Hepatocellular Carcinoma - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Hepatocellular Carcinoma - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

24 Oktober 2025 5 menit waktu baca
hepatocellular carcinoma (kanker hati primer)

Hepatocellular carcinoma adalah salah satu jenis kanker hati primer (primary liver cancer) yang paling sering terjadi. Bahkan, jenis kanker ini menyumbang sebanyak 85–90% dari total kasus kanker hati secara keseluruhan. Lantas, apa penyebab hepatocellular carcinoma dan bagaimana cara menanganinya? Mari simak ulasan selengkapnya melalui artikel berikut ini.

 

Apa itu Hepatocellular Carcinoma?

 

Hepatocellular carcinoma adalah jenis kanker hati yang berawal dari sel hepatosit, yaitu sel utama yang menyusun jaringan organ hati. Perlu diketahui, hepatocellular carcinoma adalah kondisi yang dapat menyebabkan gagal hati hingga berisiko mengancam nyawa. Kendati demikian, risiko dari kondisi tersebut dapat diminimalkan apabila hepatocellular carcinoma telah terdeteksi sedini mungkin.

 

Penyebab Hepatocellular Carcinoma

 

Hepatocellular carcinoma adalah kondisi yang sering kali dialami oleh penderita penyakit liver kronis, seperti perlemakan hati (fatty liver) dan sirosis hati akibat infeksi hepatitis B atau hepatitis C. Selain itu, sejumlah faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hepatocellular carcinoma adalah:

 

  • Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

  • Kebiasaan merokok.

  • Obesitas.

  • Mengidap diabetes tipe 2. Penyakit hati yang diwariskan dari orang tua, seperti Wilson’s disease dan hemokromatosis.

  • Memiliki sistem imun tubuh yang lemah, seperti pada penderita HIV/AIDS atau baru saja menjalani transplantasi organ. 

  • Riwayat penyakit batu empedu atau pernah menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.

  • Infeksi cacing hati yang kronis.

  • Paparan zat kimia beracun.

 

Gejala dan Tanda Hepatocellular Carcinoma

 

Pada tahap awal, sel kanker hepatocellular carcinoma cenderung tumbuh dengan lambat. Karena itu, gejala hepatocellular carcinoma sering kali baru muncul atau terdeteksi setelah kondisi kesehatan penderita kian memburuk selama beberapa tahun. Adapun sejumlah gejala dan tanda umum dari hepatocellular carcinoma adalah:

 

  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

  • Mual dan muntah.

  • Mudah merasa kenyang meskipun baru mengonsumsi makanan dalam porsi kecil.

  • Nafsu makan menurun.

  • Perut kembung dan membengkak.

  • Nyeri di area perut bagian kanan atas.

  • Gatal-gatal pada kulit. 

  • Bagian putih mata dan kulit menguning (penyakit kuning/jaundice).

  • Tubuh terasa lemah dan lelah.

  • Adanya benjolan di bawah tulang rusuk di sisi kanan tubuh yang mengindikasikan terjadinya pembengkakan hati.

  • Adanya benjolan di bawah tulang rusuk di sisi kiri tubuh yang mengindikasikan terjadinya pembengkakan limpa.

  • Penumpukan cairan dalam perut (asites) sehingga perut terlihat membesar.

  • Urine berwarna lebih gelap.

  • Feses berwarna keabu-abuan atau putih seperti dempul.

 

Diagnosis Hepatocellular Carcinoma

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter dapat melakukan anamnesis atau wawancara medis untuk mengetahui riwayat kesehatan dan keluhan yang dialami oleh pasien. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai kondisi pasien. Selain itu, sejumlah prosedur pemeriksaan penunjang yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis hepatocellular carcinoma adalah:

 

  • Fibroscan, yaitu prosedur pemeriksaan dengan mengirim sinyal/gelombang ke hati untuk mendeteksi tingkat kekakuan atau kekerasan jaringan melalui kecepatan gelombang tersebut.

  • Tes darah untuk memeriksa fungsi hati dan mengukur kadar alpha fetoprotein (AFP) yang dapat menjadi penanda kanker hati.

  • Tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal.

  • Magnetic resonance imaging (MRI).

  • USG perut.

  • CT scan.

  • Angiografi.

  • Biopsi hati.

  • Laparoskopi, untuk memeriksa kondisi dalam perut pasien dengan selang berkamera jika semua pemeriksaan lainnya belum cukup untuk mengonfirmasi diagnosis kanker hati. 

 

Pengobatan Hepatocellular Carcinoma

 

Pengobatan hepatocellular carcinoma cenderung beragam sesuai dengan ukuran dan lokasi tumbuhnya sel kanker pada jaringan hati. Namun, sejumlah metode pengobatan yang umum dilakukan untuk menangani kanker hati adalah:

 

1. Tindakan Pembedahan

 

Tindakan pembedahan adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengangkat sel kanker serta jaringan di sekitarnya. Prosedur ini dapat dilakukan untuk menangani hepatocellular carcinoma stadium awal yang belum memengaruhi fungsi hati secara signifikan.

 

2. Transplantasi Hati

 

Transplantasi hati merupakan prosedur pengangkatan organ hati yang telah rusak (hepatektomi) untuk digantikan dengan organ hati yang sehat dari pendonor. Prosedur ini merupakan pilihan pengobatan bagi pasien dengan penyakit hati stadium akhir (end stage liver disease) dan gagal hati akut.

 

3. Radiofrequency Ablation (RFA)

 

Radiofrequency ablation (RFA) adalah prosedur alternatif minimal invasif yang memanfaatkan gelombang radio untuk menghancurkan sel kanker pada jaringan hati tanpa perlu mengangkatnya.

 

4. Kemoterapi

 

Kemoterapi adalah terapi kanker yang menggunakan obat-obatan untuk menghambat dan membunuh sel kanker.

 

5. Radioterapi

 

Radioterapi adalah terapi yang memanfaatkan proton atau sinar X untuk menghambat pertumbuhan dan membunuh sel kanker. Salah satu jenis radioterapi yang kerap digunakan untuk menangani hepatocellular carcinoma adalah stereotactic body radiotherapy (SBRT), yaitu terapi yang memusatkan sinar radiasi pada sel kanker tanpa mengenai jaringan sehat di sekitarnya.

 

6. Targeted Drug Therapy

 

Targeted drug therapy merupakan tindakan medis berupa pemberian obat-obatan yang secara spesifik menargetkan protein dari sel kanker sehingga mampu menghambat perkembangan penyakit pada penderita kanker hati stadium lanjut.

 

7. Imunoterapi

 

Imunoterapi adalah terapi dengan menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan sistem imun pasien agar mampu melawan sel kanker. Umumnya, imunoterapi dilakukan untuk menangani kanker hati pada stadium lanjut.

 

8. Transarterial Chemoembolization (TACE)

 

Transarterial chemoembolization (TACE) adalah tindakan minimal invasif yang mengombinasikan kemoterapi dan embolisasi untuk menangani kanker hati. Melalui tindakan ini, dokter dapat menghambat aliran darah menuju sel kanker pada organ hati serta menyuntikkan obat-obatan untuk membunuh sel kanker.

 

Pencegahan Hepatocellular Carcinoma

 

Pada dasarnya, risiko terjadinya hepatocellular carcinoma dapat diminimalkan dengan menerapkan pola hidup sehat sebaik mungkin. Adapun sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko hepatocellular carcinoma adalah:

 

  • Mendapatkan vaksin hepatitis B secara rutin.

  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol.

  • Tidak melakukan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

  • Menjaga berat badan ideal dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, dan istirahat yang cukup.

  • Mengobati penyakit liver yang diderita sesuai anjuran dokter.

  • Menerapkan praktik hubungan seksual yang aman.

  • Menggunakan alat pelindung diri ketika bekerja di lingkungan dengan paparan tinggi zat kimia beracun.

  • Menjaga kebersihan diri.

 

Hepatocellular carcinoma adalah salah satu jenis kanker hati yang perlu segera ditangani dengan tepat untuk menghindari berbagai komplikasi yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Oleh karenanya, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat jika Anda menemukan gejala seperti ulasan di atas.

 

Untuk penanganan lebih lanjut, segera kunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yang merupakan pusat unggulan perawatan kanker. MRCCC Siloam Hospitals Semanggi telah dilengkapi dengan tim dokter multidisiplin serta fasilitas terkini yang dapat membantu Anda untuk memperoleh deteksi dini hingga penanganan kanker secara menyeluruh.


Anda dapat memanfaatkan fitur Cari Dokter untuk memperoleh layanan kesehatan dari Siloam Hospitals dengan mudah dan cepat. Gunakan juga aplikasi MySiloam yang dapat memudahkan Anda dalam memesan paket medical check up, cek hasil skrining kesehatan, dan konsultasi virtual dengan dokter. Segera unduh MySiloam sekarang dan percayakan kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Radiology Digital Booking

message

ArticleDetail