Asidosis: Simak Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Asidosis: Simak Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

13 November 2025 4 menit waktu baca
asidosis adalah

Asidosis adalah kondisi medis ketika darah dalam tubuh mengandung asam terlalu tinggi. Kondisi ini umumnya terjadi karena organ paru-paru dan ginjal tidak mampu menjaga keseimbangan pH tubuh. 

 

Apabila tidak segera ditangani, asidosis bisa berakibat fatal bahkan mengancam nyawa karena Ini berkaitan dengan ketidakseimbangan asam dalam tubuh, yang dapat mempengaruhi sistem organ vital. Oleh karena itu Mari kenali lebih jauh mengenai asidosis melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Asidosis?

 

Asidosis adalah kondisi ketika kadar asam di dalam tubuh terlalu tinggi yang ditandai dengan menurunnya pH darah hingga di bawah 7,35. Di mana, normalnya pH (tingkat keasaman) dalam darah adalah 7,4.

 

Pada dasarnya, keseimbangan pH di dalam tubuh akan dikendalikan oleh paru-paru dan ginjal dengan mengeluarkan senyawa asam melalui pernapasan serta urine. Jika kedua organ tubuh tersebut mengalami gangguan, maka hal tersebut dapat menyebabkan pembuangan asam menjadi tidak optimal.

 

Penurunan angka pH darah dalam tubuh ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius, mulai dari osteoporosis, penurunan massa otot, hipoksemia, gagal ginjal, gagal jantung, hingga kematian. Inilah mengapa asidosis perlu ditangani dengan cepat.

 

Penyebab Asidosis

 

Terdapat beragam faktor yang dapat menyebabkan terjadinya asidosis dalam tubuh, berikut penjelasannya.

 

1. Asidosis Respiratorik

 

Asidosis respiratorik terjadi karena paru-paru tidak mampu mengeluarkan karbon dioksida dengan optimal. Kondisi tersebut bisa dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya:

 

  • Gangguan pernapasan kronis, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

  • Kelainan struktur rongga dada.

  • Gangguan saraf pernapasan.

  • Sleep apnea.

 

2. Asidosis Metabolik

 

Asidosis metabolik terjadi ketika proses metabolisme tubuh terganggu sehingga menyebabkan produksi asam meningkat. Berdasarkan kondisi pemicunya, asidosis metabolik dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

 

Asidosis Diabetik

 

Asidosis diabetik atau ketoasidosis diabetik adalah salah satu komplikasi diabetes melitus.  Ketoasidosis diabetik disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh mengolah glukosa untuk dijadikan energi sehingga terjadi pembakaran lemak berlebih yang menghasilkan senyawa asam bernama keton.

 

Asidosis Laktat

 

Asidosis laktat disebabkan oleh sel otot yang memproduksi asam laktat berlebih. Beberapa kondisi yang menyebabkan asidosis laktat di antaranya:

 

 

Asidosis Tubulus Renalis

 

Asidosis tubulus renalis merupakan jenis asidosis yang terjadi karena ginjal tidak mampu membuang asam berlebih melalui urine. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kerusakan ginjal karena kelainan genetik atau penyakit autoimun.

 

Asidosis Hiperkloremik

 

Asidosis hiperkloremik adalah jenis asidosis yang terjadi ketika senyawa natrium bikarbonat dalam tubuh terlalu rendah dalam waktu yang lama. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan, di antaranya:

 

  • Diare kronis.

  • Muntah.

  • Penyakit ginjal.

 

Gejala Asidosis

 

Gejala asidosis cukup beragam, tergantung dari penyebabnya. Namun, beberapa gejala yang  umumnya dikeluhkan oleh pengidap asidosis adalah sebagai berikut:

 

 

  • Napas pendek.

  • Nyeri kepala.

  • Linglung.

  • Jantung berdebar.

  • Cemas.

  • Kejang.

  • Bau mulut seperti aroma buah.

  • Mual dan muntah.

  • Penyakit kuning, umumnya dialami oleh pengidap asidosis metabolik.

 

Diagnosis Asidosis

 

Langkah pertama yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis asidosis adalah dengan menanyakan keluhan serta memeriksa fisik pasien. Kemudian, dokter akan meminta pasien menjalani sejumlah pemeriksaan penunjang, seperti:

 

  • Tes darah, dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien untuk memeriksa kadar gula dan elektrolit.

  • Tes urine, dilakukan untuk memeriksa kadar keton pada urine.

  • Analisis gas darah arteri, dilakukan dengan memeriksa kadar oksigen, karbon dioksida, serta pH dalam darah.

  • Rontgen dada, dilakukan untuk memeriksa gangguan yang terjadi pada paru-paru.

 

Cara Mengatasi Asidosis

 

Asidosis adalah kondisi medis darurat sehingga perlu ditangani dengan segera. Beberapa tindakan medis yang dilakukan oleh dokter untuk menangani asidosis adalah sebagai berikut:

 

  • Pemberian obatan-obatan, seperti bronkodilator, antibiotik, kortikosteroid, dan diuretik. Pemberian obat-obatan ini menyesuaikan dengan penyebab asidosis yang mendasarinya.

  • Pemasangan alat bantu napas, yaitu continuous positive airway pressure (CPAP) untuk mengatasi asidosis respiratorik.

  • Pemberian natrium bikarbonat tambahan melalui injeksi intravena bila asidosis disebabkan oleh rendahnya kadar natrium bikarbonat.

  • Terapi hormon insulin untuk menangani ketoasidosis diabetik.

 

Pencegahan Asidosis

 

Pencegahan asidosis dapat dilakukan dengan menghindari faktor pemicunya. Adapun beberapa upaya yang dapat diterapkan untuk mencegah asidosis adalah sebagai berikut:

 

  • Berhenti merokok.

  • Membatasi konsumsi alkohol.

  • Mengobati penyakit diabetes sesuai dengan anjuran dokter.

  • Minum air mineral yang cukup kurang lebih 2 liter per hari.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter.

 

Apabila Anda memiliki keluhan gejala yang menyerupai asidosis, segera konsultasikan dengan dokter Siloam Hospitals agar mendapatkan penanganan medis yang tepat.

 

Segera kunjungi Siloam Hospital terdekat untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan dengan berkonsultasi langsung dengan dokter yang akan memeriksa kondisi Anda secara langsung dan memberikan tindakan yang tepat kepada Anda. 

 

Anda juga dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.

 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan secara mudah dan cepat. Segera miliki aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail