Kesehatan Tubuh
Ini Rekomendasi Posisi Tidur untuk Penderita Skoliosis

Table of Contents
Guna membantu mengurangi rasa tidak nyaman serta meningkatkan kualitas tidur, penderita skoliosis disarankan untuk memilih posisi tidur yang tepat. Lantas, apa saja rekomendasi posisi tidur untuk penderita skoliosis? Agar lebih memahaminya, mari simak berbagai pilihan posisi tidur bagi penderita skoliosis selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Rekomendasi Posisi Tidur untuk Penderita Skoliosis
Skoliosis adalah salah satu jenis kelainan tulang belakang yang membuat postur punggung berbentuk menyerupai huruf S atau C. Kondisi ini tentu bisa mengganggu kenyamanan penderitanya, termasuk saat sedang tidur. Karena itu, penderita skoliosis disarankan untuk memilih posisi tidur yang tepat guna mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.
Perlu diketahui bahwa setiap penderita skoliosis mungkin akan merasa nyaman dengan posisi tidur yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan tingkat keparahan kelainan tulang belakang tersebut. Namun, berikut adalah beberapa pilihan posisi tidur untuk penderita skoliosis yang direkomendasikan:
1. Telentang
Rekomendasi posisi tidur untuk penderita skoliosis yang pertama adalah telentang. Pasalnya, posisi ini bisa menjaga posisi normal dari tulang belakang selama tidur. Selain itu, posisi ini juga membuat berat badan bisa didistribusikan secara merata sehingga tidak membebani satu bagian tulang belakang saja.
Dalam menerapkan posisi tidur ini, disarankan untuk meletakkan bantal di bagian bawah tulang belikat dan pangkal tulang belakang. Pastikan juga tidak menggunakan bantal terlalu tinggi maupun terlalu rendah agar posisi tubuh tetap sejajar dengan kasur.
2. Menyamping
Rekomendasi posisi tidur untuk penderita skoliosis selanjutnya adalah menyamping atau miring ke salah satu sisi. Hal ini dapat menjaga tulang belakang agar tetap lurus sehingga bisa meminimalkan ketegangan pada saraf di sekitarnya.
Jika tulang belakang bengkok ke arah kanan, tidurlah dengan posisi miring ke arah kiri, begitu pula sebaliknya. Agar lebih nyaman, penderita skoliosis juga dapat meletakkan bantal di antara lutut untuk menjaga tulang punggung dalam posisi yang baik dan mencegah risiko terkilir.
Posisi Tidur yang Tidak Dianjurkan untuk Penderita Skoliosis
Beberapa penderita skoliosis mungkin akan memilih tidur dengan posisi tengkurap sebagian karena dapat memberikan rasa nyaman. Padahal, posisi tidur ini tidak memberikan dukungan pada tulang belakang dengan tepat sehingga bisa menyebabkan nyeri punggung.
Tidur tengkurap membuat bagian belakang tubuh cenderung melengkung, sehingga dapat menyebabkan leher dan punggung bagian atas berada pada posisi yang tidak normal. Hal ini bisa memberikan tekanan berlebih pada punggung.
Hal-Hal Lain yang Perlu Diperhatikan Penderita Skoliosis sebelum Tidur
Tak hanya memilih posisi tidur yang tepat, penderita skoliosis juga perlu memperhatikan hal-hal lain yang terkait dengan tidur untuk memberikan rasa nyaman dan mencegah terjadinya perburukan gejala. Adapun beberapa hal yang penting untuk diperhatikan oleh penderita skoliosis sebelum tidur adalah:
1. Menggunakan Bantal yang Empuk dan Berukuran Sedang
Penggunaan bantal yang kurang tepat diketahui bisa memperburuk gejala skoliosis. Karena itu, penting bagi penderita skoliosis untuk memilih bantal yang tepat dan bisa memberikan rasa nyaman. Dalam hal ini, gunakanlah bantal yang berukuran sedang, sehingga bisa memberikan dukungan pada posisi leher serta punggung secara optimal saat tidur.
Di samping itu, sebagian penderita skoliosis juga kerap mengeluhkan mati rasa di area pundak setelah bangun tidur. Agar terhindar dari hal tersebut, penderita disarankan untuk menggunakan bantal yang empuk, seperti bantal busa (memory foam) yang bisa diatur dengan mudah sesuai postur tubuh saat tidur.
2. Memilih Kasur yang Tepat
Memilih kasur yang tepat juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh penderita skoliosis sebelum tidur. Hindari menggunakan kasur yang terlalu empuk karena hal tersebut justru membuat tulang belakang seperti ke dalam kasur. Penderita skoliosis disarankan untuk memilih kasur yang cukup keras dan padat agar bisa memberikan dukungan pada tulang belakang dengan baik selama tidur.
3. Mengatur Situasi Kamar Tidur Senyaman Mungkin
Guna meningkatkan kualitas tidur, penderita skoliosis dapat mengatur situasi kamar tidur agar terasa lebih nyaman. Hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan rutinitas sleep hygiene sebaik mungkin. Adapun beberapa upaya yang perlu dilakukan untuk menerapkan sleep hygiene adalah:
-
Menghindari menggunakan alat elektronik sebelum tidur, seperti laptop atau smartphone.
-
Menjaga suhu ruangan agar tetap sejuk.
-
Mematikan lampu dan menutup jendela kamar tidur dengan tirai sebelum tidur.
-
Menggunakan diffuser dengan aromaterapi yang bisa memberikan efek menenangkan, seperti aroma lavender.
-
Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari.
-
Menghindari konsumsi minuman beralkohol alkohol dan kafein, seperti teh atau kopi sebelum tidur.
Demikian penjelasan mengenai berbagai pilihan posisi tidur untuk penderita skoliosis yang disarankan. Di samping itu, jika ingin mengetahui saran gaya hidup yang tepat bagi penderita skoliosis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Ortopedi (Tulang) dari Siloam Hospitals.
Siloam Hospitals juga menyediakan paket Fisioterapi dalam layanan Siloam at Home untuk membantu mengoptimalkan proses pemulihan gangguan muskuloskeletal, termasuk skoliosis. Paket ini bisa dipesan secara praktis melalui fitur pada aplikasi MySiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Fisioterapi (1x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp399.000
TERPOPULER
SPINE - Skrining Kesehatan Tulang Belakang (Lumbal)
2 Service/Item
Rp1.099.000
TERPOPULER
Fisioterapi (6x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp3.300.000
MRI Tulang Belakang Tengah/Punggung/Spine Thoracic (Non Kontras)
MRI / MRA
Rp2.870.000







