Sub-Spesialisasi dari Penyakit Dalam
Geriatri
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis geriatri adalah dokter yang berfokus mempelajari tentang kesehatan orang tua atau lansia (usia >65 tahun).
Utamanya, subspesialis ini bertugas untuk memberikan perawatan kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup serta mengurangi risiko terjadinya berbagai kondisi medis akibat proses penuaan.
Adapun beberapa kondisi medis yang umum ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis geriatri adalah osteoarthritis, diabetes, demensia dan masalah kognitif lainnya, masalah terkait mobilitas, inkontinensia (ketidakmampuan menahan BAK maupun BAB), masalah terkait nutrisi, osteoporosis, penyakit jantung, serta kanker.
Istilah geriatri pertama kali dikenalkan pada tahun 1909 oleh Ignatz L. Nascher, seorang dokter asal Austria yang besar di Amerika Serikat. Pada saat itu, dr. Ignatz terinspirasi dari sistem perawatan orang lanjut usia di Austria yang sedang berkembang pesat.
Pada tahun 1935, seorang dokter asal Inggris, dr. Marjory Warren ditugaskan untuk merawat pasien lanjut usia. Ia mulai membuat perubahan besar dalam cara merawat pasien, termasuk meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar pasien. Hal inilah yang menjadi awal mula perkembangan cabang ilmu kedokteran geriatri.
Keunggulan Subspesialisasi
Untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi subspesialis geriatri, dokter spesialis penyakit dalam perlu menempuh pendidikan dan pelatihan lanjutan selama 3–4 tahun. Kemudian, dokter akan memperoleh gelar Sp.PD-KGer setelah menyelesaikan studinya.
Dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis geriatri memiliki cakupan kompetensi yang luas. Dokter dengan subspesialis ini dapat melakukan penanganan holistik atau secara menyeluruh yang meliputi evaluasi riwayat penyakit dan rencana perawatan kesehatan.
Selain itu, dokter dengan subspesialis ini juga bisa bekerja sama dengan tenaga medis lainnya, seperti perawat, ahli farmasi, ahli gizi, terapis, psikiater, pekerja sosial, pengasuh, dan keluarga guna menjaga kesehatan pasien lansia.
Secara umum, dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis geriatri sering kali menjumpai pasien lansia yang kurang termotivasi untuk sembuh. Karena itu, dokter dengan subspesialis ini dilatih untuk menghadapi situasi tersebut agar perawatan dan pengobatan untuk pasien bisa tetap berjalan optimal.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa kondisi medis pada lansia yang umumnya ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis geriatri adalah sebagai berikut:
-
Osteoarthritis (OA).
-
Penyakit kardiovaskular.
-
Demensia.
-
Osteoporosis.
-
Diabetes.
-
Hipertensi.
-
Stroke.
-
Obesitas.
Dalam menangani kondisi tersebut, beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis geriatri bersama tim medis lain adalah:
-
Pemeriksaan fisik.
-
Pemeriksaan darah.
-
Urinalisis.
-
Psikoterapi.
Penanganan / Prosedur Spesialistik
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Tersedia di
Lihat Semua



