Mengenal Fatty Liver (Perlemakan Hati), Gejala & Penyebabnya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Fatty Liver (Perlemakan Hati), Gejala & Penyebabnya

30 Januari 2026 4 menit waktu baca
fatty liver adalah

Fatty liver adalah kondisi ketika lemak terakumulasi secara berlebihan di dalam hati. Kondisi ini dapat disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Gejala fatty liver yang biasanya dialami oleh penderitanya berupa nyeri perut bagian atas, perut bengkak, hingga perubahan warna kulit menjadi kuning.

 

Perlu diketahui bahwa pada kondisi normal, hati memang mengandung sedikit lemak secara alami. Namun, hal tersebut patut diwaspadai apabila kadar lemak dalam hati terlalu tinggi. Mari simak informasi selengkapnya mengenai fatty liver melalui artikel berikut.

 

Apa Itu Fatty Liver?

 

Hati adalah organ yang berfungsi untuk memproses lemak menjadi energi. Maka dari itu,  keberadaan lemak pada hati merupakan hal yang normal selama jumlahnya sedikit. Kadar lemak pada hati yang terlalu tinggi dapat menyebabkan fatty liver atau perlemakan hati.

 

Fatty liver umumnya dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Namun, penyakit ini bisa menjadi semakin parah seiring berjalannya waktu. Berikut tahapannya:

 

  1. Diawali dengan peradangan hati yang merusak jaringan di sekitarnya. Kondisi ini dikenal sebagai steatohepatitis.

  2. Selanjutnya, jaringan parut mulai terbentuk pada hati yang rusak. Kondisi ini disebut juga fibrosis hati.

  3. Pada tahap akhir, jaringan parut perlahan menggantikan jaringan yang sehat dan dikenal sebagai sirosis hati.

 

Perlu diketahui, fatty liver yang telah berkembang menjadi sirosis hati harus segera ditangani. Apabila kondisi tersebut tidak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat, sirosis hati dapat berkembang menjadi kanker hingga menyebabkan kematian.

 

Penyebab Fatty Liver

 

Berdasarkan penyebabnya, fatty liver terbagi menjadi dua jenis, yaitu non alcoholic fatty liver disease (NAFLD) dan alcoholic fatty liver disease (AFLD). Berikut penjelasannya.

 

A. Non Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD)

 

NAFLD adalah perlemakan hati yang tidak berhubungan dengan konsumsi alkohol. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kondisi ini, namun terdapat beberapa hal yang diketahui dapat meningkatkan risiko NAFLD, di antaranya:

 

  • Kadar kolesterol tinggi.

  • Konsumsi makanan dengan jumlah kalori yang tinggi.

  • Kurang nutrisi dan gizi.

  • Menderita penyakit diabetes dan obesitas.

 

B. Alcoholic Fatty Liver Disease (AFLD)

 

Alcoholic fatty liver disease adalah perlemakan hati yang disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebih. Proses penguraian alkohol oleh hati dapat memproduksi zat yang berisiko merusak sel-sel hati dan meningkatkan peradangan.

 

Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, maka semakin tinggi pula risiko terjadinya kerusakan hati. AFLD merupakan tahap awal dari penyakit liver yang berkaitan dengan alkohol. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi hepatitis alkoholik dan sirosis hati.

 

Faktor Risiko Fatty Liver

 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap fatty liver adalah:

 

 

Gejala Fatty Liver

 

Fatty liver adalah penyakit yang biasanya muncul tanpa gejala apa pun pada tahap awal. Namun, seiring berkembangnya penyakit, biasanya penderita akan merasakan beberapa gejala fatty liver berupa:

 

 

gejala perlemakan hati 

 

Pengobatan Fatty Liver

 

Cara mengobati fatty liver biasanya tergantung pada jenis dan penyebabnya. Namun, pada umumnya dokter akan merekomendasikan pasien melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat sekaligus memberikan obat untuk meredakan gejala perlemakan hati. Beberapa pengobatan dan gaya hidup sehat yang disarankan bagi penderita fatty liver adalah:

 

  • Menjaga berat badan ideal atau menurunkan berat badan bagi penderita obesitas.

  • Menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol.

  • Mencukupi kebutuhan vitamin E.

  • Mengonsumsi thiazolidinediones pada kondisi tertentu.

  • Menjalani prosedur bedah bariatrik atau endoskopi bariatrik bagi penderita fatty liver dengan obesitas morbid.

  • Menjalani transplantasi hati bagi pasien yang mengalami gagal hati.

 

Pencegahan Fatty Liver

 

Beberapa gaya hidup sehat yang perlu diterapkan sebagai upaya untuk mencegah fatty liver adalah sebagai berikut:

 

  • Membatasi atau menghentikan konsumsi minuman beralkohol.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan karbohidrat olahan.

  • Mengontrol gula darah, kadar trigliserida, dan kadar kolesterol.

  • Bagi penderita diabetes, ikuti rencana perawatan yang direkomendasikan dokter.

  • Olahraga secara rutin, minimal 30 menit setiap hari.

 

Penting untuk diketahui bahwa informasi dalam artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Beberapa gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik mewakili kondisi fatty liver dan mungkin mengindikasikan kondisi medis lainnya.

 

Oleh karena itu, apabila Anda mengalami gejala-gejala yang berkaitan dengan kondisi ini, seperti nyeri perut atas sebelah kanan disertai penurunan berat badan tanpa sebab yang pasti, segera kunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis yang akurat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang dijalani terkait fatty liver akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas kesehatan sehingga mungkin berbeda di setiap rumah sakit. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis spesifik pasien.

 

Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan dengan mudah, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati berbagai fitur untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail