Mengenal Diet Keto, Cara Menjalani, Manfaat, dan Risikonya
Pola Hidup Sehat

Mengenal Diet Keto, Cara Menjalani, Manfaat, dan Risikonya

13 November 2025 5 menit waktu baca
mengenal diet keto

Table of Contents

Diet ketogenik atau diet keto adalah sebuah pola makan rendah karbohidrat yang diimbangi dengan asupan tinggi lemak dan protein dalam jumlah sedang. Diet ini memaksa tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama dan memicu proses pembakaran lemak yang disebut ketosis.

 

Hal tersebut diketahui bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan mengurangi risiko masalah kesehatan tertentu seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Meskipun begitu, rupanya terdapat sejumlah efek samping yang perlu dipertimbangkan sebelum menerapkan program diet keto. Apa saja itu? Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Diet Keto?

 

Diet keto adalah program diet yang dilakukan dengan cara mengurangi asupan karbohidrat (tidak lebih dari 50 gram per hari) dan meningkatkan konsumsi lemak. Diet keto mulanya bertujuan untuk menurunkan kasus epilepsi pada anak. Kini, pola makan tersebut banyak diterapkan untuk membantu proses penurunan berat badan. Bagaimana bisa?

 

Perlu diketahui, ketika tubuh hanya menerima kurang dari 50 gram karbohidrat per hari, tubuh akan kekurangan glukosa yang seharusnya diubah menjadi energi. Kondisi tersebut membuat tubuh menghasilkan energi dengan memecah protein dan lemak. Proses pemecahan protein dan lemak inilah yang berpengaruh pada penurunan berat badan.

 

Manfaat Diet Keto

 

Meski masih menjadi kontroversi, manfaat diet keto bagi kesehatan tubuh tak bisa diabaikan begitu saja. Sejumlah manfaat berikut bisa diperoleh selama Anda menerapkan program diet ketogenik dengan tepat.

 

1. Mengendalikan Epilepsi

 

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, diet keto adalah program diet yang awalnya digunakan untuk mengendalikan gejala epilepsi pada anak-anak. Hal ini dikarenakan zat keton yang dihasilkan saat tubuh mengolah lemak menjadi energi dapat membantu menormalkan aktivitas listrik di otak yang terganggu pada anak epilepsi, khususnya pada anak yang gejalanya sulit diatasi dengan pengobatan biasa.

 

2. Menurunkan Berat Badan

 

Diet keto dikenal efektif dalam menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan cadangan lemak akan dibakar sebagai energi menggantikan karbohidrat. Pembakaran tersebut akan menghilangkan lemak dalam tubuh sehingga mengurangi berat badan.

 

3. Mengontrol Gula Darah

 

Diet ketogenik juga dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah, sehingga cocok diterapkan oleh penderita diabetes.

 

Pengurangan asupan karbohidrat dalam menu makanan diet keto rupanya memengaruhi kadar gula dalam darah (glukosa), mengingat karbohidrat dalam tubuh nantinya akan diubah menjadi glukosa. Sehingga, ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah sedikit, maka kadar gula dalam darah (glukosa) pun menjadi lebih terkendali.

 

4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

 

Sebagian besar penyebab penyakit jantung adalah penumpukan plak dalam pembuluh darah (aterosklerosis), di mana salah satu pemicunya adalah meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Kondisi ini sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan diet keto.

 

Seseorang yang menjalani diet keto akan mengonsumsi lebih banyak protein, lemak sehat, dan serat. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini akan membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

 

Risiko Diet Keto

 

Meski memberikan beragam manfaat, diet keto juga memiliki risiko tersendiri. Diet keto menyebabkan orang yang menjalaninya mengalami kondisi ketosis. Ketosis merupakan proses alami ketika tubuh kehilangan karbohidrat sebagai sumber energi utama sehingga menggunakan cadangan lemak untuk menggantikannya.

 

Proses tersebut akan menghasilkan keton, yaitu produk yang dihasilkan dari metabolisme lemak. Kondisi ini memang cukup normal dialami tubuh, namun kadar keton yang terlalu banyak justru dapat berdampak buruk pada kesehatan karena dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat senyawa kimia dalam darah kehilangan keseimbangan. Bahkan, kondisi ini dapat memicu komplikasi serius, seperti gangguan ginjal, hati, hingga lemak darah.

 

Adapun beberapa efek samping lain (keto-flu) yang sering timbul saat sedang menjalani diet keto adalah:

 

  • Nyeri kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Kesulitan buat air besar (BAB) atau sembelit.
  • Mood swing.
  • Gangguan tidur.
  • Gangguan sistem pencernaan.
  • Penyusutan otot.
  • Mudah mengantuk.
  • Kram di bagian otot, seperti tangan dan kaki.

 

Cara Diet Keto yang Tepat

 

Guna mengurangi beberapa risiko yang telah disebutkan di atas, program diet ini disarankan untuk dijalankan dalam jangka pendek, mulai dari 2—3 minggu dan maksimalnya 6—12 bulan. Tujuan diet keto adalah sebatas mengurangi lemak dalam tubuh dan memperbaiki kesehatan. Setelahnya, Anda dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan pola makan yang seimbang.

 

Terdapat dua metode diet keto yang dapat Anda terapkan, yaitu:

 

  • Diet keto standar, yaitu pola makan yang menerapkan 70% konsumsi lemak, 20% protein, dan 10% karbohidrat.
  • Diet keto tinggi protein, yaitu pola makan yang menerapkan 60% konsumsi lemak, 35% protein, dan 5% karbohidrat.

 

Pada dasarnya, diet keto adalah pola makan yang aman untuk diterapkan selama dilakukan dengan tepat atau dalam pengawasan dokter atau ahli gizi. Meski begitu, penerapan program diet ini perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing individu. Hal ini dikarenakan efek samping atau reaksi yang terjadi pada setiap orang bisa berbeda-beda.

 

Menu Diet Keto untuk Pemula

 

Perlu diingat, pantangan saat diet keto adalah mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak. Anda pun disarankan untuk meningkatkan konsumsi lemak sehat dalam menu harian, mulai dari sarapan, makan siang, camilan sore hingga makan malam.

 

Berikut ini adalah contoh pilihan makanan diet keto bagi pemula:

 

  • Sarapan: Telur orak-arik mentega, salad buah dan yogurt, dan jeruk peras.
  • Makan siang: Sayur bayam, ayam bakar mentega, dan nasi merah.
  • Camilan: Alpukat dan kacang-kacangan.
  • Makan malam: Semur daging, tumis brokoli, dan telur mata sapi.

 

Untuk mendukung upaya Anda dalam menjalankan diet keto, Anda bisa mendapatkan makanan-makanan sehat secara praktis dari paket Medical Check Up Healthy Catering Home Care Siloam Hospitals.

 

Paket Healthy Catering Home Care menyediakan menu-menu yang dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda. Bahkan, Anda berkesempatan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi dari Siloam Hospitals secara gratis.

 

Anda juga dapat mengunjungi Siloam Hospitals terdekat apabila memiliki keluhan lain atau ingin berkonsultasi dengan dokter seputar cara diet keto yang tepat sesuai kondisi kesehatan Anda.


Gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasinya dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail