6 Terapi untuk Penderita Osteoarthritis yang Perlu Dipahami
Kesehatan Tubuh

6 Terapi untuk Penderita Osteoarthritis yang Perlu Dipahami

25 Februari 2026 5 menit waktu baca
terapi untuk penderita osteoarthritis

Osteoarthritis adalah kondisi peradangan sendi degeneratif yang dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Osteoarthritis dapat menimbulkan rasa nyeri, kaku, atau sedikit bengkak baik setelah banyak bergerak maupun ketika digerakkan kembali setelah terlalu lama diam. Meski bersifat progresif, manajemen terapi untuk penderita osteoarthritis dapat membantu mengurangi keluhan dan menjaga kualitas hidup.

 

Mari simak artikel ini untuk mengenal apa saja penanganan yang bisa dilakukan bagi penderita osteoarthritis, mulai dari terapi fisik hingga intervensi bedah.

 

Terapi untuk Penderita Osteoarthritis

 

Tujuan utama terapi untuk penderita osteoarthritis adalah membantu mengurangi nyeri dan keluhan lain yang muncul, meningkatkan fungsi sendi agar tetap nyaman digunakan, dan memperlambat perkembangan kerusakan sendi, serta menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang. Berikut ini beberapa pilihan terapi yang dapat dilakukan:

 

1. Perubahan Gaya Hidup

 

Perubahan gaya hidup merupakan langkah awal yang penting dalam penatalaksanaan osteoarthritis. Pendekatan tanpa obat-obatan ini bertujuan untuk mengurangi beban pada sendi, meningkatkan fungsi otot penopang, serta membantu mengendalikan gejala dalam jangka panjang. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain:

 

a. Terapi Fisik

 

Terapi fisik dan olahraga teratur merupakan bagian penting dari pengobatan osteoarthritis. Meski sendi terasa nyeri atau kaku, aktivitas fisik yang dilakukan dengan cara yang tepat justru dapat membantu mengurangi keluhan, menjaga kelenturan, dan memperkuat otot penopang sendi.

 

Menurut penelitian Physical Therapy as a Promising Treatment for Osteoarthritis: A Narrative Review (2022), terapi fisik pada osteoarthritis mencakup dua jenis latihan, yaitu:

 

  • Latihan aerobik, dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh, memperkuat otot, dan membantu proses metabolisme tetap optimal. Bentuk kegiatan latihan aerobik dapat berupa berenang, jalan cepat, sepeda stasis, berenang, dan tai chi.

  • Latihan koordinasi dan keseimbangan, untuk mengingkatkan kontrol gerak dan mengurangi risiko cedera. Contoh latihannya adalah sebagai berikut:

    • Berdiri dengan satu kaki selama 10–30 detik. Latihan ini melatih keseimbangan dan kontrol otot sekitar lutut dan panggul.

    • Mini squat (tekuk lutut sedikit, sejajar dengan jari kaki). Latihan ini melatih kontrol gerakan saat menahan beban.

    • Jalan menyamping dengan resistance band. Latihan ini melatih otot penstabil panggul dan lutut.

  • Latihan peregangan untuk membantu menjaga sendi tetap lentur.

  • Latihan kekuatan otot seperti beban ringan atau resistance band dapat memperkuat otot penyangga sendi yang terdampak.

 

Agar tetap aman dan efektif, olahraga sebaiknya dimulai secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Dokter atau fisioterapis dapat membantu menyusun rencana latihan yang tepat sehingga manfaatnya maksimal tanpa membebani sendi.

 

b. Penurunan Berat Badan

 

Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan ekstra pada sendi, terutama lutut dan pinggul, sehingga nyeri lebih mudah muncul bagi penderita osteoarthritis. Tekanan yang berlangsung dalam jangka panjang dapat memperburuk nyeri dan mempercepat kerusakan sendi. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi beban pada sendi, meredakan nyeri, serta meningkatkan kemampuan bergerak aktif.

 

Menurunkan berat badan, bahkan dalam jumlah yang tidak terlalu besar, dapat membantu mengurangi beban mekanis pada sendi serta memperbaiki kemampuan bergerak. Penurunan berat badan sebaiknya dilakukan secara bertahap melalui kombinasi pola makan sehat dan aktivitas fisik yang sesuai kondisi setiap individu.

 

2. Manajemen Obat

 

Pada kasus osteoarthritis, obat-obatan bukan digunakan untuk menyembuhkan osteoartritis, melainkan untuk membantu meredakan nyeri agar pasien tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Beberapa jenis obat yang sering direkomendasikan antara lain:

 

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan asam mefenamat untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Namun, penggunaan jangka panjang tetap memerlukan pengawasan dokter untuk meminimalkan risiko efek samping.

  • Obat oles pereda nyeri, berupa krim atau gel yang dioleskan langsung pada sendi. Jenis obat ini biasanya mengandung capsaicin, salisilat, atau diclofenac.

 

3. Intervensi Medis

 

Pada sebagian pasien dengan osteoarthritis yang gejalanya tidak membaik meskipun telah menjalani perubahan gaya hidup dan terapi obat secara optimal, dokter dapat mempertimbangkan tindakan medis lanjutan. Intervensi ini bertujuan untuk mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi sendi, serta membantu pasien kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. Beberapa tindakan yang dapat dipertimbangkan meliputi:

 

a. Injeksi Sendi

 

Injeksi sendi dilakukan langsung pada area sendi yang bermasalah untuk membantu mengurangi peradangan dan nyeri. Beberapa jenis injeksi yang umum digunakan antara lain:

 

  • Injeksi kortikosteroid

Kortikosteroid merupakan obat antiradang yang diberikan langsung pada celah sendi yang bermasalah untuk membantu meredakan bengkak dan nyeri. Biasanya, perbaikan gejala dapat dirasakan dalam waktu relatif singkat dan efeknya bisa bertahan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan.

  • Injeksi hyaluronic acid (viscosupplement)

Hyaluronic acid atau asam hialuronat adalah zat yang secara alami terdapat dalam cairan sendi dan berperan sebagai pelumas dan mengurangi gesekan antarpermukaan sendi. Proses injeksi biasanya diberikan dalam beberapa kali suntikan dengan jarak waktu tertentu dan dapat berbeda tergantung pada respons setiap pasien.

 

b. Pembedahan

 

Tindakan operasi umumnya menjadi pilihan terakhir dalam terapi untuk penderita osteoarthritis, terutama jika berbagai terapi lain tidak lagi efektif dan keluhan sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Adapun keputusan operasi akan dipertimbangkan berdasarkan beberapa faktor, seperti usia, tingkat nyeri, tingkat kerusakan sendi, dan seberapa besar kondisi tersebut memengaruhi kualitas hidup. Beberapa jenis operasi yang dapat dilakukan untuk osteoarthritis antara lain:

 

  • Penggantian sendi (arthroplasty), prosedur pembedahan untuk mengganti bagian sendi yang rusak dengan implan buatan, paling sering dilakukan pada sendi lutut dan panggul.

  • Osteotomi, prosedur untuk memperbaiki posisi tulang guna mengurangi tekanan pada bagian persendian yang rusak. Prosedur ini dilakukan dengan memotong dan membentuk ulang tulang di sekitar sendi.

  • Fusi sendi (arthrodesis), prosedur menyatukan tulang pada sendi secara permanen untuk mengurangi nyeri, meskipun ruang gerak sendiri menjadi lebih terbatas.

 

Demikian pembahasan mengenai berbagai pilihan terapi untuk penderita osteoarthritis, mulai dari terapi fisik, obat-obatan, hingga tindakan injeksi dan operasi. Perlu dipahami bahwa informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan pemeriksaan, diagnosis, maupun anjuran medis langsung dari dokter.

 

Jika Anda mengalami keluhan, seperti nyeri sendi yang sering muncul, kekakuan yang menetap, atau gangguan gerak yang mulai membatasi aktivitas harian, sebaiknya segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Orthopaedi (Tulang) dan Traumatologi di Siloam Hospitals terdekat. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh dan menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi sendi Anda.

 

Perlu diketahui bahwa proses pemeriksaan dan penatalaksanaan osteoarthritis dapat berbeda di setiap rumah sakit, tergantung pada fasilitas, tingkat keparahan penyakit, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Meski demikian, tenaga medis akan berupaya memberikan perawatan yang aman, tepat, dan berkelanjutan untuk menjaga fungsi sendi dan kualitas hidup pasien.

 

Untuk mempermudah akses layanan kesehatan, Anda dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda bisa melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta mengakses hasil pemeriksaan medis secara online. Unduh MySiloam dan manfaatkan berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

NHS. Treatment and Support Osteoarthritis. Diakses pada 2026 | Frontier in Physiology. Physical therapy as a promising treatment for osteoarthritis: A narrative review. Diakses pada 2026 | National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Disease. Osteoarthritis: Diagnosis, Treatment, and Steps to Take. Diakses pada 2026 | Brigham and Women’s Hospital. Osteoarthritis Therapy. Diakses pada 2026 | Arthritis Foundation. Treatments for Osteoarthritis. Diakses pada 2026 | Mayo Clinic. Osteoarthritis. Diakses pada 2026 |

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail