Kesehatan Tubuh
Ketahui Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum CT-linac

Table of Contents
Radioterapi telah lama menjadi salah satu metode penanganan kanker yang efektif. Kini, perkembangan teknologi menghadirkan terobosan baru radioterapi yang mampu meningkatkan level presisi tindakan, mempersingkat waktu pengerjaan, dan meminimalkan risikonya. Teknologi ini dikenal sebagai CT-linac, yakni radioterapi linear accelerator (LINAC) yang terintegrasi dengan CT scan dan artificial intelligence (AI).
Namun, sebelum menjalani terapi dengan integrated CT-linac, ada baiknya pahami dulu sejumlah persiapan radioterapi dan pertimbangan medis untuk proses yang optimal. Simak di sini.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum CT-linac
CT-linac adalah metode radioterapi yang dikombinasikan dengan pencitraan CT. Integrasi ini memungkinkan evaluasi dan penyesuaian rencana radiasi dilakukan secara real-time sebelum setiap sesi penyinaran.
Perlu diketahui bahwa radioterapi ini juga didukung oleh AI yang membantu dokter membuat gambaran organ tubuh pasien dan menentukan arah sinar radiasi dengan lebih cepat. Walau memiliki banyak keunggulan, tidak semua orang dapat menjalani terapi ini. Karenanya, sebelum menjalani CT-linac, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
1. Jenis Kanker yang Ditangani
CT-linac merupakan perawatan radioterapi yang bisa dilakukan untuk berbagai jenis kanker, yakni kanker otak, kanker paru-paru, kanker payudara, kanker prostat, dan lainnya. Namun, terdapat pula jenis kanker yang tidak direkomendasikan untuk penanganan menggunakan CT-linac.
Salah satunya adalah sarkoma, yaitu sekelompok kanker yang berawal di tulang dan jaringan lunak. Artikel yang dipublikasikan di jurnal Translational Oncology (2021) menyebutkan bahwa 195 dari 217 kasus sarkoma resisten terhadap radiasi. Hal ini dikarenakan sel intinya terlalu keras untuk ditembus sinar radiasi.
Selain itu, leukemia juga tidak dianjurkan untuk ditangani dengan CT-linac. Hal ini dikarenakan leukemia merupakan penyakit sistemik yang sel kankernya berada di darah dan sumsum tulang, sehingga bisa menyebar ke banyak bagian tubuh, bukan di suatu titik yang bisa ditarget secara spesifik dengan radiasi.
2. Kondisi Medis Pasien secara Keseluruhan
Terdapat sejumlah kondisi medis yang perlu menjadi perhatian sebelum pasien menjalani CT-linac, seperti gangguan mental, gangguan ginjal, dan gangguan saraf. Pasalnya, kondisi mental tertentu, seperti delusi, serta gangguan saraf, yang ditandai dengan tremor atau gemetar tak terkendali, dapat menyulitkan pasien untuk tetap tenang selama proses radioterapi yang membutuhkan posisi tubuh stabil.
Selain itu, proses pencitraan pada CT-linac menggunakan zat kontras yang berpotensi memperburuk gangguan fungsi ginjal pada pasien dengan kondisi tersebut. Namun, untuk menilai kesiapan tubuh pasien untuk CT-linac, dokter akan memastikan riwayat medis pasien dan melakukan pemeriksaan darah atau cek fungsi ginjal sebelum prosedur.
3. Ukuran Tubuh Pasien
Saat menjalani CT scan, pasien umumnya akan berbaring di atas sebuah meja khusus yang akan dimasukkan ke lubang untuk pemindaian. Pada CT-linac, lubang ini berdiameter 82 cm.
Walau ukuran ini tidak bisa dibilang kecil, pasien dengan berat badan lebih dari 140 kg mungkin akan kesulitan menjalani proses ini karena keterbatasan ukuran diameter ruang. Dalam kasus ini, dokter umumnya akan mengarahkan pasien untuk menjalani pemindaian dengan LINAC atau CT scan yang memiliki diameter lubang lebih luas.
4. Komitmen Pasien
Pasien diharapkan berkomitmen untuk menjalani seluruh rangkaian sesi radioterapi sesuai jadwal setelah dianjurkan dokter untuk menjalani prosedur. Kepatuhan terhadap jadwal terapi merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan CT-linac.
Menurut artikel yang dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Cancer Care (2022), ketidakpatuhan terhadap jadwal sesi radioterapi dapat mengurangi efektivitas pengobatan dan meningkatkan risiko resistensi sel kanker terhadap terapi.
Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan pasien sebelum CT-linac. Perlu diingat bahwa CT-linac hanya direkomendasikan bagi pasien setelah diagnosis dikonfirmasi. Dokter akan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi pasien dengan seluruh tim medis untuk memastikan pasien telah memenuhi kriteria untuk prosedur ini.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi apabila Anda maupun orang terdekat memerlukan evaluasi, diagnosis, serta saran perawatan lebih lanjut.
Guna memberikan perawatan kanker yang optimal, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi menghadirkan layanan CT-linac yang pertama di Asia Tenggara. Dengan mengintegrasikan CT scan dan LINAC dalam satu rangkaian, teknologi ini memungkinkan radioterapi direncanakan dan diberikan secara lebih akurat, efisien, dan nyaman bagi pasien.
Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi kanker dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Translational Oncology. Genomic identification of sarcoma radiosensitivity and the clinical implications for radiation dose personalization. Diakses pada 2025 | Blood. Discrete vacuoles in lymphocytes as a subtle clue to mantle cell lymphoma. Diakses pada 2025 | Asian Pacific Journal of Cancer Care. Adherence to Radiotherapy in the Treatment of Cancer Patients: A Tertiary Care Institute Experience at Punjab. Diakses pada 2025 | Mayo Clinic. Sarcoma - Symptoms and causes. Diakses pada 2025
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Denny Handoyo Kirana, SpOnkRad (K), MH
Onkologi Radiasi
Subspesialisasi Onkologi Radiasi Keganasan Abdomino-Pelviks
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Fielda Djuita, SpRad (K) Onk.Rad
Onkologi Radiasi
Spesialis Onkologi Radiasi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
DR. dr. Dewi Syafriyetti Soeis, SpRad (K) Onk
Onkologi Radiasi
Spesialis Onkologi Radiasi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini





