Kesehatan Tubuh
Waspadai Iritis, Nyeri Mata Hingga Penglihatan Kabur yang Tidak Boleh Diabaikan

Table of Contents
Iritis adalah kondisi yang ditandai dengan terjadinya pembengkakan dan peradangan pada iris mata. Kondisi ini disebut juga sebagai uveitis anterior, yang merupakan jenis uveitis yang paling umum terjadi. Jika tidak segera diobati, iritis dapat menyebabkan glaukoma atau kehilangan penglihatan. Lantas, apa penyebab iritis? Bagaimana cara mengatasinya? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Apa itu Iritis?
Seperti yang telah disebutkan di atas, iritis adalah kondisi ketika iris mata mengalami peradangan dan pembengkakan. Iris adalah bagian mata yang berwarna dan mengelilingi pupil. Kebanyakan orang Indonesia memiliki iris berwarna hitam atau coklat gelap. Iris terdiri dari serat otot yang mengendalikan seberapa banyak cahaya yang masuk ke pupil yang memungkinkan seseorang dapat melihat dengan jelas.
Iris membuat pupil mengecil saat berada dalam cahaya terang dan membesar ketika cahaya redup. Ketika terjadi iritis, fungsi iris tersebut bisa mengalami gangguan. Iritis dapat menyebabkan masalah serius, termasuk glaukoma dan kehilangan penglihatan, jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Penyebab Iritis
Dalam sebagian besar kasus, tidak diketahui secara pasti apa penyebab iritis (idiopatik). Namun, dalam beberapa kasus, iritis mungkin terjadi akibat trauma pada mata, faktor genetik, atau penyakit tertentu. Kemungkinan penyebab serta faktor risiko terjadinya iritis ini selengkapnya dijelaskan sebagai berikut:
-
Cedera pada mata, akibat pukulan benda tumpul, tusukan, atau luka bakar.
-
Infeksi dari bakteri, virus, parasit, dan jamur. Infeksi virus seperti herpes zoster dan herpes simpleks. Infeksi bakteri seperti pada penyakit Lyme, sifilis, dan tuberkulosis. Infeksi parasit seperti pada penyakit toksoplasmosis. Infeksi jamur seperti pada penyakit histoplasmosis. .
-
Kecenderungan (predisposisi) genetik, di mana seseorang yang memiliki penyakit autoimun tertentu karena perubahan (mutasi) genetik yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh dapat mengalami iritis. Penyakit-penyakit tersebut seperti ankylosing spondylitis, inflammatory bowel disease, juvenile rheumatoid arthritis, dan psoriatic arthritis.
-
Penyakit yang memengaruhi sistem imun tubuh, seperti HIV/AIDS.
-
Sarkoidosis.
-
Efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu.
-
Kebiasaan merokok.
Gejala Iritis
Iritis dapat terjadi pada satu atau kedua mata sekaligus. Iritis yang berkembang secara tiba-tiba (selama beberapa jam atau hari) dikenal sebagai iritis akut. Gejala iritis yang berkembang secara bertahap atau berlangsung lebih dari tiga bulan mengindikasikan iritis kronis.
Secara umum, beberapa gejala dan tanda dari iritis adalah sebagai berikut:
-
Nyeri mata dan mata merah.
-
Penglihatan kabur.
-
Bintik-bintik hitam yang muncul di lapang pandang.
-
Sensitif terhadap cahaya.
-
Kehilangan penglihatan.
-
Pupil yang berukuran sangat kecil atau berbentuk aneh.
-
Sakit kepala.
Diagnosis Iritis
Pertama-tama, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan medis pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan mata lengkap. Pemeriksaan ini mencakup:
-
Pemeriksaan eksternal: Pada pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan senter untuk melihat pupil, mengamati pola kemerahan pada satu atau kedua mata, dan memeriksa tanda-tanda keluarnya cairan dari mata.
-
Pemeriksaan ketajaman penglihatan: Pemeriksaan ini menggunakan bagan mata seperti Snellen chart atau tes berstandar lainnya.
-
Pemeriksaan tekanan dalam bola mata: Dokter akan mengukur tekanan dalam mata (tekanan intraokular) menggunakan alat khusus.
-
Pemeriksaan slit lamp: Pemeriksaan ini menggunakan mikroskop khusus yang dilengkapi dengan lampu untuk memeriksa bagian dalam mata dan mencari tanda-tanda iritis. Dokter akan melebarkan pupil menggunakan obat tetes mata agar dapat melihat bagian dalam mata secara lebih jelas.
-
Tes darah atau sinar-X: Pemeriksaan ini dilakukan bila dokter mencurigai adanya kondisi lain yang menjadi penyebab yang mendasari terjadinya iritis atau untuk menyingkirkan penyebab spesifik lainnya.
Pengobatan Iritis
Tujuan utama pengobatan iritis adalah untuk menjaga fungsi penglihatan dan meredakan nyeri serta peradangan. Pada iritis yang terkait dengan kondisi medis tertentu, dokter juga akan memberikan penanganan untuk mengatasi kondisi yang mendasarinya tersebut. Namun, secara umum, pengobatan iritis meliputi:
-
Tetes mata steroid. Obat golongan glukokortikoid, yang diberikan dalam bentuk tetes mata, berfungsi untuk mengurangi peradangan. Namun penggunaan obat tetes mata steroid harus sesuai dengan instruksi dari dokter spesialis mata.
-
Tetes mata sikloplegik. Obat ini dapat melebarkan pupil dan mengurangi nyeri mata akibat iritis. Tetes mata ini juga bertujuan untuk melindungi dari komplikasi lebih lanjut yang dapat mengganggu fungsi pupil.
Komplikasi Iritis
Iritis adalah kondisi yang dapat diobati, tentunya dengan penanganan yang cepat dan tepat dari dokter. Namun, bila tidak kunjung ditangani, iritis dapat menyebabkan sejumlah komplikasi serius, salah satunya kehilangan penglihatan. Komplikasi lainnya meliputi:
-
Radang pada badan vitreus (vitreous body) atau vitreous humor (vitritis). Vitreous humor adalah cairan seperti gel bening yang mengisi ruang antara lensa dan retina dalam bola mata (vitritis).
-
Radang pada retina (retinitis).
-
Pembengkakan di bagian belakang mata (edema makula).
-
Penumpukan kalsium pada kornea (band keratopathy).
-
Jaringan parut yang menyebabkan perlekatan iris ke lensa atau kornea (sinekia).
-
Kerusakan saraf optik.
Perlu dipahami bahwa tanda serta gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik hanya mewakili kondisi iritis. Dengan kata lain, tanda dan gejala yang disebutkan mungkin dapat terjadi pada kondisi medis lainnya sehingga penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.
Penting pula untuk dicatat bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Untuk membuat janji temu dengan Dokter Spesialis Mata, Anda bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Healthline. What to Know About Iritis (Anterior Uveitis). Diakses pada 2024 | StatPearls [Internet]. Iritis. Diakses pada 2024 | WebMD. Iritis. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Iritis. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini






