Pola Hidup Sehat
Ini Rekomendasi Program Diet untuk Penderita Obesitas

Table of Contents
- Rekomendasi Program Diet untuk Penderita Obesitas
- 1. Mengurangi Konsumsi Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana
- 2. Mengutamakan Konsumsi Makanan Sumber Protein yang Rendah Lemak
- 3. Minum Air Putih Sebelum Makan
- 4. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
- 5. Rutin Berolahraga
- 6. Tidur yang Cukup
- 7. Menghindari Diet Ekstrem
- 8. Menghindari Berat Badan Naik Kembali
Penyebab utama obesitas adalah asupan kalori tubuh yang melebihi jumlah kalori yang dibakar. Hal ini biasanya terjadi karena seseorang mengonsumsi makanan secara berlebihan tanpa melakukan aktivitas fisik. Sebagai upaya mengatasi hal tersebut, program diet untuk penderita obesitas menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan.
Lantas, seperti apa program diet yang direkomendasikan untuk penderita obesitas? Mari simak informasi selengkapnya melalui artikel berikut ini.
Rekomendasi Program Diet untuk Penderita Obesitas
Obesitas adalah kondisi ketika berat badan melebihi batas normal yang terjadi karena adanya penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh. Secara umum, seseorang dapat dikatakan mengalami obesitas apabila memiliki BMI atau body mass index di atas 30 kg/m2.
Sangat penting untuk mewaspadai kondisi ini karena bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan, seperti sindrom metabolik, diabetes mellitus, hipertensi, obstructive sleep apnea, dan penyakit jantung. Karena itu, penderita obesitas disarankan untuk menjalani program diet yang tepat guna menurunkan berat badan berlebih.
Secara umum, prinsip dasar diet untuk penderita obesitas adalah diet rendah energi seimbang dengan mengurangi asupan energi sebanyak 500–1000 kalori dari total kebutuhan energi tubuh per hari, sehingga pada pria kira-kira mengonsumsi tidak lebih dari 1.900 kalori/hari, dan pada wanita tidak lebih dari 1.400 kalori/hari. Target penurunan berat badan yang sehat dan sustainable (berkelanjutan) berkisar antara 0,5 kg sampai 1 kg per minggu.
Guna mencapai hal tersebut, terdapat program diet sehat yang direkomendasikan untuk penderita obesitas, di antaranya sebagai berikut:
1. Mengurangi Konsumsi Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana
Rekomendasi program diet untuk penderita obesitas yang pertama adalah dengan mengurangi konsumsi karbohidrat kompleks (nasi merah, brown rice, kentang, oatmeal, kacang merah, jagung, sereal gandum, dan roti gandum) serta karbohidrat sederhana (gula pasir, sirup, kue manis, permen, dan cokelat) dalam menu makanan sehari-hari.
Pasalnya, jenis-jenis makanan tersebut dapat memicu peningkatan kadar gula darah dan insulin secara cepat. Dalam jangka pendek, hal ini bisa menimbulkan rasa lapar yang membuat seseorang cenderung mengonsumsi makanan secara berlebihan. Sementara dalam jangka panjang, peningkatan kadar gula darah dan insulin ini justru bisa memperburuk obesitas hingga memicu terjadinya penyakit kronis lainnya, seperti diabetes.
2. Mengutamakan Konsumsi Makanan Sumber Protein yang Rendah Lemak
Salah satu jenis diet untuk penderita obesitas yang disarankan adalah mengutamakan konsumsi makanan sumber protein yang rendah lemak, seperti daging ikan, daging ayam tanpa kulit, dada ayam, putih telur, tempe, tahu, kacang-kacangan, serta susu rendah lemak.
Hal ini dikarenakan protein cenderung lebih mengenyangkan dan tidak menyumbang kalori yang tinggi jika dibandingkan dengan karbohidrat dan lemak. Namun, hindari sumber protein yang tinggi natrium, misalnya ayam goreng atau daging burger dari restoran cepat saji.
3. Minum Air Putih Sebelum Makan
Meningkatkan asupan cairan tubuh juga menjadi salah satu tips diet untuk penderita obesitas yang perlu diperhatikan. Hal ini dilakukan untuk membantu mengoptimalkan proses metabolisme di dalam tubuh. Selain itu, penderita obesitas juga disarankan untuk minum segelas air putih sebelum mengonsumsi makanan guna memberikan efek kenyang, sehingga nafsu makan menjadi lebih terkontrol.
4. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
Dalam menerapkan pola makan sehat untuk penderita diabetes, jangan lupakan konsumsi buah-buahan dan sayuran. Sebab, buah dan sayur merupakan jenis pangan yang mengandung tinggi serat sehingga dapat memperlambat proses pencernaan dan membantu mengurangi rasa lapar.
Namun, pastikan untuk mengolah sayuran secara menyehatkan, seperti dikukus, direbus, atau ditumis menggunakan sedikit minyak sehat (minyak zaitun, minyak canola, atau minyak wijen). Selain itu, penderita diabetes juga dianjurkan untuk membatasi konsumsi buah-buahan tinggi energi, seperti alpukat, mangga, durian, dan pisang.
5. Rutin Berolahraga
Salah satu cara mengatasi obesitas yang penting untuk diperhatikan adalah rutin berolahraga. Selama menjalani program diet, penderita obesitas disarankan untuk rutin berolahraga dengan intensitas sedang guna membantu proses pembakaran kalori di dalam tubuh. Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan untuk penderita obesitas adalah jalan cepat, bersepeda, berenang, dan lain-lain.
Adapun total durasi olahraga yang direkomendasikan adalah 150 menit/minggu dengan pembagian 30 menit per sesi (5 kali/minggu). Selain itu, penderita obesitas juga disarankan untuk melakukan latihan kekuatan fisik sebanyak 2 kali/minggu.
6. Tidur yang Cukup
Tips program diet untuk penderita obesitas yang tidak kalah penting adalah mencukupi waktu tidur, yaitu setidaknya 8–9 jam setiap malam. Pasalnya, kurang tidur dapat memengaruhi produksi hormon yang berkaitan dengan pengaturan nafsu makan. Jika produksi hormon tersebut terganggu, seseorang cenderung lebih mudah lapar di malam hari sehingga menyebabkan program diet untuk penderita obesitas menjadi tidak efektif.
7. Menghindari Diet Ekstrem
Penderita obesitas juga disarankan untuk menghindari diet ekstrem, seperti puasa dalam waktu yang sangat panjang, atau menghindari jenis makanan tertentu secara total. Tipe diet ini tidak akan berjalan dengan baik, dan justru dapat menyebabkan tubuh menjadi tidak sehat dan tidak dapat memberikan hasil positif yang berkelanjutan.
Diet yang sehat harus dimulai dengan motivasi untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, makan makanan sehat dan bergizi seimbang (healthy eating), serta memperhatikan porsi makanan.
Hal yang terpenting adalah perubahannya harus dilakukan secara bertahap, bukan dalam waktu singkat. Salah satu contoh diet ekstrem yang perlu dihindari adalah very low calorie diet (diet dengan <800 kalori/hari).
8. Menghindari Berat Badan Naik Kembali
Penting untuk diingat bahwa pada saat menurunkan berat badan, tubuh membutuhkan lebih sedikit makanan (kalori). Sehingga setelah beberapa bulan, penurunan berat badan cenderung akan melambat. Apabila kembali mengonsumsi asupan kalori seperti sebelumnya, kemungkinan besar berat badan akan naik kembali. Karena itu, melakukan aktivitas fisik hingga 60 menit sehari dan terus memperhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi dapat membantu menurunkan dan mempertahankan berat badan ideal.
Itulah rekomendasi program diet untuk penderita obesitas yang perlu diperhatikan. Program diet untuk penderita obesitas memang dilakukan dengan cara mengurangi asupan kalori harian tubuh. Namun, penting untuk tetap memperhatikan asupan gizi seimbang lainnya agar organ tubuh bisa berfungsi dengan optimal.
Jika Anda membutuhkan asupan makanan sehat dan bergizi yang sesuai kondisi tubuh, Anda dapat memesan paket Catering Sehat Homecare dari Siloam Hospitals guna menunjang program diet yang sedang dijalani.
Paket ini sudah mencakup sesi konsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk membantu menganalisis komposisi tubuh dan memberikan saran asupan gizi yang sesuai kondisi tubuh, serta jasa pengantaran makanan ke rumah pasien hingga jarak 10 km.
Pemesanan paket Catering Sehat Homecare dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Atau, Anda juga dapat memanfaatkan MySiloam untuk mengakses layanan kesehatan lainnya, mulai dari melihat jadwal praktik dokter hingga mengantre secara online sebelum mengunjungi Siloam Hospitals terdekat. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








