Begini Cara Mengatasi Anak Demam setelah Perjalanan Jauh
Ibu dan Anak

Begini Cara Mengatasi Anak Demam setelah Perjalanan Jauh

22 Agustus 2024 4 menit waktu baca
anak demam setelah perjalanan jauh

Apabila membawa anak dalam perjalanan jauh, ada beberapa hal yang penting diperhatikan oleh orang tua, salah satunya adalah penularan penyakit. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh anak yang cenderung masih lemah rentan membuatnya tertular penyakit hingga menimbulkan demam. Lalu, apa yang harus dilakukan bila anak demam setelah perjalanan jauh? Agar tidak bingung, Anda dapat menyimak artikel di bawah ini. 

 

Penyebab Anak Demam saat Perjalanan Jauh

 

Demam adalah suatu kondisi di mana suhu tubuh meningkat melebihi batas normal atau di atas 37,5 derajat Celcius. Umumnya, demam disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya infeksi, dehidrasi berat, paparan sinar matahari yang terlalu lama, peradangan, efek samping vaksinasi, dan lain-lain.

 

Lantas, apa penyebab anak demam saat perjalanan jauh? Pada dasarnya, anak memang lebih rentan terkena demam karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih belum sempurna sehingga virus lebih mudah menginfeksi tubuh anak.

 

Bila terjadi saat perjalanan jauh, demam pada anak mungkin saja disebabkan oleh penularan infeksi virus atau bakteri dari orang lain. Pasalnya, saat aktivitas mudik, kemungkinan untuk bertemu dan melakukan kontak dengan orang banyak lebih besar.

 

Cara Mengatasi Anak Demam setelah Perjalanan Jauh

 

Demam pada anak sering kali membuat orang tua khawatir, apalagi jika terjadi selama dalam perjalanan jauh. Apabila hal ini terjadi, orang tua bisa melakukan beberapa cara untuk menurunkan demam, seperti memberi kompres air hangat, asupan air putih lebih banyak, dan lain-lain. Berikut uraian selengkapnya.

 

1. Kompres Air Hangat

 

Salah satu cara mengatasi anak demam yang sudah sering digunakan adalah memberikan kompres air hangat. Meski tampak sederhana dan tradisional, nyatanya cara ini bisa membantu menurunkan suhu tubuh anak. Orang tua bisa menggunakan kain bersih atau handuk kecil yang dicelupkan dalam air hangat, lalu peras kain dan letakkan di dahi atau ketiak anak.

 

Namun, perlu diingat bahwa memberikan kompres dengan air dingin atau air es tidak disarankan. Sebagian orang mengira bahwa kompres air dingin dapat mempercepat penurunan suhu tubuh. Faktanya, kompres air dingin justru bisa meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan anak menggigil.

 

2. Memperbanyak Air Putih

 

Orang tua tidak perlu terlalu khawatir bila anak mengalami demam setelah melakukan perjalanan panjang. Selain meletakkan kompres air hangat di dahi atau ketiak, hal lain yang bisa dilakukan adalah memberikan asupan air putih yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi, mengingat bahwa risiko dehidrasi lebih tinggi saat anak demam. 

 

Hindari minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan sejenisnya, karena dapat menyebabkan cairan tubuh keluar lebih banyak melalui pipis yang dapat memperparah dehidrasi.



3. Memberikan Baju yang Nyaman

 

Cara mengatasi anak demam setelah perjalanan jauh berikutnya adalah memastikan si kecil mengenakan pakaian yang nyaman. Hindari memberikan baju yang terlalu tebal karena dapat mencegah panas keluar dari tubuh. Pilihlah baju yang tidak begitu tebal maupun ketat, sehingga akan lebih nyaman dan tidak merasakan kepanasan. 

 

4. Buat Anak Rileks

 

Cara mengatasi anak demam setelah perjalanan jauh lainnya yaitu membuat anak beristirahat secara rileks dengan mengatur suhu ruangan sebaik mungkin dan memastikan sirkulasi udara di dalam ruangan lancar. Aturlah suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau dingin. Pastikan anak tidur dan istirahat yang cukup agar proses pemulihan demam bisa lebih cepat.

 

5. Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang

 

Ketika sedang demam, sistem kekebalan tubuh anak sedang berperang melawan infeksi atau bakteri penyebab penyakit. Memenuhi asupan makanan bergizi seimbang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak, sehingga lebih mudah dalam melawan penyakit.

 

Orang tua bisa memberikan buah-buahan seperti jeruk yang mengandung vitamin C tinggi. Pasalnya, vitamin C dapat berperan sebagai antioksidan yang mendukung kerja sistem imun tubuh dan mempercepat pemulihan.

 

7. Berkonsultasi dengan Dokter

 

Langkah terbaik yang bisa dilakukan sebagai cara mengatasi anak demam setelah perjalanan jauh adalah berkonsultasi dengan dokter. Segera berkonsultasi dengan dokterapabila demam disertai dengan beberapa gejala, seperti sakit kepala, mual dan muntah, gelisah, kejang, dan kondisi mengkhawatirkan lainnya.

 

Orang tua perlu menjelaskan kapan anak mulai demam, situasi di perjalanan, gejala yang dialami anak, dan lain-lain. Hal tersebut diperlukan agar dokter bisa memberikan obat sesuai dengan kondisi kesehatan anak.


Jika anak mengalami demam yang sudah sangat mengganggu keseharian, Anda disarankan untuk segera mengajaknya bertemu dengan Dokter Spesialis Anak di Siloam Hospitals. Tenang saja, Anda bisa melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, melakukan self check in, dan mengantre secara online melalui aplikasi MySiloam.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail