Sub-Spesialisasi dari Penyakit Dalam
Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Subspesialisasi endokrinologi metabolik dan diabetes memiliki spesialisasi untuk menangani masalah pada sistem endokrin dan hormon, seperti diabetes dan kondisi metabolik.
Subspesialis ini sering disebut juga sebagai dokter endokrin. Tugas utama dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis endokrinologi metabolik dan diabetes adalah mendiagnosis dan menentukan penanganan terhadap gangguan pada sistem endokrin dan hormon, serta kondisi metabolik, salah satunya obesitas. Sistem endokrin terdiri dari jaringan kompleks kelenjar dan hormon yang mengatur banyak fungsi tubuh.
Gejala diabetes pertama kali ditemukan pada tahun 1552 SM ketika Hesy-Ra, seorang dokter Mesir, mendokumentasikan seringnya buang air kecil sebagai gejala penyakit misterius yang menyebabkan kekurusan. Para tabib kuno juga mencatat bahwa semut-semut tampak tertarik dengan urine orang yang menderita penyakit tersebut.
Pengobatan diabetes mulai menemukan titik cerah ketika pada tahun 1920, seorang ilmuwan Kanada bernama Frederick Banting menemukan insulin yang digunakan hingga saat ini sebagai pengobatan efektif untuk diabetes.
Faktor-faktor risiko yang berkaitan dengan diabetes sudah diamati sejak tahun 1920-an, namun istilah “sindrom metabolik” baru diciptakan pada tahun 1950-an. Sindrom metabolik mulai umum digunakan pada tahun 1977 ketika Herman Heller mempelajari faktor risiko yang berkaitan dengan aterosklerosis.
Keunggulan Spesialisasi
Agar bisa bekerja sebagai dokter penyakit dalam dengan subspesialis metabolik dan diabetes, lulusan perguruan tinggi kedokteran umum perlu melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam dan memilih subspesialis endokrin metabolik diabetes.
Dibutuhkan waktu sekitar 6 tahun untuk seseorang lulus menjadi dokter umum, kemudian dilanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam selama kurang lebih 4,5 tahun, dan kurang lebih 2 tahun untuk pendidikan subspesialis endokrin metabolik diabetes. Lamanya waktu pendidikan yang perlu ditempuh adalah sekitar 12 tahun hingga mendapatkan gelar Sp.PD-KEMD.
Salah satu gangguan endokrin yang paling umum terjadi adalah diabetes melitus. Kondisi ini terjadi ketika pankreas tidak dapat menghasilkan insulin dengan cukup atau terjadi penurunan sensitivitas insulin sehingga penggunaannya menjadi tidak maksimal.
Masalah diabetes masih menjadi tantangan tersendiri dalam bidang kesehatan, termasuk di Indonesia. Pada data dari Riset Kesehatan Dasar yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2018, dari total 250 juta penduduk Indonesia, didapatkan prevalensi penderita diabetes sebesar 10,9% pada populasi yang berusia >15 tahun.
Subspesialis inilah yang memiliki spesialisasi dalam menangani masalah kesehatan tersebut. Lulusan dokter subspesialis ini mampu menangani kasus endokrinologi, metabolik, dan diabetes yang lebih kompleks, sulit, jarang, atau berkomplikasi.
Penyakit dan Prosedur Medis
Adapun beberapa jenis diabetes dan penyakit yang biasanya ditangani oleh dokter penyakit dalam subspesialis endokrinologi metabolik dan diabetes adalah sebagai berikut:
-
Diabetes.
-
Obesitas.
-
Sindrom metabolik.
-
Pembesaran Kelenjar Tiroid.
-
Osteoporosis.
-
Sindrom cushing.
-
Infertilitas.
-
Tumor hipofisis.
Sementara itu, sejumlah prosedur medis yang bisa dilakukan oleh dokter penyakit dalam endokrinologi metabolik dan diabetes, di antaranya:
-
Hitung darah lengkap.
-
Injeksi insulin.
-
Scan paratiroid.
-
Aspirasi jarum halus atau fine needle aspiration biopsy (FNAB).
Penanganan / Prosedur Spesialistik
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Johanes Purwoto, SpPD, KEMD
Penyakit Dalam
Subspesialis Endokrinologi Metabolik dan Diabetes
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Herni Basir, SpPD-KEMD, FINASIM
Penyakit Dalam
Subspesialis Endokrinologi Metabolik dan Diabetes
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Rabu, 20 Mei 2026
Tersedia di
Lihat Semua





