Mengenal Mycoplasma Genitalium dan Gejala yang Ditimbulkan
Kesehatan Tubuh

Mengenal Mycoplasma Genitalium dan Gejala yang Ditimbulkan

09 Juni 2025 4 menit waktu baca
mycoplasma genitalium adalah

Infeksi menular seksual atau sexually transmitted infections (STIs) merupakan suatu kondisi yang dapat terjadi karena adanya infeksi bakteri, di mana Mycoplasma genitalium adalah salah satu bakteri penyebabnya. Lantas, bagaimana tanda-tanda seseorang telah terinfeksi bakteri Mycoplasma genitalium? Apakah infeksi tersebut bisa disembuhkan? Simak penjelasan selengkapnya melalui artikel di bawah ini.

 

Apa itu Mycoplasma Genitalium (MG)?

 

Mycoplasma genitalium adalah jenis bakteri penyebab infeksi menular seksual yang kerap menginfeksi serviks, uretra, dan rektum. Infeksi Mycoplasma genitalium dapat ditularkan melalui aktivitas seksual dengan orang yang terinfeksi tanpa menggunakan pengaman atau kondom.

 

Bahkan, infeksi bakteri Mycoplasma genitalium tetap bisa terjadi sekalipun tidak ada penetrasi penis ke vagina. Pasalnya, infeksi ini bisa ditularkan hanya dengan menyentuh alat kelamin orang yang terinfeksi menggunakan tangan ataupun seks oral.

 

Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi Mycoplasma genitalium adalah:

 

  • Berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom.

  • Memiliki pasangan seksual lebih dari satu atau sering bergonta-ganti pasangan seksual.

  • Belum lama terdiagnosis klamidia atau gonore.

  • Tinggal bersama orang yang terinfeksi HIV/AIDS.

 

Sebagai informasi, infeksi mycoplasma genitalium menjadi penyebab sekitar 15–20% kasus uretritis nonspesifik pada laki-laki dan penyebab sekitar 30% dari uretritis persisten atau rekuren. Kondisi ini juga dapat dideteksi pada 10–30% wanita dengan servisitis klinis.

 

Gejala Infeksi Mycoplasma Genitalium

 

Infeksi Mycoplasma genitalium tidak selalu menunjukkan gejala, sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Gejala yang muncul pada pria dan wanita pun bisa berbeda. Berikut adalah beberapa gejala umum infeksi Mycoplasma genitalium pada pria:

 

  • Keluar cairan encer dari penis.

  • Rasa terbakar, perih, atau nyeri saat buang air kecil.

 

Sementara itu, beberapa gejala infeksi Mycoplasma genitalium yang sering dialami oleh wanita adalah sebagai berikut:

 

  • Gatal pada vagina.

  • Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil.

  • Nyeri saat berhubungan intim.

  • Perdarahan yang terjadi di antara periode atau setelah berhubungan seksual.

  • Bau amis setelah berhubungan seksual.

  • Keputihan yang tidak normal.

  • Nyeri pada panggul.

  • Demam. 

 

Diagnosis Infeksi Mycoplasma Genitalium

 

Hingga kini, belum ada pemeriksaan spesifik yang dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi Mycoplasma genitalium. Dokter biasanya dapat menegakkan diagnosis infeksi MG ketika pemeriksaan untuk penyakit menular lainnya menunjukkan hasil negatif atau pengobatan untuk kondisi PMS sebelumnya, seperti gonore dan klamidia, tidak berhasil.

 

Pemeriksaan yang dapat dilakukan dokter untuk mengonfirmasi diagnosis infeksi Mycoplasma genitalium adalah NAAT atau nucleic acid amplification test. NAAT menggunakan sampel urine dan usapan dari uretra, penis, serviks, atau vagina (tergantung bagian yang terdampak). 

 

Diagnosis infeksi MG juga bisa ditegakkan dengan mempertimbangkan kondisi uretritis atau servisitis (peradangan pada serviks atau leher rahim) yang bersifat menetap atau berulang pada pasien.

 

Masalah Kesehatan Lain Terkait Infeksi Mycoplasma Genitalium

 

Selain menjadi penyebab infeksi menular seksual, Mycoplasma genitalium juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti uretritis, servisitis, vaginosis bakterialis, penyakit radang panggul, persalinan prematur, dan aborsi spontan.

 

Dalam kondisi yang parah, ada kemungkinan terjadi komplikasi yang  diakibatkan oleh infeksi Mycoplasma genitalium. Pada laki-laki, komplikasi yang mungkin terjadi adalah epididimitis (peradangan pada saluran sperma), sedangkan pada perempuan dapat menyebabkan penyakit radang panggul dan infertilitas karena faktor tuba.

 

Pengobatan Infeksi Mycoplasma Genitalium

 

Dahulu, pengobatan yang umum digunakan untuk mengatasi Mycoplasma genitalium adalah pemberian antibiotik satu dosis azithromycin 1 gram. Namun, kini MG sudah lebih kebal (resisten) terhadap antibiotik lini pertama, seperti azithromycin dan moxifloxacin. Hal ini dikarenakan bakteri telah bermutasi, sehingga jenis antibiotik tersebut sudah tidak lagi efektif.

 

Untuk menentukan perawatan yang tepat, dokter akan melakukan uji sensitivitas antibiotik tersebut untuk melihat apakah bakteri telah telah resisten terhadap azithromycin (antibiotik golongan macrolide) atau tidak.

 

  • Jika MG sensitif, dokter akan memberikan 100 mg doxycycline dua kali sehari selama 7 hari diikuti dengan dosis awal 1 gram azithromycin, kemudian 500 mg azithromycin setiap hari selama 3 hari berikutnya.

  • Jika MG resisten atau jika uji sensitivitas tidak tersedia, dokter akan memberikan 100 mg doxycycline dua kali sehari selama 7 hari, diikuti dengan 400 mg moxifloxacin sekali sehari selama 7 hari.

 

Selain itu, dokter mungkin juga akan berfokus pada penanganan kondisi lain yang dapat disebabkan oleh MG, seperti uretritis, PID (pelvic inflammatory disease atau penyakit radang panggul), atau servisitis.

 

Cara Mencegah Infeksi Mycoplasma Genitalium

 

Mengingat bahwa Mycoplasma genitalium adalah bakteri yang dapat menyebabkan infeksi menular seksual, maka penggunaan kondom adalah cara paling efektif dalam mencegah penularan infeksi MG.

 

Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, penderita infeksi ini juga disarankan untuk tidak berhubungan seksual dengan orang lain selama 7 hari setelah memulai pengobatan agar tidak menulari orang lain.

 

Itulah penjelasan mengenai Mycoplasma genitalium yang merupakan bakteri penyebab infeksi menular seksual. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami beberapa keluhan yang mengarah ke kondisi tersebut. Kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat.

 

Apabila memerlukan perawatan dari rumah, Anda dapat memesan layanan Homecare - Coordinated Care dari Siloam Hospitals melalui aplikasi MySiloam. Layanan ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan pendampingan perawat secara langsung di rumah (perawat bisa menginap atau pulang pergi), serta pemantauan berkala oleh dokter umum dan dokter spesialis jika diperlukan. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Siloam at Home

Dokter Kami
dr-marsia-rusfianti-spkk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-armina-haramaini-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Armina Haramaini, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-epi-panjaitan-msc-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail