Gastroenteritis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Gastroenteritis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

22 Mei 2025 4 menit waktu baca
Gastroenteritis - Penyebab, Gejala, dan  Pengobatannya

Table of Contents

Flu perut atau gastroenteritis adalah kondisi medis di mana saluran pencernaan terjadi peradangan seperti usus dan lambung. Kondisi ini menyebabkan penderita mengalami permasalahan seperti diare, nyeri perut, serta mual dan muntah. Sebagian besar kasus dari penyakit gastroenteritis dapat sembuh dengan sendirinya tanpa menimbulkan suatu komplikasi. 

 

Apabila gastroenteritis dialami oleh bayi atau seseorang dengan daya tahan tubuh lemah, maka kondisi ini bisa mencapai tingkat yang fatal hingga mengancam nyawa. Mari kenali penyebab, gejala, hingga pengobatan gastroenteritis selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Gastroenteritis?

 

Gastroenteritis adalah peradangan yang terjadi pada dinding saluran pencernaan, terutama usus dan lambung. Gastroenteritis lebih sering disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Kondisi ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita atau konsumsi makanan yang telah terkontaminasi.

 

Gastroenteritis adalah gangguan pencernaan yang umum terjadi dan bisa dialami oleh berbagai kalangan usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, gastroenteritis lebih berisiko dialami oleh seseorang dengan daya tahan tubuh lemah.

 

Penyebab Gastroenteritis

 

Penyebab umum dari gastroenteritis adalah infeksi virus. Adapun jenis virus yang paling sering menyebabkan gastroenteritis adalah Rotavirus dan Norovirus.

  • Rotavirus. Rotavirus adalah salah satu jenis virus yang sering menyebabkan penyakit gastroenteritis pada anak. Orang dewasa yang terinfeksi Rotavirus biasanya tidak menunjukkan gejala, namun masih dapat menularkannya ke orang lain.
  • Norovirus. Norovirus merupakan virus yang paling sering menyebabkan gastroenteritis, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi.

 

Selain virus, penyakit gastroenteritis juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu, seperti:

  • Yersinia.
  • Shigella.
  • Staphylococcus.
  • Salmonella.
  • Escherichia coli.
  • Campylobacter.

 

Faktor Risiko Gastroenteritis

 

Meski dapat dialami oleh siapa saja, beberapa kalangan yang lebih berisiko mengalami gastroenteritis adalah sebagai berikut:

 

1. Anak-Anak

 

Anak-anak memiliki sistem imun yang belum terbentuk sempurna sehingga lebih berisiko terserang infeksi virus dan bakteri penyebab gastroenteritis.

 

2. Lanjut Usia

 

Seiring dengan pertambahan usia, daya tahan tubuh cenderung menurun. Karena itu, lansia lebih berisiko terinfeksi gastroenteritis.

 

3. Kelompok Orang yang Tinggal Bersama

 

Infeksi gastroenteritis dapat menular dengan mudah sehingga risikonya akan semakin meningkat pada kelompok orang yang tinggal bersama, seperti di asrama atau pengungsian.

 

4. Orang dengan Daya Tahan Tubuh Lemah

 

Infeksi gastroenteritis lebih berisiko pada seseorang yang memiliki daya tahan tubuh lemah karena kondisi tertentu, seperti HIV/AIDS, sedang menjalani perawatan kemoterapi, atau penyakit autoimun.

 

Gejala Gastroenteritis

 

Biasanya, gejala gastroenteritis akan muncul pada 1–3 hari setelah tubuh terinfeksi oleh virus atau bakteri. Adapun sejumlah gejala umum dari gastroenteritis adalah sebagai berikut:

  • Diare.
  • Demam.
  • Mual dan muntah.
  • Kram perut.
  • Nyeri kepala.
  • Nyeri otot.

 

Diagnosis Gastroenteritis

 

Diagnosis gastroenteritis dapat dilakukan melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Jika diperlukan, dokter juga dapat memastikan gastroenteritis yang dialami oleh pasien melalui pemeriksaan penunjang, seperti:

  • Tes feses, yaitu prosedur pemeriksaan dengan mengambil sampel feses pasien untuk mendeteksi keberadaan virus, bakteri, atau parasit.
  • Sigmoidoskopi, yaitu prosedur pemeriksaan dengan memasukkan tabung kecil dan fleksibel yang dilengkapi oleh kamera melalui anus untuk mendeteksi radang usus.

 

Pengobatan Gastroenteritis

 

Kebanyakan kasus gastroenteritis dapat sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan tindakan medis khusus. Untuk mempercepat proses pemulihan dan mencegah dehidrasi, penderita gastroenteritis disarankan agar melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti istirahat yang cukup dan perbanyak minum air putih. Selain itu, penderita gastroenteritis juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sedikit demi sedikit agar tidak memperburuk rasa mual dan muntah.

 

Namun, jika gejala yang muncul cukup berat, dokter akan memberikan cairan infus serta obat-obatan, seperti pereda nyeri dan mual. Dokter juga dapat meresepkan obat antibiotik untuk menangani gastroenteritis yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

 

Pencegahan Gastroenteritis

 

Gastroenteritis adalah penyakit yang dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Berikut adalah langkah pencegahan gastroenteritis yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehati-hari.

  • Berikan vaksinasi rotavirus pada anak secara rutin.
  • Cuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir setelah menggunakan toilet dan sebelum makan.
  • Pastikan makanan telah diolah menggunakan peralatan masak yang bersih dan steril.
  • Hindari menggunakan barang pribadi bersamaan, seperti alat makan dan handuk.
  • Hindari mengonsumsi makanan mentah.
  • Jaga jarak dengan penderita gastroenteritis.

 

Penting untuk diketahui bahwa segala gejala dan penyebab di atas tidak bisa menjadinya satu-satunya indikasi dan tidak bisa menggantikan konfirmasi diagnosis dari dokter. Maka dari itu, penting untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan penanganan yang tepat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan serta metode perawatan gastroenteritis yang dijalani dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail