Kesehatan Tubuh
Waktu Pemulihan Operasi Usus Buntu yang Perlu Diketahui

Table of Contents
Waktu pemulihan operasi usus buntu bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Operasi usus buntu dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu laparoskopi dan operasi terbuka. Laparoskopi diketahui membutuhkan waktu pemulihan lebih cepat dibandingkan dengan operasi terbuka.
Guna mempercepat waktu pemulihan, pasien yang baru menjalani operasi juga harus merawat lukanya dengan baik. Mari simak penjelasan lebih lanjut mengenai waktu pemulihan operasi usus buntu beserta tips perawatan lukanya melalui ulasan di bawah ini.
Waktu Pemulihan Operasi Usus Buntu
Operasi usus buntu atau apendektomi adalah prosedur yang dilakukan untuk mengobati radang usus buntu. Prosedur ini biasanya harus segera dilakukan bila radang usus buntu terjadi secara tiba-tiba (akut). Pasalnya, bila tidak segera diangkat, kondisi ini bisa menyebabkan usus buntu pecah dan berakibat fatal.
Terdapat dua jenis apendektomi yang biasanya dilakukan oleh dokter, yaitu apendektomi laparotomi (dilakukan dengan membuat sayatan sepanjang 2–4 cm di perut bagian kanan bawah) dan apendektomi laparoskopi (dilakukan dengan menggunakan kamera dan alat khusus berupa tabung kecil yang dimasukkan melalui lubang kecil di area perut).
Setelah menjalani apendektomi, pasien perlu melewati masa pemulihan sebelum benar-benar diperbolehkan melakukan aktivitas seperti sedia kala. Waktu yang dibutuhkan bisa berbeda-beda. Namun, umumnya pemulihan pascaoperasi usus buntu memerlukan waktu sekitar 6 minggu hingga pasien benar-benar pulih.
Berikut adalah uraian rentang waktu pemulihan operasi usus buntu yang penting untuk diperhatikan.
1. Pemulihan di Rumah Sakit
Waktu pemulihan operasi usus buntu telah dimulai sejak pasien masih berada di rumah pemulihan setelah operasi. Di sini, dokter akan melakukan pemantauan selama beberapa jam sebelum pasien dipindahkan ke ruang rawat inap atau dipulangkan.
Lamanya rawat inap yang diperlukan setelah operasi usus buntu bisa berbeda-beda, tergantung pada beberapa faktor, salah satunya jenis apendektomi. Seperti yang sudah dijelaskan, terdapat dua jenis apendektomi, yaitu laparoskopi dan operasi terbuka.
Bila selama pemantauan pasien laparoskopi tidak menunjukkan komplikasi, pasien dapat dipulangkan dari rumah sakit. Sementara itu, pasien dengan operasi usus buntu terbuka umumnya membutuhkan waktu rawat inap selama satu malam atau beberapa hari.
2. Panduan ke Toilet selama Masa Pemulihan
Konstipasi (sembelit) dan diare merupakan hal yang umum terjadi setelah operasi karena usus memerlukan waktu untuk kembali berfungsi dengan normal. Hal ini tentunya membuat pasien harus ke kamar mandi. Apabila mengalami konstipasi selama masa pemulihan operasi usus buntu, segera konsultasikan dengan dokter.
Dalam hal ini, pasien juga disarankan untuk mengonsumsi makanan berserat tinggi, misalnya sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Selain itu, cukupi asupan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi. Hal ini dapat membantu mempercepat masa pemulihan. Apabila diperlukan, dokter juga dapat memberikan obat laksatif untuk meringankan gejala konstipasi.
3. Beraktivitas dan Berjalan
Tingkatkan aktivitas fisik Anda secara bertahap setelah operasi usus buntu. Pastikan Anda bangun dan berjalan setiap jam atau lebih di siang hari untuk mencegah penggumpalan darah. Hindari melakukan aktivitas berat atau mengangat beban lebih dari 10 pon setidaknya selama 3–5 hari untuk laparoskopi dan sekitar 10–14 hari untuk operasi laparatomi.
4. Waktu untuk Kembali Bekerja dan Sekolah
Waktu pemulihan operasi usus buntu hingga pasien bisa kembali bekerja dan sekolah tergantung dari jenis operasi yang dilakukan serta jenis pekerjaan. Dokter biasanya menyarankan pasien untuk mengambil cuti selama 1–2 minggu. Namun, bila pekerjaan pasien bersifat nonfisik, ada kemungkinan bisa kembali bekerja lebih awal.
Tips Meredakan Nyeri Akibat Luka setelah Operasi Usus Buntu
Rasa nyeri akibat luka sayatan dapat membuat pasien merasa tidak nyaman selama masa pemulihan pascaoperasi usus buntu. Itulah sebabnya, penting untuk mengetahui bagaimana cara meredakan nyeri tersebut.
Di samping itu, meredakan nyeri juga dapat mempercepat waktu pemulihan operasi usus buntu dan mencegah terjadinya komplikasi, seperti pembekuan darah dan infeksi paru karena bedrest lama. Adapun beberapa cara yang efektif untuk meredakan nyeri setelah menjalani operasi usus buntu adalah sebagai berikut:
-
Istirahat yang cukup. Mencukupi waktu istirahat dapat mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengatasi nyeri.
-
Melakukan aktivitas atau latihan fisik secara bertahap dan perlahan hingga benar-benar pulih.
-
Hindari duduk atau berbaring terlalu lama karena dapat memperparah rasa nyeri. Untuk itu, usahakan bangun dan berjalan sebentar setidaknya setiap 1–2 jam sekali.
-
Menghindari tekanan pada lokasi sayatan. Misalnya, saat harus bersin atau batuk, tahan lokasi sayatan menggunakan bantal.
-
Mengelola stres dengan baik. Kondisi ini dapat membuat rasa nyeri setelah operasi semakin parah.
-
Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri sesuai dengan anjuran dokter.
Nyeri akibat luka operasi usus buntu merupakan hal yang normal terjadi. Namun, bila luka terasa sangat mengganggu, pasien disarankan berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah di Siloam Hospitals agar mendapatkan penanganan atau resep obat-obatan untuk meredakan nyeri.
Siloam Hospitals juga menyediakan Layanan Wound Care Basic - Homecare yang memudahkan pasien mendapatkan perawatan luka dari rumah oleh tenaga medis profesional tanpa harus pergi ke rumah sakit.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Wound Care Basic - Homecare
Perawatan Luka Homecare
1 Service/Item
Rp299.000
TERPOPULER
Non Live In Coordinated Care Weekly (Advance) - Homecare
Coordinated Care
Rp25.000.000
Kunjungan Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Homecare
Rp640.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum dan Perawat - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp1.100.000
TERPOPULER
Wound Care Basic Bundling 3x - Homecare
Perawatan Luka Homecare
Rp1.100.000







