Sub-Spesialisasi dari Orthopaedi dan Traumatologi
Tulang Belakang
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang berfokus menangani gangguan atau penyakit pada tulang belakang.
Dalam menjalankan tugasnya, dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang dapat melakukan berbagai metode perawatan, baik tindakan bedah atau nonbedah.
Beberapa gangguan atau penyakit yang penanganannya dapat dibantu oleh dokter dengan subspesialis ini adalah cedera tulang belakang, kelainan bentuk tulang belakang (seperti skoliosis atau kifosis), osteoarthritis tulang belakang, hernia nukleus pulposus, dan infeksi tulang belakang.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan teknik bedah, bidang orthopaedi tulang belakang mulai dipelajari secara spesifik. Pada era tahun 1970-an hingga 1990-an, program pendidikan subspesialisasi orthopaedi dan traumatologi yang terfokus pada tulang belakang mulai diselenggarakan di berbagai institusi atau universitas.
Pada akhir abad ke-20 sampai awal abad ke-21, teknologi dalam bidang orthopaedi tulang belakang semakin berkembang. Dua di antaranya adalah prosedur bedah dengan sayatan minimal dan teknologi bedah robotik.
Keunggulan Subspesialisasi
Agar dapat bekerja secara resmi sebagai dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang (Sp.OT, Subsp.OTB), seorang dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi perlu mengambil pendidikan lanjutan selama 2 tahun. Namun, durasi tersebut bisa berbeda-beda karena setiap universitas atau institusi memiliki peraturan dan metode pendidikan tersendiri.
Dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang memiliki pemahaman mendalam tentang struktur dan fungsi tulang belakang. Pengetahuan ini menjadi dasar untuk mendiagnosis, mengobati, dan membuat rencana perawatan yang menyeluruh untuk penyakit tulang belakang.
Dalam menjalankan tugasnya, dokter dengan subspesialis ini akan menggunakan teknologi medis terkini untuk penegakan diagnosis, seperti MRI dan CT scan. Setelah diagnosis ditegakkan, dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang akan memilih metode pengobatan yang tepat bagi pasien. Misalnya, pembedahan dengan minimal sayatan, agar waktu pemulihan pasien lebih cepat dan risiko infeksi lebih rendah.
Untuk memberikan penanganan yang menyeluruh bagi pasien, dokter dengan subspesialis ini perlu bekerja sama dengan dokter spesialis lainnya, seperti dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, dokter spesialis bedah saraf, dokter spesialis neurologi, dan spesialis lain yang masih terkait dengan penyakit tulang belakang.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang, yaitu:
-
Hernia Nukleus Pulposus (HNP).
-
Levoskoliosis dan Dekstroskoliosis.
-
Lordosis.
-
Kifosis Servikalis.
-
Spondilosis Servikalis.
-
Dislokasi Tulang Belakang.
-
Fraktur Tulang Belakang.
-
Tulang Belakang Bergeser.
Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan subspesialis orthopaedi tulang belakang, yaitu:
-
Pembedahan Tulang Cervical.
-
Bedah Robotik untuk Skoliosis dan Tulang Punggung.
-
Endoscopic Spine Surgery.
-
PLDD (Percutaneus Laser Disc Decompression).
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Rabu, 20 Mei 2026
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Suryadi Wirawan, SpOT (K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Tulang Belakang
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Kamis, 21 Mei 2026
Tersedia di
Lihat Semua





