Kecantikan
Tattoo Removal: Jenis-Jenis, Prosedur, dan Risikonya

Table of Contents
Tattoo removal atau penghapusan tato adalah prosedur yang digunakan untuk menghilangkan tato permanen di kulit. Saat ingin menghilangkan tato, maka dokter akan merekomendasikan jenis tattoo removal yang sesuai dengan kondisi kulit serta jenis tato (ukuran, warna, dan lain-lain).
Lantas, apakah prosedur penghapusan tato dapat menghilangkan tato sepenuhnya? Apakah prosedur ini menyakitkan atau adakah risiko yang perlu diwaspadai? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa itu Tattoo Removal?
Tato adalah suatu bentuk modifikasi tubuh yang dilakukan dengan memasukkan tinta tato, pewarna, dan/atau pigmen, baik yang bersifat permanen atau sementara (temporer) dengan cara disuntikkan ke dalam lapisan dermis kulit sehingga membentuk suatu desain.
Tato sementara (temporer) adalah tato yang hanya bertahan kurang lebih 2 minggu saja. Sementara itu, tato permanen adalah tato yang sifatnya tidak bisa hilang dengan sendirinya dan dapat bertahan seumur hidup sehingga diperlukan prosedur tattoo removal untuk dapat menghilangkannya.
Tattoo removal adalah proses yang kompleks, bahkan bisa saja membutuhkan beberapa kali sesi atau tindakan hingga tato hilang sepenuhnya. Hal ini dikarenakan partikel tinta permanen dari tato telah masuk ke bawah permukaan kulit.
Jenis-Jenis Tattoo Removal
Terdapat beberapa prosedur yang dapat digunakan sebagai cara menghapus tato permanen. Di mana, setiap jenis prosedurnya memiliki cara kerja yang berbeda-beda. Namun, tujuan utamanya sama, yaitu memecah partikel tinta permanen menjadi partikel yang berukuran lebih kecil, sehingga sistem imun tubuh dapat menghilangkannya dari tubuh secara alami.
Adapun beberapa jenis tattoo removal adalah sebagai berikut:
-
Laser tattoo removal: Cara menghilangkan tato yang dilakukan dengan mengarahkan cahaya laser ke kulit untuk memanaskan partikel tinta, sehingga bisa terpecah menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Terapi laser ini membutuhkan beberapa sesi pengulangan hingga tato dapat hilang sepenuhnya.
-
Dermabrasion: Prosedur pembedahan yang menggunakan alat khusus untuk menghilangkan lapisan luar kulit yang mengandung tinta tato. Dermabrasion dapat menyebabkan luka terbuka, karenanya diperlukan anestesi (bius) lokal atau total terlebih dahulu agar pasien tidak merasakan sakit selama proses penghilangan tato berlangsung.
-
Chemical peeling: Pengelupasan kulit menggunakan bahan kimia, seperti asam trikloroasetat untuk menghilangkan tinta permanen dari kulit. Seorang tenaga medis akan mengoleskan bahan kimia pada bagian kulit yang ditato, dan nantinya lapisan luar kulit akan mengelupas.
-
Surgical excision: Prosedur pembedahan yang dilakukan dengan memotong bagian kulit yang terdapat tato. Setelah memotong sebagian kulit tersebut, tim medis selanjutnya akan menjahit untuk menutup sisa kulit. Prosedur ini efektif untuk tato yang berukuran kecil.
-
Tattoo removal cream: Menggunakan krim penghapus tato adalah metode untuk menghilangkan tato permanen yang dinilai paling mudah dilakukan, namun efektivitasnya tidak sebaik prosedur lainnya. Metode ini dilakukan dengan cara mengoleskan krim ke bagian kulit yang ditato. Krim ini bekerja cukup lambat, sehingga dibutuhkan waktu hingga beberapa bulan dan penggunaan yang rutin untuk bisa menghilangkan tato sepenuhnya.
Tentunya setiap prosedur penghilangan tato memerlukan waktu atau durasi pengerjaan yang berbeda-beda, tergantung dari ukuran, warna, lokasi, dan kedalaman tato. Umumnya, dibutuhkan waktu beberapa menit untuk prosedur laser removal dan beberapa jam untuk prosedur pembedahan.
Selain itu, proses penghapusan tato mungkin membutuhkan beberapa kali sesi, terutama jika dilakukan dengan metode laser. Umumnya, pasien perlu melakukan 6–12 kali kunjungan atau lebih hingga hasilnya terlihat.
Prosedur Tattoo Removal
Sebelum menjalani prosedur menghapus tato, tim medis akan melakukan evaluasi terhadap kondisi kulit pasien terlebih dahulu dengan menanyakan beberapa hal, seperti:
-
Kapan pasien mendapatkan tato tersebut?
-
Apakah pasien sudah pernah menjalani prosedur penghapusan tato sebelumnya?
-
Jika pernah menjalani prosedur penghapusan tato sebelumnya, prosedur apa yang dilakukan?
-
Siapa (tattoo artist) atau yang menggambarkan tato tersebut?
Tim medis juga akan memeriksa ukuran tato dan mengambil foto sebagai dokumentasi kondisi awal tato. Selain itu, dilakukannya hal ini juga bertujuan untuk menentukan prosedur apa yang cocok untuk penghapusan tato sesuai dengan jenis, warna, serta kedalaman tato.
Adapun langkah-langkah dalam prosedur tattoo removal adalah sebagai berikut:
-
Pasien diminta untuk menggunakan pelindung mata.
-
Menguji reaksi kulit terhadap prosedur yang akan dilakukan terlebih dahulu untuk mengantisipasi risiko efek samping.
-
Dilanjutkan dengan memulai pelaksanaan prosedur sesuai dengan jenis tattoo removal yang digunakan.
Prosedur penghapusan tato yang paling banyak digunakan adalah laser tattoo removal atau metode laser. Pasalnya, proses menghilangkan tato dengan laser dinilai cukup efektif dan minim risiko. Prosedur ini dilakukan dengan memberikan pulse laser ke bagian kulit yang di tato. Semakin besar ukuran tato, maka semakin banyak pulse laser yang dibutuhkan.
Apakah Prosedur Tattoo Removal Menyakitkan?
Hal ini sebenarnya tergantung dari jenis prosedur penghapusan tato yang digunakan. Masing-masing prosedur mungkin dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa menghilangkan tato sama dengan membuat tato. Namun, prosedur penghilangan tato tertentu mungkin dapat menimbulkan rasa sakit, misalnya surgical excision. Itulah sebabnya mengapa prosedur penghapusan tato tersebut membutuhkan anestesi.
Efektivitas Tattoo Removal
Efektivitas proses penghapusan tato pada masing-masing orang bisa berbeda. Pada beberapa orang, prosedur ini mungkin tidak dapat menghilangkan tato sepenuhnya. Di sisi lain, prosedur ini mungkin dapat membantu menghapus tato sepenuhnya pada sebagian orang.
Penghapusan tato yang tidak berhasil 100% bisa disebabkan beberapa hal, seperti warna tinta tertentu yang lebih sulit menghilang atau pigmen yang berada terlalu dalam sehingga tidak dapat dijangkau oleh laser.
Beberapa warna tinta yang cenderung lebih mudah dihilangkan, misalnya biru dan hitam. Kedua warna tersebut diketahui lebih baik dalam menyerap cahaya, sehingga bisa merespons terapi laser dengan lebih optimal.
Perawatan Setelah Menjalani Tattoo Removal
Setelah menjalani prosedur penghapusan tato, dokter akan memberikan anjuran mengenai langkah perawatan yang tepat sesuai dengan prosedur yang dijalani. Biasanya, pasien disarankan untuk meletakkan kompres dingin di atas bagian kulit yang ditato (jika melakukan laser), mengoleskan antibiotik topikal ke kulit, serta menggunakan perban untuk menutup luka jika diperlukan.
Selama beberapa hari setelah penghapusan tato, sebaiknya pasien tidak menggosok area penghapusan tato, menghindari area luka dari air, selalu menggunakan tabir surya saat berada di luar (jika menjalani laser), serta tidak mengorek bekas luka untuk menghindari timbulnya jaringan parut (keloid). Pasien juga perlu menjaga imun tubuh agar proses penyembuhan luka dapat berlangsung lebih cepat.
Risiko Tattoo Removal
Pada dasarnya, tattoo removal adalah prosedur yang aman apabila dilakukan oleh dokter atau
tim medis profesional. Meski begitu, sama halnya dengan prosedur medis lainnya, ada beberapa risiko efek samping yang perlu diwaspadai setelah tattoo removal, di antaranya:
-
Infeksi pada area kulit yang di laser.
-
Bekas luka permanen di kulit.
-
Timbul jaringan parut pada kulit yang dilaser.
-
Hiperpigmentasi (perubahan warna kulit menjadi lebih gelap atau hitam).
Itulah penjelasan mengenai prosedur tattoo removal yang perlu dipahami. Apabila Anda berencana untuk menghapus tato, Anda dapat mengunjungi Klinik Dermatologi by Siloam Hospitals yang berlokasi di Siloam Hospitals TB Simatupang.
Gunakan juga aplikasi MySiloam yang memberikan berbagai kemudahan untuk mengakses layanan kesehatan, mulai dari membuat janji temu hingga melihat hasil pemeriksaan kesehatan. Unduh MySiloam sekarang secara gratis dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini







