Kenali Ektropion, Kelainan Kelopak Mata Sebelum Terlambat
Kesehatan Tubuh

Kenali Ektropion, Kelainan Kelopak Mata Sebelum Terlambat

02 Juni 2025 4 menit waktu baca
 ektropion adalah

 

Ektropion adalah kondisi ketika kelopak mata terlipat ke arah luar menjauhi bola mata sehingga bagian dalam kelopak mata terlihat. Kondisi ini dapat terjadi pada kelopak mata bagian atas atau bawah, tetapi lebih sering terjadi pada kelopak mata bagian bawah. Jika mengalami ektropion, bagian dalam kelopak mata dan bagian depan mata dapat mengalami iritasi. Untuk memahami lebih lanjut tentang ektropion, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Ektropion?

 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ektropion adalah kondisi ketika kelopak mata melipat ke arah luar menjauhi bola mata. Kondisi ini dapat menyebabkan kelopak mata bagian dalam dan bagian depan mata mudah mengalami iritasi karena terekspos lingkungan luar. Ektropion bisa memengaruhi kelopak mata bagian atas atau bawah, namun paling sering terjadi pada kelopak mata bagian bawah.

 

Ektropion terbagi menjadi beberapa jenis. Secara umum, ektropion dibagi menjadi dua kelompok, yaitu ektropion kongenital (kelainan bawaan yang dialami sejak lahir) dan didapat/acquired (kondisi yang terjadi seiring waktu). Tipe ektropion didapat/acquired lebih sering terjadi daripada tipe ektropion kongenital. Ektropion tipe didapat (acquired) terbagi lagi menjadi 4 jenis, di antaranya:

 

  • Involusional: Tipe didapat (acquired) yang paling umum terjadi. Tipe ini disebabkan oleh otot dan ligamen yang mengendur seiring bertambahnya usia.

  • Paralitik: Tipe ini terjadi akibat cedera yang melibatkan saraf wajah atau saraf yang mengendalikan kelopak mata.

  • Cicatricial: Tipe ini terjadi akibat kerusakan pada kulit setelah cedera, operasi, atau paparan sinar matahari, yang meninggalkan jaringan parut. Jaringan parut ini dapat menarik kelopak mata ke arah luar.

  • Mekanis: Tipe ini terjadi akibat tumor atau massa yang membebani dan menggeser kelopak mata bawah.

 

Penyebab Ektropion

 

Secara umum, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ektropion adalah sebagai berikut:

 

  • Kelemahan otot-otot kelopak mata seiring bertambahnya usia.

  • Kelumpuhan wajah, misalnya karena Bell’s palsy.

  • Kerusakan pada kulit di sekitar kelopak mata akibat luka bakar, trauma, kondisi kulit seperti dermatitis kontak, atau operasi sebelumnya.

  • Operasi pada kelopak mata sebelumnya, seperti blefaroplasti, terutama jika sejumlah besar kulit diangkat dari kelopak mata pada saat operasi.

  • Pertumbuhan massa jinak atau ganas di kelopak mata.

  • Kelainan genetik, seperti Down syndrome (pada ektropion kongenital/bawaan). 

 

Gejala Ektropion

 

Kelopak mata berfungsi untuk melindungi mata dan menjaganya tetap bersih. Gejala dan tanda ektropion bisa timbul karena mata terekspos akibat kelopak mata terkulai sehingga risiko mata kering dan iritasi semakin meningkat. Selain kelopak mata yang terlipat ke arah luar, beberapa gejala atau tanda dari ektropion adalah sebagai berikut:

 

 

Diagnosis Ektropion

 

Dokter mungkin bisa langsung mengenali ektropion dengan melihat kondisi kelopak mata pasien. Namun, dalam menegakkan diagnosis, dokter tentunya akan melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan pada kelopak mata.

 

Pada kondisi ektropion, kelopak mata akan tampak seakan terbalik. Selain itu, mata juga tampak lebih merah dari yang seharusnya, terutama di bagian mata yang terkena paparan lingkungan luar. Kornea pada mata yang mengalami ektropion mungkin tampak teriritasi atau meradang (keratitis).

 

Kemudian, dokter mungkin juga dapat mencoba menarik kelopak mata lebih jauh dan menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh kelopak mata tersebut untuk kembali ke posisinya. Pemeriksaan ini disebut sebagai tes snap-back. Jika pasien mengalami ektropion parah, pasien mungkin harus berkedip berulang kali agar kelopak mata dapat kembali ke posisi semula.

 

Pengobatan Ektropion

 

Penanganan untuk ektropion tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab yang mendasarinya. Pada langkah awal pengobatan, dokter mungkin akan memberikan air mata buatan dan sejenis obat tetes atau salep lainnya untuk meredakan iritasi serta meningkatkan kelembapan mata. 

 

Operasi juga bisa menjadi salah satu pilihan terapi untuk ektropion. Berikut adalah indikasi dan metode operasi ektropion:

 

  • Ektropion yang disebabkan oleh pengenduran otot dan ligamen akibat penuaan. Pada kondisi ini, dokter bedah akan mengangkat sebagian kecil kelopak mata bagian bawah di tepi luar. Saat kelopak mata dijahit kembali, tendon dan ototnya akan dikencangkan, membuat kelopak mata menempel dengan benar pada mata. Prosedur pembedahan ini tergolong sederhana.

  • Ektropion yang disebabkan oleh jaringan parut akibat cedera atau pembedahan sebelumnya. Pada kondisi ini, dokter bedah mungkin perlu menggunakan cangkok kulit (skin graft) yang diambil dari kelopak mata bagian atas atau di belakang telinga untuk membantu menopang kelopak mata bagian bawah.

 

Perlu dipahami bahwa penjelasan mengenai penyebab, gejala, hingga pengobatan ektropion di atas tidak bisa dijadikan acuan utama maupun pengganti diagnosis dan tatalaksana dari tenaga medis profesional. Untuk itu, bila mengalami sejumlah gejala atau tanda yang mengarah pada kondisi ini, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Mata terpercaya di Siloam Hospitals terdekat agar segera mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.

 

Penting pula untuk dicatat bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Healthline. Ectropion. Diakses pada 2024 | NHS UK. Ectropion. Diakses pada 2024 | Patient Info. Ectropion. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Ectropion. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Ectropion. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-anastasia-vanny-launardo-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anastasia Vanny Launardo, M.Kes, SpM

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-boyke-kuhurima-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Boyke Kuhurima, SpM (K)

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-nursyamsi-spm-m-kes

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Nursyamsi, SpM, M.Kes

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail