Kesehatan Mental
Cacophobia - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Table of Contents
Cacophobia adalah ketakutan yang intens terhadap keburukan atau sesuatu yang jelek. Kondisi ini termasuk dalam gangguan kecemasan yang membuat penderitanya takut menjadi jelek, bahkan merasa panik dan cemas saat memikirkan sesuatu yang buruk. Fobia ini tidak bersifat objektif, melainkan subjektif. Mari pahami lebih lanjut ulasan tentang cacophobia di bawah ini.
Apa itu Cacophobia?
Seperti yang sudah dijelaskan, cacophobia adalah suatu kondisi ketika seseorang memiliki ketakutan berlebih atau fobia terhadap sesuatu yang jelek atau buruk. Cacophobia bersifat subjektif, sehingga membuat penderitanya merasa khawatir terlihat jelek atau cemas saat melihat sesuatu yang mereka anggap jelek, baik itu pada orang, hewan, tempat, atau benda.
Orang dengan cacophobia dapat menjadi sangat stres atau cemas ketika mereka memikirkan atau melihat sesuatu yang mereka anggap jelek. Orang dengan kondisi ini mungkin memahami bahwa ketakutan mereka sangat ekstrem, tetapi tidak dapat mengendalikannya.
Penyebab Cacophobia
Para ahli kesehatan mental belum mengetahui secara pasti apa penyebab cacophobia, seperti halnya jenis fobia spesifik lainnya. Namun, ditemukan beberapa faktor yang diyakini dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami cacophobia. Sejumlah faktor tersebut adalah sebagai berikut:
-
Lingkungan: Beberapa orang mungkin dibesarkan dengan mindset atau pola pikir bahwa orang, benda, atau hal lain yang terlihat jelek atau buruk itu menakutkan. Hal ini dapat mengembangkan perilaku dan ketakutan tertentu bagi orang yang menerimanya.
-
Genetik: Orang dengan keluarga yang memiliki kecemasan atau ketakutan tertentu memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.
-
Pengalaman traumatis: Peristiwa traumatis yang berkaitan dengan tampilan yang buruk atau jelek bisa menciptakan fobia pada seseorang. Misalnya, orang tersebut sering menerima perkataan “kamu jelek” dari orang-orang di sekitarnya.
Gejala Cacophobia
Gejala utama cacophobia adalah kecemasan yang muncul ketika penderita melihat sesuatu yang ia anggap buruk atau jelek, atau bahkan saat hanya memikirkan hal jelek tersebut. Adapun gejala yang dapat muncul dalam kondisi ini adalah sebagai berikut:
-
Menggigil.
-
Pusing.
-
Berkeringat berlebihan (hiperhidrosis).
-
Jantung berdebar-debar.
-
Mual.
-
Sesak napas (dispnea).
-
Gemetar.
-
Sakit perut atau gangguan pencernaan.
Di samping itu, beberapa gejala lain yang bisa menyertai penderita cacophobia adalah sebagai berikut:
-
Menghindari tempat dan situasi di mana mereka mungkin melihat “hal yang jelek,” misalnya kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang.
-
Mengkritik diri sendiridan orang lain secara berlebihan.
-
Menghabiskan banyak waktu dan uang untuk melakukan perawatan kecantikan dan bahkan operasi agar lebih percaya diri atau tidak terlihat jelek.
-
Membutuhkan waktu yang lama untuk bersiap-siap.
-
Merasa khawatir secara berlebihan tentang kemungkinan bahwa mereka jelek.
Diagnosis Cacophobia
Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosis cacophobia atau fear of ugliness. Proses penegakan diagnosis akan dimulai dengan anamnesis (wawancara medis) bersama pasien mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan kondisi tersebut. Dokter biasanya perlu mencari tahu tentang:
-
Apa saja gejala yang dialami pasien?
-
Berapa lama gejala telah terjadi?
-
Apakah ketakutan tersebut mengganggu kehidupan?
Psikiater dapat mendiagnosis cacophobia jika ketakutan terhadap keburukan tersebut:
-
Menyebabkan kecemasan yang tergolong ekstrem.
-
Menyebabkan stres yang signifikan atau memengaruhi kehidupan sehari-hari.
-
Telah terjadi setidaknya selama enam bulan.
-
Membuat penderita mengambil langkah yang tidak masuk akal dalam upaya untuk terlihat lebih tampan atau cantik.
-
Menghindari situasi tertentu yang membuat penderitanya berpikir akan mengalami keburukan.
-
Menimbulkan gejala fisik berupa kecemasan atau serangan panik.
Cara Mengatasi Cacophobia
Orang dengan cacophobia dalam skala ringan mungkin tidak memerlukan perawatan atau pengobatan khusus. Namun, apabila kondisi tersebut telah memengaruhi kehidupan sehari-hari hingga menimbulkan gejala fisik, maka penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Pilihan pengobatan untuk cacophobia adalah:
-
Terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy/CBT): Ini merupakan jenis psikoterapi yang membantu pasien untuk memahami dan mengendalikan pikiran serta emosinya. CBT juga dapat membantu menghilangkan pikiran negatif ketika pasien menghadapi fobianya.
-
Terapi paparan (exposure therapy): Terapi ini membantu pasien menghadapi fobianya dengan memberikan paparan mengenai hal-hal yang dianggap jelek secara bertahap. Hal ini bisa membantu pasien mengelola kecemasan ketika berhadapan dengan objek yang membuatnya fobia.
-
Hipnoterapi: Hipnoterapi bekerja dengan mengakses pikiran bawah sadar. Pasien yang berada di bawah hipnoterapi lebih terbuka terhadap sugesti dan perubahan. Pasien akan diberi sugesti dan diyakinkan bahwa sesuatu yang dianggap jelek tidaklah jelek.
Perlu diketahui, berbagai kondisi yang menjadi penyebab dan gejala yang sudah dijelaskan di atas tidak spesifik mewakili kondisi cacophobia. Terdapat berbagai kondisi yang mungkin memiliki tanda dan gejala yang hampir sama.
Maka dari itu, bila mengalami gejala yang mengarah pada kondisi ini, hindari melakukan self-diagnosis dan segera berkonsultasi dengan Psikiatri di Siloam Hospitals agar memperoleh diagnosis sekaligus pengobatan yang tepat.
Penting pula untuk dipahami bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Jika ingin berkonsultasi dari rumah, manfaatkan layanan Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam. Layanan tersebut memungkinkan dokter untuk meresepkan obat-obatan sesuai kondisi pasien, dan pasien pun bisa memperoleh obat-obatan tersebut tanpa harus keluar rumah. Namun jika diresepkan beberapa jenis obat, seperti antipsikotik dan antidepresan, pasien wajib mengambilnya secara langsung.
Sumber
Cleveland Clinic. Cacophobia (Fear of Ugliness). Diakses pada 2024 | Lybrate. Cacophobia (Fear of Ugliness): Causes, Symptoms, Complications, And Treatment. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini






