Kenali Gejala Awal Kanker Paru-Paru, Tipe, dan Diagnosisnya
Kesehatan Tubuh

Kenali Gejala Awal Kanker Paru-Paru, Tipe, dan Diagnosisnya

08 September 2025 4 menit waktu baca
Waspadai Gejala Awal Kanker Paru

Gejala kanker paru-paru sering kali dianggap sebagai keluhan umum di masyarakat. Padahal faktanya, kanker paru-paru merupakan salah satu stadium lanjut jenis kanker dengan insiden tertinggi. Berdasarkan data WHO tahun 2014, insiden kanker paru pada laki-laki Indonesia mencapai 25.322 orang. 

 

Dari 103.100 orang penderita kanker, profil mortalitas kanker paru-paru sebesar 21,8 persen. Sementara pada wanita insiden kanker paru-paru tiga kali lebih sedikit, yaitu sebesar 9.374 orang dengan profil mortalitas mencapai 9,1 persen dari 92.200 orang.

 

Oleh karena itu, mari simak pembahasan mengenai gejala kanker paru-paru agar Anda dapat mendeteksinya lebih dini.

 

Gejala Awal Kanker Paru-Paru

 

Kanker paru-paru terjadi ketika terdapat pertumbuhan sel tak terkontrol dalam jaringan paru. dr. Achmad Mulawarman Jayusman, SpP (K), Dokter Spesialis Pulmonologi dan Respirasi dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta mengatakan bahwa rokok merupakan faktor risiko paling umum dari kanker paru-paru.

 

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sekitar 70 persen penyebab kanker paru-paru berkaitan dengan kebiasaan merokok. 

 

Biasanya, gejala kanker paru-paru tak akan menampakkan gejala yang serius hingga tahap menengah. Terkadang, gejala kanker paru-paru telah terlihat pada masa-masa awal. Namun, sering kali diabaikan dan dianggap sebagai keluhan biasa. Ada pun gejala awal kanker paru-paru, yaitu:

  1. Batuk terus menerus dan tak kunjung sembuh

  2. Sesak napas

  3. Batuk darah

  4. Nyeri pada bagian dada

  5. Sering terkena infeksi paru

  6. Sering merasa letih

  7. Kehilangan berat badan secara signifikan

 

Gejala kanker paru

 

Tipe Utama Kanker Paru-Paru

 

Kanker paru sendiri memiliki 2 tipe yang sering ditemui, yaitu kanker paru sel kecil dan kanker paru non-sel kecil.

 

Small Cell Lung Cancer (SCLC) atau Kanker Paru Sel Kecil

 

Merupakan kanker yang memiliki tingkat pertumbuhan pesat dan menyebar cepat melalui pembuluh darah menuju anggota tubuh lainnya. Sering kali, kanker ini dikategorikan sebagai penyakit kompleks saat terdiagnosa. 

 

Kanker ini biasanya diobati melalui kemoterapi dan bukan melalui prosedur pembedahan. Sekitar 10% sampai 15% dari semua kanker paru adalah kanker paru sel kecil. Kanker paru jenis ini memiliki hubungan yang kuat dengan kebiasaan merokok.

 

Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) atau Kanker Paru Non-Sel Kecil

 

NSCLC merupakan tipe paling umum dari kanker paru. Sekitar 80–85 persen dari kanker paru adalah kanker paru non-sel kecil (NSCLC). NSCLC cenderung tumbuh dan menyebar lebih lambat. Bila didiagnosis secara dini, pembedahan atau radioterapi atau kemoterapi dan terapi target yang dapat memberikan harapan perpanjangan hidup. Saat ini mulai ada imuno terapi sebagai terapi kanker paru.

 

Cara Diagnosis Kanker Paru

 

Sering kali kanker paru terlambat didiagnosis, sehingga penyakit ini semakin sulit ditangani. Oleh sebab itu, jangan abaikan gejala kanker paru-paru untuk segera diperiksakan ke rumah sakit.

 

Menurut dr. Achmad Mulawarman Jayusman, SpP (K), deteksi dini terhadap kanker paru dapat meningkatkan keberhasilan proses pengobatannya. Berikut ini adalah beberapa tes yang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker paru.

 

X-Ray

 

Diagnosis pertama untuk kanker paru biasanya menggunakan X-ray. Pemeriksaan X-ray pada kanker paru bisa memperlihatkan tumor yang ada. Jika dari X-ray dicurigai terdapat kanker paru, tes lanjutan perlu dilakukan untuk memastikannya.

 

CT Scan Thorax

 

CT scan thorax dapat memperlihatkan hal abnormal kecil yang tidak tampak oleh X-ray. Dengan memanfaatkan CT scan, akan diperoleh gambaran yang lebih jelas dan detail.

 

PET-CT Scan

 

PET-CT scan dapat memperlihatkan lokasi sel kanker yang aktif. Pemeriksaan ini bisa dilakukan bila hasil pemeriksaan dengan CT scan menunjukkan adanya kanker paru dan ingin mengetahui ke mana penyebarannya.

 

Pemeriksaan Dahak

 

Dahak yang kita keluarkan saat batuk dapat diperiksa di laboratorium dengan mikroskop. Pemeriksaan ini bisa digunakan untuk melihat apakah terdapat sel-sel kanker di dalam parunya.

 

Biopsi

 

Dalam beberapa kasus di mana jaringan tumor sulit untuk diperoleh, biopsi langsung terhadap tumor paru dapat dilakukan, di mana dokter akan mengambil sampel sel jaringan dari dalam paru.

 

Thoracentesis

 

Kanker paru-paru dapat melibatkan jaringan selaput paru dan mengakibatkan akumulasi cairan dalam rongga antara paru dan dinding dada. Sampel cairan tersebut dapat mengungkapkan sel-sel kanker yang ada. 

 

Dokter menggunakan trokar untuk mengambil cairan dari dada, kemudian melakukan tes terhadap cairan tersebut untuk mencari jenis sel kanker. Oleh karena itu, pemeriksaan ini penting untuk memeriksa gejala kanker paru-paru.

 

Kanker paru-paru memang merupakan salah satu kanker dengan stadium tinggi dan sangat berbahaya. Untuk mencegah kanker paru, sebaiknya waspadai gejala kanker paru-paru dengan rutin memeriksakan kesehatan paru-paru Anda.

 

Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan layanan pemeriksaan paru-paru, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami di Siloam Hospitals terdekat.

 

Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals dan mengatur jadwal konsultasi melalui fitur Cari Dokter. Untuk memudahkan, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk memesan paket CT scan thorax/dada sesuai dengan anjuran dokter. Tak perlu mengantre lama, dengan fitur Siloam Digital Lab & Radiologi, akses pemeriksaan pun jadi lebih praktis. Segera unduh aplikasi MySiloam untuk menjaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

message

ArticleDetail