Kesehatan Tubuh
Bursitis Lutut - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Pada dasarnya, bursitis adalah peradangan yang terjadi pada bursa, yaitu kantong berisi cairan sinovial (pelumas sendi) yang terletak di antara bagian-bagian tubuh yang bergerak di sekitar sendi tubuh. Bursitis dapat terjadi di bagian sendi mana saja, salah satunya adalah sendi lutut.
Bursitis lutut (knee bursitis) ditandai dengan timbulnya rasa nyeri dan berkurangnya rentang pergerakan di lutut. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, namun yang paling sering adalah cedera. Simak penjelasan selengkapnya tentang bursitis lutut dalam artikel di bawah ini.
Apa itu Bursitis Lutut?
Perlu diketahui, bursa adalah kantung tertutup berisi cairan yang berfungsi sebagai bantalan untuk mengurangi gesekan dan tekanan ketika sendi bergerak. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bursitis adalah peradangan pada bursa, sehingga bursa menjadi bengkak dan menimbulkan gejala pada pasien.
Knee bursitis atau bursitis lutut adalah bursitis yang terjadi pada lutut. Kondisi ini terjadi ketika bursa-bursa di lutut (lebih sering di tempurung lutut dan sisi dalam lutut di bawah sendi) mengalami peradangan dan pembengkakan. Sebagai informasi, lutut memiliki lebih dari 10 bursa di dalamnya.
Penyebab Bursitis Lutut
Sebagian besar kasus knee bursitis terjadi karena seseorang terlalu banyak melibatkan lutut saat beraktivitas. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan housemaid’s knee karena asisten rumah tangga cenderung menghabiskan waktu yang lama dalam menggunakan lutut saat bekerja.
Kendati demikian, bursitis lutut tetap dapat dialami oleh siapa saja. Secara umum, penyebab bursitis lutut adalah sebagai berikut:
-
Adanya penekanan pada lutut yang berlangsung lama, seperti terlalu lama berlutut di permukaan keras.
-
Benturan pada sendi.
-
Melakukan aktivitas dengan durasi dan beban berlebihan.
-
Infeksi bakteri pada bursa.
-
Komplikasi penyakit osteoarthritis, rematik pada sendi, atau asam urat.
Secara umum, bursitis akut lebih sering disebabkan oleh trauma, infeksi, atau penyakit sendi kristal seperti asam urat. Sementara itu, bursitis kronis cenderung disebabkan oleh inflamasi, tekanan berulang, atau penggunaan sendi lutut secara berlebihan.
Adapun sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya knee bursitis adalah sebagai berikut.
-
Mengikuti olahraga tertentu, seperti sepak bola, gulat, dan bola voli yang memiliki risiko terjadinya benturan langsung pada lutut atau terjatuh. Selain itu, olahraga lari juga meningkatkan risiko terjadinya nyeri dan radang pada bursa.
-
Berlutut secara berlebihan atau repetitif.
-
Memiliki berat badan berlebih (obesitas) dan menderita osteoarthritis.
-
Memiliki kondisi yang menyebabkan imunitas menurun, seperti diabetes melitus, penggunaan obat steroid jangka panjang, dan hemodialisis.
Gejala Bursitis Lutut
Gejala umum bursitis lutut adalah rasa nyeri, bengkak, dan rasa hangat pada area bursa lutut yang meradang. Nyeri dapat muncul baik saat penderitanya bergerak ataupun saat beristirahat. Gejala bisa muncul secara tiba-tiba karena adanya benturan yang keras, namun bisa juga muncul bertahap ketika terjadi pergesekan dan iritasi akibat suatu pekerjaan yang mengharuskan penderitanya menggunakan lutut dalam waktu lama.
Dalam beberapa kasus, penderitanya juga bisa mengalami gejala lain, seperti demam dan menggigil.
Diagnosis Bursitis Lutut
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan wawancara medis (anamnesis) terkait dengan keluhan, riwayat kesehatan, dan riwayat aktivitas pasien selama ini. Kemudian, dokter baru akan melakukan sejumlah pemeriksaan fisik yang diperlukan, seperti:
-
Membandingkan kondisi kedua lutut, terutama jika nyeri hanya dirasakan pada salah satu lutut.
-
Menekan area lutut dengan lembut untuk meraba rasa hangat dan pembengkakkan pada lutut serta mendeteksi sumber nyeri.
-
Melakukan inspeksi atau memeriksa kulit di area lutut yang terasa nyeri untuk melihat adanya kemerahan dan tanda-tanda infeksi.
-
Menggerakkan kaki dengan perlahan untuk memastikan rentang gerak lutut.
Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang, seperti X-ray, CT scan, dan MRI untuk membantu menyingkirkan cedera lain yang dapat menyebabkan munculnya gejala yang mirip dengan bursitis lutut.
Apabila dokter mencurigai bahwa pasien mengalami infeksi atau gout (asam urat) pada bursa, dokter akan mengambil sampel cairan bursa dan mengujinya di laboratorium agar dokter bisa menentukan pengobatan yang sesuai.
Pengobatan Bursitis Lutut
Terkadang, knee bursitis dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, perawatan yang tepat tetap diperlukan agar kondisinya tidak semakin memburuk. Penanganan awal untuk bursitis lutut meliputi metode PRICE (protection, rest, ice, compression, and elevation), berikut penjelasannya.
-
Protection (perlindungan), perlindungan perlu dilakukan untuk menghindari cedera tambahan selama pemulihan.
-
Rest (istirahat), penderita sebaiknya mendapatkan istirahat yang cukup dan tidak banyak beraktivitas sementara waktu agar pemulihan dapat terjadi lebih cepat. Jika penderita sudah bisa berjalan, usahakan untuk menghindari aktivitas dengan intensitas berat atau menggunakan alat bantu saat beraktivitas.
-
Ice (kompres dingin), berikan kompres dingin pada area lutut yang terdampak menggunakan es batu yang dimasukkan ke dalam plastik dan dibungkus kain. Lakukan cara ini setidaknya selama 3 hari pertama setelah terjadi cedera untuk meredakan nyeri.
-
Compression (kompresi atau penekanan), kompresi bisa dilakukan dengan memberikan balutan elastis pada lutut untuk mengurangi pembengkakan.
-
Elevation (pengangkatan), mengangkat lutut dengan posisi lebih tinggi daripada jantung saat beristirahat. Lakukan hal ini sesering mungkin selama 1–2 hari pertama untuk mengurangi pembengkakan.
Apabila bursitis pada lutut tak kunjung membaik atau bahkan terasa semakin memburuk, diperlukan perawatan medis yang tepat. Dokter akan memberikan pengobatan berdasarkan penyebab peradangan dan lokasi bursa yang mengalami infeksi. Adapun beberapa pilihan perawatan untuk knee bursitis adalah:
-
Pemberian obat-obatan, dokter dapat memberikan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa nyeri dan obat antibiotik jika bursitis lutut disebabkan oleh infeksi
-
Fisioterapi, digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot.
-
Prosedur medis lainnya, seperti suntikan kortikosteroid, aspirasi bursa (untuk mengurangi kelebihan cairan dan peradangan), atau operasi (jika bursitis tidak merespons pengobatan lainnya).
Di samping itu, perawatan mandiri di rumah yang bisa dilakukan oleh penderita adalah sebagai berikut:
-
Menghindari aktivitas yang terlalu berat.
-
Mempertahankan berat badan ideal.
-
Menghindari mengangkat benda berat.
-
Menghindari berdiri terlalu lama.
-
Menghindari terlalu sering turun tangga atau berjalan di jalan yang menanjak.
-
Mengompres area yang nyeri menggunakan air hangat.
-
Mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran.
-
Minum air putih yang cukup.
-
Istirahat yang cukup.
-
Melakukan peregangan otot dan sendi.
Pencegahan Bursitis Lutut
Bursitis lutut bisa dicegah dengan menghindari faktor risikonya. Maka dari itu, sebaiknya hindari bertumpu pada lutut atau berada dalam posisi squat secara berlebihan atau berulang-ulang.
Selain itu, Anda juga dapat memberikan jeda atau beristirahat saat beraktivitas untuk meregangkan lutut, dan menggunakan bantalan lutut saat melakukan olahraga berat, seperti sepak bola. Terakhir dan yang tak kalah penting adalah menjaga berat badan ideal untuk mengurangi beban pada sendi lutut.
Apabila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada bursitis lutut dan ingin berkonsultasi dari rumah, manfaatkan layanan Telekonsultasi yang dapat Anda akses melalui aplikasi MySiloam.
Layanan tersebut memungkinkan dokter untuk memberikan saran perawatan yang tepat serta meresepkan obat-obatan sesuai kondisi pasien. Dan, pasien pun bisa memperoleh obat-obatan tersebut tanpa harus keluar rumah. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang juga dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Fisioterapi (1x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp399.000
TERPOPULER
Fisioterapi (6x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp3.300.000
TERPOPULER
Arctic Genu / Rontgen Sendi Lutut (Uni Lateral)
Rontgen / X-Ray, Tulang/ Ortopedi
Rp289.000
TERPOPULER
Knee Joint Bilateral / Rontgen Sendi Lutut
Rontgen / X-Ray, Tulang/ Ortopedi
Rp415.000
TERPOPULER
1.5T MRI KNEE NON CONTRAST (1 SIDE)
MRI / MRA, Tulang/ Ortopedi
Rp2.870.000







