Sub-Spesialisasi dari Neurologi

Neuroonkologi

info

Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.

Dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi mendiagnosis dan mengobati penyakit kanker yang terjadi pada otak, sumsum tulang, atau bagian sistem saraf lainnya.  

 

Tugas utama dokter dengan subspesialis ini adalah memberikan perawatan terbaik untuk pasien dengan penyakit kanker di sistem saraf, seperti kanker otak atau kanker sumsum tulang belakang.  

 

Beberapa kondisi medis yang penanganannya dapat dilakukan oleh dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi adalah meningioma (tumor yang tumbuh pada selaput otak), schwannoma (tumor yang tumbuh dari sel yang menyelubungi saraf tepi), hingga medulloblastoma (tumor ganas pada anak yang biasanya muncul di daerah otak kecil). 

 

Pada pertengahan abad ke-20, kemajuan teknologi pencitraan seperti computed tomography (CT) scan dan magnetic resonance imaging (MRI) mempermudah para ahli dalam mengidentifikasi tumor di otak dan sumsum tulang belakang.  

 

Di akhir abad ke-20 sampai awal abad ke-21, penelitian molekuler dan genetik semakin sering dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tentang mekanisme pembentukan tumor di sistem saraf. Hasil penelitian tersebut memungkinkan dokter untuk mengelompokkan tumor dengan lebih spesifik, sehingga perawatan yang diberikan dapat lebih tepat dan terarah. 

 

Keunggulan Subspesialisasi

 

Untuk dapat bekerja secara resmi sebagai dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi (Sp.N, Subsp.N-Onk (K)), seorang dokter spesialis neurologi perlu menjalani pendidikan lanjutan selama 2 tahun. Namun, durasi tersebut bisa berbeda-beda karena setiap universitas atau institusi memiliki peraturan dan metode pendidikan tersendiri. 

 

Dalam menjalani pendidikan, dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi akan mempelajari tentang jenis-jenis tumor di sistem saraf, termasuk karakteristik molekuler dan genetiknya.  

 

Berbekal pemahaman tersebut, dokter dengan subspesialis ini mampu melakukan evaluasi untuk penegakan diagnosis yang tepat. Lebih lanjut lagi, dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi akan membuat rencana perawatan yang menyeluruh bagi pasien. Pelaksanaan rencana perawatan membutuhkan kolaborasi dengan dokter spesialis lainnya, seperti dokter spesialis bedah saraf dan dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi.

 

Dokter dengan subspesialis ini juga akan meminimalkan komplikasi yang mungkin timbul selama atau setelah pengobatan, seperti gangguan saraf berat, efek samping kemoterapi, atau perubahan fungsi otak pada pasien. Pemantauan jangka panjang untuk mendeteksi perubahan kondisi atau kemungkinan kambuh juga diperlukan.

 

Penyakit dan Prosedur Medis 

 

Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi, yaitu:

 

  • Glioblastoma.

  • Meningioma.

  • Medulloblastoma.

  • Tumor Otak Metastasis.

  • Tumor Tulang Belakang Metastasis.

  • Tumor Selubung Saraf.

  • Neurofibromatosis Tipe 1 (NF1).

  • Kanker Otak.

 

Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neuroonkologi, yaitu:

 

  • Kemoterapi Agresif.

  • Pemeriksaan Neurologis.

  • PET/CT Scan Otak.

  • MRI Otak.

 

Baca Lebih Sedikit

Penanganan / Prosedur Spesialistik

Dokter Kami di

arrow_drop_down2
Tidak Ada Data

Temukan Dokter Terdekat

arrow_right
Dokter Tidak Ditemukan

message

coeSpecialistV2