Penyebab Rambut Rontok setelah Melahirkan & Cara Mengatasinya
Ibu dan Anak

Penyebab Rambut Rontok setelah Melahirkan & Cara Mengatasinya

08 September 2025 4 menit waktu baca
rambut rontok setelah melahirkan

Rambut rontok adalah keluhan yang cukup umum dialami setelah melahirkan. Kondisi ini biasanya berlangsung selama 3–6 bulan pascamelahirkan. Namun, apa sebenarnya penyebab rambut rontok setelah melahirkan? Apakah kondisi ini perlu dikhawatirkan? Mari simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Rambut Rontok setelah Melahirkan, Apakah Normal?

 

Rambut rontok setelah melahirkan adalah hal yang normal terjadi. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon selama maupun setelah melahirkan. Hormon kehamilan membuat banyak rambut yang berada pada fase pertumbuhan (anagen) tiba-tiba memasuki fase istirahat (telogen). Beberapa bulan kemudian, rambut tersebut akan rontok.

 

Umumnya, seseorang memiliki 80.000 hingga 120.000 rambut di kulit kepala dan merontokkan 100 rambut per hari. Namun, setelah melahirkan, ibu bisa mengalami kerontokan lebih dari 100 helai rambut per harinya. Kondisi ini sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan karena biasanya hanya bersifat sementara. Kerontokan ini umumnya hanya berlangsung kurang dari 6 bulan.

 

Apakah Rambut Rontok dapat Memengaruhi Bayi?

 

Meski kondisi ini terbilang normal, ibu tetap harus berhati-hati. Pasalnya, rambut yang rontok berpotensi melilit jari tangan, jari kaki, atau bagian tubuh lainnya dari bayi. Ini disebut juga dengan tourniquet rambut yang jika lilitan tersebut terlalu kencang bisa menyebabkan rasa sakit dan menghambat aliran darah.

 

Fase Pertumbuhan Rambut

 

Ibu mungkin perlu memahami bagaimana tahap pertumbuhan rambut. Rambut tumbuh dari pori-pori kecil di kulit kepala yang disebut sebagai folikel. Sebagai informasi, rambut akan selalu tumbuh dan rontok yang terdiri dari tiga fase serta berulang sepanjang hidup, yaitu:

 

  • Fase anagen: Fase pertumbuhan rambut aktif yang berlangsung antara 2–6 tahun. Sebagian besar rambut berada dalam fase ini pada waktu tertentu.

  • Fase catagen: Fase transisi singkat ketika folikel rambut mulai menyusut yang berlangsung antara 2–3 minggu.

  • Fase telogen: Fase istirahat yang berlangsung sekitar 3 bulan. Setelah itu, folikel akan melepaskan rambut dan terjadi kerontokan rambut.

 

Penyebab Rambut Rontok setelah Melahirkan

 

Telogen effluvium (TE) adalah kerontokan rambut yang menyebar, biasanya terjadi sekitar 3 bulan setelah terjadinya pemicu, dan umumnya akan sembuh dengan sendirinya. Kondisi ini ditandai penghentian dini fase anagen folikel rambut, yang mengakibatkan pemanjangan fase telogen. Berbagai jenis stres telah dikaitkan dengan TE, seperti kondisi demam, stres, operasi besar, peningkatan hormon androgen dan estrogen, hipertiroidisme, dan masih banyak lagi.

 

Perubahan hormon estrogen selama dan setelah melahirkan adalah penyebab umum rambut ibu rontok pascapersalinan atau postpartum telogen effluvium. Pada trimester akhir kehamilan, ibu akan mengalami peningkatan kadar estrogen yang bisa mencegah terjadinya kerontokan rambut. Sehingga, ibu mungkin menyadari bahwa rambut tumbuh subur dan tebal selama masa ini.

 

Akan tetapi, setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun. Hal inilah yang menyebabkan sejumlah besar rambut memasuki fase istirahat dari pertumbuhan rambut. Setelah beberapa bulan, rambut-rambut tersebut mulai rontok. Rambut ibu biasanya akan kembali subur ketika si kecil berusia 1 tahun.

 

Diagnosis Penyebab Rambut Rontok setelah Melahirkan

 

Gejala rambut rontok biasanya langsung disadari dengan melihat banyaknya helai rambut yang jatuh ke sisir, bantal, atau lantai. Ibu mungkin juga menyadari banyaknya rambut rontok yang menempel di pakaian. Dengan melihat gejala ini, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah rambut rontok tersebut disebabkan oleh kehamilan baru-baru ini. Tujuan diagnosis adalah memastikan penyebab yang mendasari kerontokan pada rambut ibu.

 

Dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk menanyakan jumlah helai rambut yang rontok dan faktor pencetusnya. Pada telogen effluvium, jumlah rambut rontok >100 helai/hari disertai dengan faktor pencetus.

 

Cara Mengatasi Rambut Rontok setelah Melahirkan

 

Tidak ada perawatan khusus yang digunakan untuk mengatasi rambut rontok pascamelahirkan. Namun, terdapat beberapa langkah umum yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi rambut rontok atau mencegah kerusakan lebih lanjut pada rambut. Langkah-langkah tersebut, di antaranya:

 

  • Memilih sampo dan kondisioner yang dapat menambah volume rambut. Namun, gunakan kondisioner di ujung rambut saja. Penggunaan kondisioner pada kulit kepala dan seluruh rambut cenderung membebani rambut.

  • Merawat rambut dengan hati-hati, misalnya menyisir rambut dengan pelan. Berikut beberapa tips lain dalam merawat rambut:

    • Gunakan hair dryer dengan pengaturan panas lebih rendah untuk mencegah kerusakan rambut.

    • Hindari menguncir atau mengepang rambut terlalu ketat. Hal ini dapat menambah ketegangan pada rambut dan meningkatkan risiko rambut rontok.

  • Mencukupi nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menumbuhkan rambut dengan menerapkan pola makan sehat dan diet gizi seimbang.

  • Cobalah gaya rambut yang berbeda, misalnya memotong rambut lebih pendek agar rambut terlihat lebih penuh. Model potongan ini juga membuat ibu lebih mudah merawat rambut setelah melahirkan.

 

Itu dia penjelasan mengenai penyebab dan bagaimana cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan. Meski hal ini tergolong normal karena adanya perubahan hormon pascamelahirkan, tidak ada salahnya bila ibu berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan diagnosis serta saran yang tepat.

 

Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

 

Untuk membuat janji temu dengan dokter terkait, Anda bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

AAD. Hair Loss In New Moms. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Postpartum Hair Loss. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail