Fungsi Pupil Mata dan Gangguan yang Dapat Memengaruhinya
Kesehatan Tubuh

Fungsi Pupil Mata dan Gangguan yang Dapat Memengaruhinya

06 Oktober 2025 5 menit waktu baca
fungsi pupil & gangguan yang dapat terjadi di pupil

Pupil adalah bagian tengah mata yang berwarna hitam dan berbentuk bulat. Fungsi pupil adalah untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk ke dalam mata. Karena itu, penting untuk menjaga kesehatan pupil mata sebaik mungkin guna mengoptimalkan fungsi penglihatan. 

 

Mari kenali lebih dalam tentang pupil mata hingga masalah kesehatan yang dapat memengaruhinya lewat pembahasan di bawah ini.

 

Apa itu Pupil?

 

Pupil adalah lubang hitam yang berada di tengah iris atau bagian berwarna pada mata. Pembukaan pada pupil dikontrol oleh otot-otot di sekitar iris guna mengatur intensitas cahaya yang masuk ke dalam mata.

 

Saat berada di lingkungan dengan cahaya terang, pupil mata akan mengecil. Sebaliknya, pupil mata cenderung membesar ketika berada di lingkungan dengan cahaya redup. Perubahan ukuran pupil mata ini dikenal dengan pupillary light response (PLR).

 

Pada dasarnya, pupil mata dilindungi oleh kornea, yaitu lapisan terluar mata yang berwarna bening atau jernih. Selain itu, konjungtiva (membran transparan pada bola mata) juga akan melindungi pupil dan bola mata secara keseluruhan.

 

Fungsi Pupil Mata

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fungsi utama pupil mata adalah untuk mengontrol intensitas cahaya yang masuk ke dalam mata. Lensa mata akan memfokuskan cahaya yang melewati pupil kemudian dilanjutkan ke bagian belakang mata dan retina. 

 

Fungsi pupil sangat berkaitan dengan dua otot di sekitar iris mata, yaitu otot dilator dan otot sphincter. Otot dilator terletak di pinggiran iris yang berfungsi untuk melebarkan pupil mata saat menerima cahaya yang sedikit. Sementara otot sphincter berada di pinggiran pupil yang berfungsi untuk mengecilkan ukuran pupil ketika mendapatkan cahaya terang.

 

Selain itu, saraf yang memengaruhi kerja pupil terhubung dengan jalur aferen (jalur yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal dari mata ke otak) dan juga terhubung ke jalur eferen (jalur yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal dari otak ke mata). 

 

Pupil mata juga memungkinkan aqueous humor mengalir ke bagian depan mata. Aqueous humor sendiri merupakan cairan yang berfungsi memberikan nutrisi untuk mata. 

 

Kondisi Medis yang Memengaruhi Fungsi Pupil Mata

 

Terdapat sejumlah kondisi medis yang bisa memengaruhi fungsi pupil mata, seperti coloboma, sindrom Horner, katarak, third cranial nerve palsy, dan lain-lain. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

 

1. Kelainan Ukuran dan Aktivitas Pupil Mata

 

Kondisi medis yang memengaruhi fungsi pupil yang pertama adalah kelainan ukuran dan aktivitas pupil mata. Kondisi ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut.

 

  • Anisocoria: Kondisi ketika salah satu pupil mata memiliki ukuran lebih besar dari yang lainnya. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan bersifat sementara. Namun, pada beberapa kasus, anisocoria juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti migrain hingga cedera otak traumatik.

  • Miosis: Pengecilan pupil mata yang berlebihan dan tidak terkendali. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti efek samping opiates atau stroke.

  • Polycoria: Penyakit pada pupil yang ditandai dengan adanya dua atau lebih pupil dalam satu mata.

  • Coloboma: Kelainan kongenital yang membuat pupil tidak terbentuk dengan sempurna. Kondisi ini menyebabkan pupil berukuran lebih panjang dari seharusnya, yang terlihat menyerupai bentuk lubang kunci.

  • Marcus Gunn pupil: Kondisi ketika pupil tetap melebar saat diberikan rangsangan cahaya.

  • Argyll Robertson pupil: Kelainan yang ditandai dengan pupil sama sekali tidak bereaksi saat menerima cahaya, namun dapat berfungsi dengan normal saat tes akomodasi atau memfokuskan penglihatan pada objek di dekatnya. Kondisi ini diduga berhubungan dengan neuropati diabetik dan sifilis.

  • Sindrom Adie: Kondisi yang membuat pupil tetap membesar atau bereaksi secara lambat terhadap perubahan intensitas cahaya, serta terdapat keterlambatan reaksi saat tes akomodasi.

 

2. Tumor Kelenjar Hipofisis

 

Kondisi yang dapat memengaruhi fungsi pupil mata selanjutnya adalah tumor kelenjar hipofisis. Kelenjar hipofisis sendiri merupakan kelenjar di otak yang berfungsi memproduksi hormon-hormon penting untuk tubuh. Jika ditemukan tumor pada kelenjar hipofisis, hal tersebut dapat menyebabkan pupil mata membesar.

 

3. Sindrom Horner

 

Sindrom Horner adalah kondisi langka yang umumnya menyerang salah satu sisi mata dan wajah. Kondisi ini merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat kerusakan saraf simpatik pada area wajah dan mata. Sindrom ini ditandai dengan pupil mata yang mengecil, kelopak mata bagian atas terkulai atau tergantung lemah, dan tidak keluarnya keringat pada salah satu sisi wajah. 

 

4. Katarak

 

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh, sehingga bisa menutupi pupil dan membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas. Kondisi ini umumnya dapat ditangani dengan operasi katarak. Namun, operasi katarak juga dapat menimbulkan efek samping yang memengaruhi ukuran pupil mata.

 

5. Sakit Kepala Cluster

 

Sakit kepala, terutama sakit kepala cluster sering kali memengaruhi satu sisi kepala, termasuk salah satu mata dan pupil mata. Kondisi ini kerap membuat pupil mata cenderung berair sehingga memengaruhi fungsi pupil dalam menerima cahaya dari lingkungan sekitar.

 

6. Third Cranial Nerve Palsy

 

Third cranial nerve palsy adalah kondisi ketika terdapat kelumpuhan pada saraf kranial ketiga. Sebagai informasi, saraf kranial ketiga berperan sebagai saraf okulomotor yang berfungsi untuk mengendalikan gerakan bola mata, mengontrol respons dan fungsi pupil, berkedip, serta memfokuskan penglihatan pada suatu objek.

 

Tanda-Tanda Kelainan pada Pupil Mata

 

Pada dasarnya, pupil yang sehat umumnya memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Namun, jika terdapat kelainan pada pupil mata, dokter dapat melakukan pemeriksaan mata untuk mendeteksi tanda-tanda berikut ini.

 

  • Ukuran dan aktivitas pupil mata yang berbeda dengan kondisi normal.

  • Pandangan kabur.

  • Penglihatan ganda.

  • Sensitif terhadap cahaya.

  • Kehilangan penglihatan.

 

Cara Menjaga Kesehatan Pupil Mata

 

Karena memiliki peran krusial bagi fungsi penglihatan, penting bagi setiap individu untuk menjaga kesehatan pupil mata sebaik mungkin. Pada dasarnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan mata secara keseluruhan, seperti:

 

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, terutama yang mengandung vitamin A.

  • Rutin berolahraga untuk meminimalkan risiko terjadinya obesitas yang dapat memicu diabetes. Perlu diketahui, diabetes dapat memengaruhi fungsi mata secara keseluruhan.

  • Memastikan tangan dalam keadaan bersih saat menggunakan lensa kontak. Ikuti petunjuk mengenai berapa lama lensa kontak dapat digunakan dan bagaimana cara membersihkannya.

  • Mengistirahatkan mata secara rutin jika sering menggunakan gadget atau membaca. Coba terapkan aturan 20-20-20, yang berarti lihatlah sesuatu yang berjarak 20 kaki selama 20 detik dan lakukan setiap 20 menit sekali untuk membantu mencegah kelelahan pada mata.

  • Menggunakan kacamata pelindung saat bekerja atau melakukan aktivitas yang berisiko mencederai mata.

  • Tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok.

  • Melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

 

Itu dia penjelasan lengkap mengenai fungsi, gangguan kesehatan, serta tips menjaga kesehatan pupil mata yang penting untuk dipahami. Jika Anda memiliki keluhan terkait dengan gangguan pada pupil mata, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis dan perawatan medis yang tepat.


Agar lebih praktis, jadwalkan pertemuan Anda dengan dokter Siloam Hospitals menggunakan fitur Cari Dokter. Selain itu, manfaatkan juga aplikasi MySiloam yang dapat memudahkan Anda untuk mengakses berbagai layanan kesehatan, seperti memesan paket kesehatan, check in mandiri, hingga antre secara online. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

telechat (1)

Dokter Kami
dr-anastasia-vanny-launardo-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anastasia Vanny Launardo, M.Kes, SpM

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-boyke-kuhurima-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Boyke Kuhurima, SpM (K)

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-nursyamsi-spm-m-kes

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Nursyamsi, SpM, M.Kes

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail