Tak Hanya Anak Muda, Gangguan Kecemasan Juga Bisa Terjadi Pada Lansia!
Kesehatan Mental

Tak Hanya Anak Muda, Gangguan Kecemasan Juga Bisa Terjadi Pada Lansia!

23 Juni 2025 4 menit waktu baca
gangguan kecemasan

 

Gangguan kecemasan atau anxiety disorder adalah gangguan kejiwaan di mana seseorang merasakan kecemasan dan ketakutan yang berlebihan sehingga mengganggu aktivitas sehari-harinya. Anxiety disorder dapat dialami oleh siapa pun, salah satunya pada lansia. Namun, pada kenyataannya banyak lansia yang kurang paham atau mengabaikan sejumlah tanda gangguan kecemasan yang dirasakan.

 

Lalu, apa saja tanda-tanda gangguan kecemasan khususnya pada lansia? Bagaimana cara mengatasinya? Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar gangguan kecemasan pada lansia, mari simak penjelasan dr. Tjut Meura Salma Oebit, Sp.KJ dari Siloam Hospitals TB Simatupang pada kanal Youtube Siloam Hospitals berikut ini.

 

 

Apa itu Gangguan Kecemasan?

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gangguan kecemasan atau anxiety disorder adalah salah satu gangguan mental di mana seseorang merasa cemas dan takut yang berlebihan sehingga mengganggu aktivitas atau kehidupan sehari-harinya. 

 

Biasanya, penderita awalnya mengalami stres, yang kemudian berkembang menjadi gangguan kecemasan jika stres tersebut tidak terkelola dengan baik. Apabila gangguan kecemasan tersebut tidak juga dikelola dengan tepat, pasien akan semakin rentan untuk jatuh ke dalam depresi. 

 

Jenis Gangguan Kecemasan pada Lansia

 

Ada beberapa jenis gangguan kecemasan yang umumnya dialami oleh lansia, di antaranya: 

 

  1. Generalized anxiety disorder (gangguan cemas menyeluruh)

 

Generalized anxiety disorder (gangguan cemas menyeluruh) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan perasaan cemas terhadap berbagai hal yang tidak spesifik, seperti kondisi kesehatan, pekerjaan, atau reaksi terhadap situasi sehari-hari.  

 

Gejala atau tanda-tanda fisik yang sering dialami oleh penderita generalised anxiety disorder, antara lain:

 

  • Jantung yang berdebar cepat.

  • Tekanan darah meningkat.

  • Tegang.

  • Keringat dingin.

 

  1. Panic disorder (gangguan panik)

 

Panic disorder adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya episode serangan panik berulang yang muncul tiba-tiba dalam waktu yang singkat, tanpa ada penyebab jelas, dan bisa terjadi di mana pun dan kapan pun. 

 

Gejala atau tanda-tanda yang sering dialami oleh penderita panic disorder, di antaranya:

 

  • Sesak napas.

  • Jantung yang berdebar cepat.

 

  1. Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

 

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan munculnya pikiran obsesif secara terus-menerus yang sulit dikendalikan serta perilaku kompulsif berulang yang dilakukan untuk meredakan kecemasan akibat pikiran tersebut. 

 

Misalnya, dirinya sendiri atau orang lain sudah mengunci pintu, penderita OCD akan tetap merasa tidak nyaman dan memeriksa berulang kali untuk memastikan pintunya sudah terkunci.

 

  1. Fobia

 

Fobia adalah salah satu gangguan kecemasan yang ditandai dengan ketakutan berlebihan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak berbahaya atau seharusnya tidak menimbulkan rasa takut. Misalnya, penderita fobia mengalami ketakutan pada beberapa hal sebagai berikut:

 

  • Ketinggian.

  • Suasana sepi atau ramai.

  • Hewan-hewan tertentu. Misalnya, tikus dan ular.

  • Dan lain-lain.

 

Ada pun gejala atau tanda-tanda yang sering dialami oleh penderita fobia, yaitu:

 

  • Sesak napas.

  • Jantung berdebar cepat.

  • Keringat dingin. 

 

  1. Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

 

Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah gangguan kecemasan pascatrauma yang kerap muncul pada seseorang yang pernah mengalami kejadian traumatis. Misalnya, perceraian orang tua yang harus dihadapi oleh anak saat ia masih berusia 3 tahun. 

 

Peristiwa ini dapat melekat pada anak tersebut hingga ke pernikahannya nanti. Apabila di masa depan anak tersebut menghadapi konflik dengan pasangannya dalam pernikahan, mungkin ia akan mengingat kembali peristiwa perceraian orang tuanya dan merasakan kehilangan akibat perpisahan yang telah terjadi di masa lalu.

 

Dampak Gangguan Kecemasan pada Lansia

 

Gangguan kecemasan pada lansia tidak boleh disepelekan karena dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kondisi fisik dan psikologis, di antaranya:

 

  1. Gangguan pada saraf dan jantung.

  2. Kesulitan tidur atau insomnia. 

  3. Gangguan kognitif. Penderita lansia dengan gangguan kecemasan biasanya tidak mau berkonsultasi ke tenaga medis profesional karena tidak percaya dengan obat. 

  4. Gangguan motorik. Penderita menarik diri dan tidak mau melakukan suatu aktivitas karena sudah merasa nyaman dengan kondisinya saat ini. Misalnya, menolak makan. Hal ini perlu diperhatikan atau diwaspadai karena merupakan kecenderungan untuk melakukan suicide.

 

Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan Pada Lansia

 

Untuk mengatasi gangguan kecemasan pada lansia diperlukan dukungan dan keterlibatan dari keluarga atau orang-orang terdekatnya. Berikut beberapa cara yang yang bisa dilakukan untuk membantu lansia mengatasi gangguan kecemasan ini, di antaranya:

 

  1. Mengenal dengan baik pribadi penderita anxiety disorder.

  2. Menjadi pendengar yang baik bagi penderita anxiety disorder

  3. Memberikan hiburan bagi penderita anxiety disorder untuk memperbaiki mood-nya. Misalnya, menghiburnya dengan bernyanyi untuk meningkatkan mood.

  4. Mengajak jalan-jalan. Misalnya, pergi ke mall, roadtrip, dan makan di restoran favorit.

  5. Komunikasi yang baik antara penderita dengan orang-orang terdekatnya.



Apabila penderita menolak untuk melakukan suatu aktivitas walau telah dilakukan upaya-upaya di atas, mungkin diperlukan bantuan dari tenaga medis profesional, seperti psikiater, untuk menggali apa sebenarnya yang dirasakan oleh penderita. Jika apa yang terjadi pada lansia telah diketahui, dokter mungkin dapat memberikan obat-obatan tertentu untuk membantu menangani kondisi pasien. 

 

Jadi, jika Anda, orang tua, atau orang terdekat Anda mengalami gejala atau tanda-tanda yang mungkin mengarah pada gangguan kecemasan, segera konsultasikan hal tersebut ke Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (Psikiater)  di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.  

 

Perlu diingat, setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan terkait dengan gangguan kecemasan dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan di setiap rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 


Gunakan aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda dalam menentukan jadwal dokter, membuat janji temu bersama dokter yang terkait, dan pemantauan hasil pemeriksaan kesehatan secara online.

Dokter Kami
dr-tjut-meura-salma-oebit-spkj

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tjut Meura Salma Oebit, SpKJ

Psikiatri

Spesialis Psikiatri


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-leman-spkj-mkes

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Leman, SpKJ, MKes

Psikiatri

Spesialis Psikiatri


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jimmy-sebastian-ollich-spkj

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jimmy Sebastian Ollich, SpKJ

Psikiatri

Spesialis Psikiatri


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail