat dilakukan oleh psikolog atau psikiater untuk menangani masalah kesehatan mental pasien.
Pada dasarnya, baik konseling maupun psikoterapi merupakan terapi yang bisa digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup penderita dengan gangguan kesehatan mental. Namun secara umum, dua metode terapi ini memiliki sejumlah perbedaan yang akan dijelaskan melalui ulasan di bawah ini.
1. Masalah yang Ditangani
Perbedaan konseling dan psikoterapi yang pertama dapat dilihat dari jenis masalah yang ditangani. Konseling biasanya dilakukan untuk menangani berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Konseling juga bisa menjadi pilihan tepat untuk menangani beberapa kondisi berikut ini.
-
Kecanduan dengan suatu hal, seperti kecanduan bermain gadget, minuman beralkohol, dan lain sebagainya.
-
Ingin mempelajari metode coping mechanism yang baru.
-
Merasa kesulitan saat menghadapi perubahan besar dalam hidup.
-
Ingin melatih kebiasaan baru yang lebih sehat.
-
Stres dengan pekerjaan atau rutinitas sehari-hari.
-
Merasa sedih akibat kondisi tertentu, seperti karena kehilangan orang yang dicintai atau mengalami perceraian.
Sementara itu, psikoterapi lebih ditujukan untuk menangani berbagai kondisi yang berhubungan dengan gangguan kesehatan mental. Secara umum, seseorang dapat disarankan untuk melakukan psikoterapi apabila mengalami sejumlah kondisi berikut ini.
-
Didiagnosis menderita masalah kesehatan mental.
-
Mengalami gejala gangguan mental yang semakin memburuk.
-
Mengalami permasalahan yang belum terselesaikan dan terus muncul dalam kehidupan sehari-hari.
-
Pernah mengalami kejadian traumatis yang memengaruhi kondisi mental.
2. Tujuan
Perbedaan konseling dan psikoterapi selanjutnya dapat dilihat dari tujuannya. Tujuan konseling adalah untuk membantu mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi oleh pasien. Ketika sudah mengidentifikasi permasalahan yang mengganggu kehidupan pasien, konselor akan berfokus pada cara mengatasi dan mengelola masalah tersebut.
Sedikit berbeda dengan konseling, tujuan psikoterapi adalah untuk membantu pasien dengan gangguan mental dalam mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, membangun kepercayaan diri, membentuk perilaku yang positif dalam menghadapi suatu masalah, mampu mengendalikan diri dalam berbagai situasi, serta meningkatkan kesadaran terhadap diri sendiri.
Selain itu, psikoterapi juga bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan emosional dan sosial yang dapat mengoptimalkan kualitas hidup pasien.
3. Jangka Waktu Perawatan
Konseling adalah terapi yang biasanya dilakukan dalam jangka pendek untuk mengatasi masalah hidup yang sedang dialami oleh pasien. Umumnya, konseling dapat dilakukan selama 6 minggu sampai dengan 6 bulan.
Di sisi lain, psikoterapi dapat dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, bahkan bisa sampai beberapa tahun untuk menangani gangguan kesehatan mental.
4. Metode Penanganan
Perbedaan konseling dan psikoterapi juga dapat dilihat dari metode penanganannya. Pada dasarnya, konseling dilakukan dengan cara berfokus pada perilaku dan tindakan pasien. Terapi ini juga mengutamakan pemberian dukungan, arahan, dan pemecahan masalah yang sedang dihadapi pasien melalui metode saling bertukar pikiran.
Sementara itu, psikoterapi umumnya akan berfokus pada pengalaman dan perasaan, serta masalah personal pasien. Psikoterapi juga dapat dilakukan melalui berbagai cara, di antaranya adalah terapi bicara, terapi perilaku kognitif, terapi seni, terapi interpersonal, terapi keluarga, dan lain sebagainya.
Demikian ulasan mengenai perbedaan konseling dan psikoterapi yang penting untuk dipahami. Jika Anda membutuhkan penanganan lebih lanjut terkait dengan masalah mental, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater melalui layanan Telekonsultasi. Dengan begitu, psikolog atau psikiater dapat memberikan diagnosis serta metode penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
Anda juga dapat melakukan skrining kesehatan mental Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang tersedia di Siloam Hospitals. Skrining ini bertujuan untuk mengukur berbagai aspek kepribadian, termasuk kecenderungan psikologis, emosi, dan perilaku.
Manfaatkan juga aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk melihat informasi jadwal praktik, membuat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals terdekat, check in mandiri, hingga antre secara online. Unduh aplikasi MySiloam sekarang juga dan nikmati kemudahan akses layanan kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
MENTAL - Skrining Mental health (MMPI)
Lainnya
2 Service/Item
Rp880.000
TERPOPULER
Paket Siloam Ruby
Skrining Umum
21 Service/Item
Rp1.000.000
TERPOPULER
Paket Siloam Silver
Skrining Umum
22 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Siloam Pearl
Skrining Umum
31 Service/Item
Rp4.300.000
TERPOPULER
Brain Check Up
Penawaran Spesial, Skrining Stroke
19 Service/Item
Rp9.000.000







