Mengenal Apa itu Tetralogy of Fallot (ToF), Penyebab dan Gejalanya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Apa itu Tetralogy of Fallot (ToF), Penyebab dan Gejalanya

02 Mei 2025 6 menit waktu baca
Dr. dr. Rubiana Sukardi SpA (K) SHLV - Tetralogy of Fallot (ToF)

Tetralogy of Fallot (ToF) adalah kelainan jantung bawaan yang memengaruhi aliran darah di dalam jantung. Kondisi ini dapat terjadi karena adanya kombinasi dari empat kelainan pada jantung secara kongenital pada bayi baru lahir.

 

ToF dapat terjadi sejak bayi masih berada di dalam kandungan, yakni saat jantung janin mulai berkembang. Bayi yang terlahir dengan ToF pada umumnya memiliki warna kulit kebiruan karena darah yang mengalir ke seluruh tubuh tidak mengandung oksigen yang cukup akibat bercampurnya darah yang kaya oksigen dengan darah yang kurang oksigen.

 

Lantas, apakah ToF harus dioperasi mengingat kondisi ini sangat serius bagi bayi? Mari ketahui lebih lanjut mengenai penyakit Tetralogy of Fallot dalam artikel berikut ini.

 

Apa itu ToF?

 

"Tetralogy of Fallot" berasal dari nama dokter yang pertama kali menggambarkan kelainan jantung ini, yaitu Étienne-Louis Arthur Fallot. Kelainan jantung ini merupakan kondisi bawaan yang dapat terjadi akibat adanya gabungan dari empat kelainan jantung bawaan pada anak.

 

Kelainan tersebut memengaruhi struktur jantung sehingga menyebabkan aliran darah yang keluar dari jantung bayi menuju ke seluruh tubuh adalah darah yang kekurangan oksigen. Adapun keempat kelainan jantung pada ToF adalah:

 

1. Stenosis Katup Pulmonal

 

Tetralogy of Fallot pada anak-anak atau bayi terjadi karena adanya penyempitan (stenosis) pada katup pulmonal. Katup pulmonal adalah katup yang mengalirkan darah dari ventrikel atau bilik kanan ke arteri paru-paru menuju paru-paru untuk mendapatkan oksigen. 

 

Ketika terjadi penyempitan pada katup pulmonalis, maka aliran darah yang menuju arteri paru-paru akan terhambat. Kondisi ini mengakibatkan jumlah darah yang teroksigenasi menjadi terbatas.

 

2. Ventrikel Septal Defect (VSD)

 

VSD adalah lubang pada dinding (septum) jantung yang memisahkan ventrikel kanan dan ventrikel kiri. Dalam kondisi ini, VSD menyebabkan darah dari ventrikel kiri mengalir ke ventrikel kanan dan paru-paru melalui defek septum ventrikel, sehingga memaksa jantung dan paru-paru untuk bekerja lebih keras.

 

3. Perubahan Posisi Aorta yang Tidak Normal

 

Normalnya, aorta berhubungan langsung dengan ventrikel kiri dan hanya menerima darah dari ventrikel kiri. Namun, pada penderita ToF, katup aorta membesar dan terletak sedikit di atas lubang VSD serta menerima campuran darah dari ventrikel kanan dan ventrikel kiri. Kondisi ini mengakibatkan darah yang telah bercampur mengalir ke seluruh tubuh.

 

4. Pembesaran Otot Ventrikel Kanan

 

Kerja jantung di ventrikel kanan menjadi semakin berat karena harus memompa darah melawan stenosis katup pulmonal. Kondisi ini mengakibatkan pembesaran dan penebalan otot ventrikel kanan. Kerja jantung yang semakin berat ini dapat menyebabkan jantung melemah dan menjadi gagal jantung. 

 

Faktor Risiko Tetralogy of Fallot

 

Berikut adalah beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan Tertralogi of Fallot muncul.

 

  • Memiliki riwayat penyakit Tetralogy of Fallot dalam keluarga.
  • Menderita penyakit diabetes selama masa kehamilan.
  • Memiliki riwayat kelainan bawaan dalam keluarga seperti sindrom Down, sindrom DiGeorge, dan sindrom Alagille.
  • Terinfeksi virus seperti campak Jerman (rubella) saat hamil.
  • Berusia lebih dari 40 tahun saat hamil.
  • Memiliki kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol di masa kehamilan.
  • Kekurangan gizi di masa kehamilan.
  • Terkena paparan zat kimia tertentu.

 

Beberapa faktor risiko di atas tidak selalu menjamin bahwa seseorang akan mengidap Tetralogy of Fallot. Beberapa kasus mungkin terjadi tanpa adanya faktor risiko yang jelas.

 

Gejala Tetralogy of Fallot

 

Dampak utama ToF pada anak adalah dapat mengurangi suplai oksigen ke seluruh tubuh dan gejala bergantung pada tingkat keparahannya. Secara umum, kondisi ini dapat menyebabkan gejala-gejala seperti:

 

  • Sianosis (jari tangan, kuku, bibir, dan kulit tampak kebiruan), yang biasanya memburuk saat bayi menangis.
  • Sesak napas, terutama saat sedang beraktivitas atau menyusu.
  • Kelelahan.
  • Pertumbuhan dan perkembangan terhambat.
  • Sering pingsan.
  • Kuku tangan dan kaki berbentuk bulat dan cembung (clubbing fingers).

 

Diagnosis ToF

 

Diagnosis ToF dapat dilakukan sejak masa kehamilan dan setelah bayi lahir. Berikut penjelasannya.

 

Diagnosis ToF di Masa Kehamilan:

  • Pemeriksaan USG: Dokter dapat memeriksa struktur jantung janin dan mencari tanda-tanda kelainan yang terkait dengan Tetralogy of Fallot.
  • Ekokardiografi Fetal: Pemeriksaan ini memberikan gambaran lebih rinci pada kelainan jantung dan memungkinkan deteksi dini ToF selama masa kehamilan.
  • Tes darah: Tes darah prenatal dapat digunakan untuk mendeteksi adanya risiko kelainan genetik yang berhubungan dengan Tetralogy of Fallot.

 

Diagnosis ToF pada Bayi Baru Lahir:

  • Oksimetri nadi: Untuk mengukur kadar oksigen di dalam darah bayi.
  • Elektrokardiogram (EKG): Pemeriksaan untuk aliran listrik dan irama jantung, serta untuk mengetahui gambaran kondisi jantung.
  • Rontgen dada: Prosedur ini untuk melihat gambaran jantung, khususnya jika ada pembesaran ventrikel kanan.
  • Ekokardiografi: Pemeriksaan untuk mendeteksi keempat kelainan jantung serta kelainan lainnya yang terkait dengan ToF.
  • Kateterisasi jantung: Bertujuan untuk melihat struktur jantung dan menentukan rencana pembedahan, serta mengukur kadar oksigen di ventrikel jantung dan pembuluh darah.

 

Metode Pengobatan ToF

 

Pengobatan ToF pada umumnya melibatkan operasi koreksi jantung yang bertujuan untuk memperbaiki kelainan struktural jantung dan mengembalikan aliran darah normal. Berikut penjelasannya.

 

1. Perbaikan Intrakardiak (Intracardiac Repair)

 

Operasi jantung terbuka ini biasanya dilakukan di tahun pertama setelah bayi lahir. Sementara itu, orang dewasa yang mengidap ToF sering kali tidak disarankan untuk menjalaninya apabila di masa kanak-kanak tidak mendapatkan prosedur perbaikan intrakardiak.

 

Tujuan dari operasi ini adalah untuk memperbaiki katup pulmonal yang mengalami penyempitan dan untuk menutup lubang VSD. Dengan operasi ini, diharapkan oksigen dalam darah akan meningkat dan gejala yang dialami dapat berkurang.

 

Operasi Shunt Sementara

 

Pada kasus tertentu, bayi yang mengalami ToF perlu menjalani operasi sementara (paliatif) sebelum menjalani perbaikan intrakardiak untuk meningkatkan aliran darah ke paru-paru. Prosedur ini lebih disarankan pada bayi lahir prematur atau memiliki arteri pulmonal yang belum berkembang (hipoplastik).

 

Dalam prosedur ini, dokter membuat jalan pintas (shunt) antara arteri besar yang bercabang dari aorta dan arteri pulmonalis. Kemudian, ketika kondisi pasien dinilai siap untuk menjalani perbaikan intrakardiak, dokter akan mengangkat shunt selama prosedur perbaikan intrakardiak berlangsung.

 

Perawatan Pascaoperasi

 

Pascaoperasi, perawatan dan kontrol jangka panjang sangat penting untuk memastikan pemulihan yang optimal dan mencegah komplikasi. Berikut beberapa aspek perawatan pascaoperasi.

 

  • Pemulihan fisik. Program rehabilitasi jantung dan latihan fisik yang terstruktur dapat membantu memperkuat jantung dan meningkatkan kebugaran fisik secara bertahap.
  • Obat-obatan. Setelah operasi, pasien perlu mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah infeksi, dan mengelola gejalanya.
  • Kontrol rutin. Pasien harus melakukan kontrol rutin untuk mendapatkan pemeriksaan fisik, pemantauan elektrokardiogram, ekokardiogram, dan tes-tes lainnya.
  • Pemantauan risiko infeksi jantung. Pasalnya, pasien yang telah menjalani operasi memiliki risiko terkena infeksi bakteri atau kuman lainnya pada jantung.

 

Komplikasi Tetralogy of Fallot

 

Tetralogy of Fallot adalah kelainan jantung bawaan yang kompleks dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik. Komplikasi tersebut antara lain:

 

  • Kehilangan kesadaran (syncopal episodes).
  • Polisitemia dan hiperviskositas.
  • Infeksi jantung (endokarditis infektif).
  • Pembesaran jantung dan gagal jantung.
  • Gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Kebocoran kembali pada katup jantung dan lubang VSD.
  • Henti jantung mendadak.
  • Kematian. 

 

Pencegahan Tetralogy of Fallot

 

Meski tidak ada cara pencegahan secara langsung, terdapat beberapa upaya yang dapat diusahakan untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung bawaan ini.

 

  • Perawatan kesehatan selama kehamilan.
  • Mengonsumsi asupan asam folat.
  • Mendeteksi dini dengan menggunakan USG dan tes darah.
  • Menjalani praktik kebersihan yang baik.
  • Mendapatkan imunisasi lengkap.

 

Itulah penjelasan mengenai Tetralogy of Fallot yang penting untuk diketahui. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mewaspadai adanya risiko penyakit ToF khususnya bagi ibu yang sedang hamil.

 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan bersama spesialis kandungan dengan mengunjungi Siloam Hospitals terdekat apabila terdapat gejala maupun risiko penyakit ToF. Bersama Siloam Hospitals, Anda dapat memperoleh diagnosis dan penanganan medis yang tepat.


Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari percayakan kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Radiologi

Dokter Kami
dr-rubiana-sukardi-spa-k

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Rubiana Sukardi, SpA, K

Pediatrik (Anak)

Subspesialis Kardiologi


Siloam Hospitals Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail