Pola Hidup Sehat
Mengenal FODMAP Diet yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan

Table of Contents
FODMAP diet adalah program diet yang disarankan untuk penderita sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome/IBS). IBS biasanya menimbulkan gejala yang berlangsung lama hingga berbulan-bulan, bahkan seumur hidup dan bersifat hilang-kambuh. Untuk itu, penderita IBS disarankan untuk menjalani FODMAP diet.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang FODMAP diet, mari simak penjelasan selengkapnya melalui artikel berikut ini.
Apa itu FODMAP Diet?
FODMAP diet adalah pola makan yang berfokus untuk menghindari sumber makanan karbohidrat dengan struktur kimia yang pendek. FODMAP adalah singkatan dari fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, dan polyol yang merupakan jenis-jenis karbohidrat yang harus dihindari. Berikut uraian selengkapnya.
-
Fermentable: Makanan yang dapat difermentasi oleh usus untuk diubah menjadi gas.
-
Oligosaccharides: Oligosakarida merupakan karbohidrat dengan rantai terpanjang dan dapat ditemukan pada gandum, polong-polongan, kacang-kacangan, bawang merah, dan bawang putih. Jenis karbohidrat ini sulit diabsorbsi karena tidak ada enzim yang mampu memecahnya.
-
Disaccharides: Gula yang terbentuk ketika dua monosakarida tergabung, yaitu sukrosa, laktosa dan maltosa. Perlu diketahui, laktosa dapat ditemukan dalam ASI dan susu.
-
Monosaccharides: Yang termasuk dalam kelompok monosakarida adalah fruktosa, yaitu karbohidrat dengan rantai terpendek, dikenal juga sebagai gula yang terdapat dalam buah (apel, pir, semangka, mangga, madu). Namun, tidak semua buah mengandung fruktosa.
-
Polyol: Gula alkohol yang biasanya dibuat untuk pemanis buatan. Poliol juga dapat ditemukan pada buah, seperti apel dan pir.
Jenis-jenis karbohidrat tersebut sangat sulit dicerna oleh orang yang mengalami gangguan usus karena dapat menghasilkan gas, seperti hidrogen, karbondioksida, serta metana yang bisa menyebabkan perut kembung, sakit perut, sering kentut, hingga diare.
Pola Makan dalam FODMAP Diet
Penderita masalah usus besar dipercaya sulit mencerna beberapa jenis karbohidrat FODMAP. Namun, pada dasarnya, tidak semua makanan yang mengandung FODMAP termasuk dalam makanan yang tidak sehat. Adapun beberapa jenis makanan yang harus dihindari dalam pola makan FODMAP diet adalah sebagai berikut.
-
Makanan yang mengandung fruktosa, seperti pemanis buatan, buah-buahan (apel, mangga, pir, dan semangka), serta makanan yang mengandung sirup jagung.
-
Makanan yang mengandung laktosa, seperti susu sapi, krim, keju, yoghurt, dan olahan susu lainnya.
-
Makanan yang mengandung fruktan, seperti brokoli, asparagus, dan bawang-bawangan. Beberapa jenis gandum juga diketahui mengandung fruktan.
-
Makanan yang mengandung poliol, seperti semangka, apel, buah aprikot, serta pemanis yang di dalamnya terdapat sorbitol, xylitol, dan manitol.
Untuk menggantikan makanan-makanan di atas, orang yang menjalani FODMAP diet disarankan mengonsumsi beberapa makanan di bawah ini.
-
Sayuran: Wortel, tauge, paprika, kacang hijau, timun, tomat, selada, dan pakcoy.
-
Buah-buahan: Anggur, jeruk, pisang, jeruk bali, melon madu, dan blewah.
-
Sumber makanan lainnya: Susu sapi bebas laktosa, daging sapi, daging kambing, daging domba, ikan, ayam, telur, keju feta, produk kedelai, serta biji-bijian.
Tips Melakukan FODMAP Diet
Pada dasarnya, FODMAP diet tidak diperuntukkan bagi orang yang hanya ingin menurunkan berat badan. FODMAP diet adalah bagian dari terapi untuk penderita IBS (irritable bowel syndrome) dan SIBO (small intestinal bacterial overgrowth). Penerapan diet ini tidak harus dilakukan secara langsung dan menyeluruh, melainkan ada beberapa tahapan yang perlu dilalui.
1. Tahap Eliminasi
Tahap pertama ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang yang akan menjalaninya karena merupakan tahap yang ketat. Karena itu, diperlukan pengawasan dari ahli gizi guna memastikan langkah penerapan diet yang tepat, sehingga kebutuhan nutrisi tubuh dapat tetap terjaga.
Tahap eliminasi dilakukan dengan membatasi asupan makanan yang mengandung karbohidrat FODMAP selama 2–8 minggu. Kemudian, dokter akan memastikan apakah gangguan pencernaan pada orang yang menjalani FODMAP diet berkurang atau tidak.
2. Tahap Pengenalan Kembali
Tahap kedua dalam FODMAP diet adalah fase pengenalan kembali. Setelah menghindari semua makanan yang dicurigai memicu gejala, pasien akan diminta untuk memasukkan kembali satu-persatu makanan tersebut ke dalam menu sehari-hari (3–7 hari untuk setiap makanan). Tahap ini akan memperlihatkan jenis makanan yang selama ini menimbulkan gejala secara spesifik.
3. Tahap Akhir
Pada tahap terakhir dari FODMAP diet, pasien sudah diperbolehkan untuk menerapkan pola makan normal atau pola makan yang dimiliki sebelum menjalani FODMAP diet. Kendati demikian, pasien tetap perlu mengecualikan makanan yang menjadi pemicu gejala gangguan pencernaan sesuai dengan temuan atau hasil investigasi pada tahap kedua.
Itulah penjelasan mengenai FODMAP diet yang perlu Anda ketahui. Bisa disimpulkan bahwa FODMAP diet adalah jenis diet yang hanya disarankan untuk penderita gangguan pencernaan, seperti sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome). Sehingga, orang yang tidak menderita gangguan tersebut, sebaiknya tidak menjalani jenis diet ini agar kebutuhan nutrisi hariannya dapat tetap terjaga.
Apabila ingin menjalani diet sehat dan memastikan kebutuhan nutrisi tetap terjaga, Anda dapat memesan paket Homecare Catering Sehat dari Siloam Hospitals. Paket ini dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan. Bahkan, Anda juga bisa melakukan konsultasi gratis dengan ahli gizi.
Anda dapat memesan paket Homecare Catering Sehat dengan lebih mudah melalui aplikasi MySiloam. Lewat aplikasi MySiloam, Anda juga bisa mendapatkan beragam kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








