9 Penyebab Mata Berair untuk Diwaspadai & Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

9 Penyebab Mata Berair untuk Diwaspadai & Cara Mengatasinya

10 Desember 2024 5 menit waktu baca
penyebab mata berair & cara mengatasi

 

Mata berair adalah kondisi yang umum terjadi ketika kelenjar air mata pada kelopak mata memproduksi banyak air mata untuk melembapkan dan mengeluarkan benda asing di mata. Meski begitu, kondisi ini sebaiknya tidak dianggap sepele, terlebih jika berlangsung terus-menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mengetahui apa saja kondisi yang berpotensi menjadi penyebab mata berair dan bagaimana cara mengatasinya, mari simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

 

Penyebab Mata Berair

 

Keluarnya air mata dapat disebabkan oleh hal-hal umum, seperti tertawa, menguap, atau menangis. Namun, kondisi ini juga bisa dipicu oleh sejumlah masalah kesehatan tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan mata berair.

 

1. Mata Merah (Konjungtivitis)

 

Mata merah (konjungtivitis) adalah salah satu penyebab umum mata berair pada anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini dapat menyebabkan salah satu atau kedua mata terlihat merah dan terasa gatal, serta muncul sensasi seperti terdapat pasir atau sesuatu yang mengganjal di mata.

 

Penyebab umum mata merah adalah infeksi virus atau bakteri. Mata merah akibat virus biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, mata merah akibat infeksi bakteri sebaiknya diberi tetes mata antibiotik sesuai resep dokter.

 

2. Mata Kering

 

Mata berair juga bisa terjadi ketika kelenjar yang memproduksi air mata tidak bekerja sebagaimana seharusnya, seperti produksi air mata yang tidak cukup atau ketidakseimbangan komponen penyusun air mata (air, minyak, dan mucus atau lendir). Akibatnya, air mata akan cepat menguap dan membuat mata lebih cepat mengering. Kondisi mata kering ini dapat merangsang produksi air mata secara berlebihan sehingga menyebabkan mata menjadi berair.

 

3. Penyumbatan Saluran Air Mata

 

Air mata dihasilkan oleh kelenjar air mata yang terletak di kelopak mata bagian atas. Air mata kemudian akan mengalir ke seluruh permukaan bola mata dan akhirnya mengalir menuju saluran air mata di sudut mata. Ketika saluran tersebut terhambat, air mata akan menumpuk dan menyebabkan mata menjadi berair. Penyumbatan pada saluran air mata dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cedera, infeksi, atau penuaan.

 

4. Alergi

 

Penyebab mata gatal dan berair berikutnya adalah alergi (konjungtivitis alergi). Kondisi ini terjadi ketika seseorang terpapar alergen, seperti asap, bulu binatang, tungau, serbuk sari, atau makanan tertentu. Selain mata berair dan gatal, alergi juga dapat menyebabkan mata menjadi kemerahan.

 

5. Gangguan Kelopak Mata

 

Salah satu fungsi kelopak mata adalah menyebarkan air mata ke seluruh bagian mata untuk mencegah kelembapan yang berlebihan. Namun, terkadang kelopak mata mengalami gangguan sehingga tidak dapat melakukan fungsi tersebut dengan baik. Gangguan pada kelopak mata yang dapat menyebabkan mata berair adalah entropion dan ectropion.

 

Entropion adalah kondisi ketika kelopak mata terlipat ke arah dalam mata yang dapat menyebabkan bulu mata dan kulit bergesekan dengan lapisan terluar mata. Sementara itu, ectropion adalah kondisi ketika kelopak mata mengendur dan terlipat ke arah luar mata sehingga kelopak mata berjarak jauh dari mata dan tidak menyentuh bola mata.

 

6. Trichiasis

 

Trichiasis adalah kondisi ketika bulu mata yang seharusnya tumbuh ke arah luar justru tumbuh ke arah dalam mata. Hal ini dapat membuat bulu mata menggores konjungtiva, kornea, dan permukaan dalam kelopak mata. Goresan itulah yang dapat menyebabkan mata merah dan berair.

 

7. Penyakit Autoimun

 

Mata berair juga dapat disebabkan oleh penyakit autoimun, seperti bell’s palsy yang disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf yang berada di otot wajah. Bell’s palsy menyebabkan sebagian wajah mengalami kelumpuhan sehingga kelopak mata tidak dapat menutup dengan baik. Akibatnya, mata menjadi berair karena kering dan iritasi.

 

8. Blefaritis

 

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Gangguan pada mata ini dapat menyebabkan mata terasa perih, kemerahan, bengkak, dan berair. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alergi, rosacea (kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan pada wajah), atau infeksi.

 

9. Goresan pada Mata

 

Penyebab mata berair selanjutnya adalah adanya goresan pada mata. Goresan ini dapat disebabkan oleh kotoran, pasir, atau lensa kontak yang menggores bagian luar bola mata. Hal ini dapat menyebabkan robekan pada lapisan terluar mata, kemerahan, dan mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya sehingga memicu keluarnya air mata.

 

Cara Mengatasi Mata Berair

 

Cara mengatasi mata yang berair akan disesuaikan dengan penyebabnya. Setelah mengetahui penyebabnya, maka dokter dapat menentukan perawatan yang paling tepat untuk mengatasinya. Pada beberapa kasus, mata yang berair bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Namun, jika diperlukan, sejumlah perawatan yang biasanya dilakukan oleh dokter adalah:

 

  • Pemberian obat-obatan: Pada kasus mata berair yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau alergi, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik atau obat alergi. Sedangkan jika disebabkan oleh mata kering, dokter akan memberikan obat tetes mata yang mengandung air mata buatan.

  • Mengeluarkan benda asing: Jika mata berair dipicu oleh masuknya benda asing ke dalam mata, dokter akan mengeluarkan benda asing tersebut. Beberapa pasien mungkin memerlukan tindakan operasi untuk mengeluarkan benda asing yang merusak mata.

  • Membersihkan saluran air mata yang tersumbat: Ketika saluran air mata tersumbat, dokter akan menghilangkan sumbatan tersebut  dengan cara mengalirkan larutan saline atau air garam. Apabila diperlukan, dokter juga dapat menggunakan probe, sebuah instrumen kecil yang terbuat dari logam, berfungsi untuk membuka saluran air mata secara manual. Jika cara ini tidak berhasil, pasien mungkin memerlukan prosedur pembedahan.

  • Mengatasi gangguan pada mata atau memperbaiki kelopak mata: Tindakan ini dilakukan jika mata berair disebabkan oleh kelainan pada bentuk mata atau kelopak mata.

 

Penting untuk diketahui bahwa informasi yang tertulis pada artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak bisa menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Pasalnya, sejumlah penyebab serta ciri-ciri yang disebutkan di atas bisa serupa dengan penyakit lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Spesialis Oftalmologi (Mata) di Siloam Hospitals terdekat apabila memiliki keluhan serupa untuk memperoleh diagnosis yang tepat.

 

Lebih lanjut, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Siloam at Home (1)

Dokter Kami
dr-anastasia-vanny-launardo-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anastasia Vanny Launardo, M.Kes, SpM

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-boyke-kuhurima-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Boyke Kuhurima, SpM (K)

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-nursyamsi-spm-m-kes

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Nursyamsi, SpM, M.Kes

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail