Sub-Spesialisasi dari Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Muskuloskeletal

info

Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.

Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dengan subspesialis muskuloskeletal bertugas merawat gangguan muskuloskeletal yang melibatkan otot, tulang, sendi, dan ligamen.

 

Fokus utama dari subspesialis ini adalah untuk membantu pemulihan sekaligus mengembalikan fungsi fisik pasien yang mengalami cedera, gangguan, atau kondisi yang memengaruhi sistem muskuloskeletalnya. 

 

Beberapa kondisi yang penanganannya dapat dibantu oleh dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dengan subspesialis muskuloskeletal, seperti pemulihan dari cedera otot, patah tulang, osteoartritis, rheumatoid arthritis, kelainan tulang belakang, dan masalah-masalah muskuloskeletal lainnya. 

 

Tahun 1947, American Board of Physical Medicine didirikan, yang kemudian berubah nama menjadi American Board of Physical Medicine and Rehabilitation (ABPMR). Pendirian ABPMR merupakan tonggak penting dalam pengembangan spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi.

 

Di pertengahan abad ke-20, pelatihan dasar kedokteran fisik dan rehabilitasi juga melibatkan aspek muskuloskeletal. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap peningkatan kebutuhan akan perawatan pasien dengan gangguan pada sistem muskuloskeletal, yang disebabkan oleh cedera olahraga, osteoartritis, dan kondisi lainnya.

 

Keunggulan Subspesialisasi

 

Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi yang berniat untuk mengkhususkan dirinya dalam bidang subspesialis muskuloskeletal perlu mengambil pendidikan lanjutan yang umumnya berdurasi selama 1–2 tahun. 

 

Pendidikan lanjutan yang diikuti membuat subspesialis ini memiliki pemahaman mendalam tentang berbagai kondisi dan masalah yang terkait dengan sistem muskuloskeletal. Hal ini membuat subspesialis ini dapat memberikan perawatan yang lebih khusus dan efektif. 

 

Dalam menjalankan tugasnya, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dengan subspesialis muskuloskeletal akan mengelola nyeri kronis akibat gangguan muskuloskeletal yang dialami oleh pasien. Umumnya, subspesialis ini merencanakan perawatan yang mencakup terapi dengan perangkat medis, terapi fisik seperti fisioterapi, perangkat atau alat bantu, hingga teknik manajemen nyeri lainnya. 

 

Selain itu, subspesialis ini juga akan memberikan saran dan panduan tentang pencegahan cedera atau komplikasi, seperti bagaimana menerapkan latihan fisik dan pola hidup sehat yang harus dijalani sesuai dengan kondisi pasien. 

 

Penyakit dan Prosedur Medis 

 

Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dengan subspesialis muskuloskeletal, yaitu:

 

  • Otot Betis Tertarik.

  • Nyeri Pinggang.

  • Atrofi Otot.

  • Kram Otot.

  • Nyeri Otot.

  • Leher Kaku.

  • Cedera Otot.

  • Nyeri Muskuloskeletal.

 

Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dengan subspesialis muskuloskeletal, yaitu:

 

  • Extracorporeal Shockwave Therapy (ESWT).

  • Diatermi.

  • Terapi Myofascial Release.

  • Latihan Kegel.

 

Baca Lebih Sedikit

Dokter Kami di

arrow_drop_down2
Tidak Ada Data

Temukan Dokter Terdekat

arrow_right
dr-indriani-spkfr

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Indriani, SpKFR (K)

Rehabilitasi Medik

Subspesialis Muskuloskeletal


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

coeSpecialistV2