Jenis Operasi Prostat dan Prosedur Pelaksanaannya
Kesehatan Tubuh

Jenis Operasi Prostat dan Prosedur Pelaksanaannya

20 Juni 2025 5 menit waktu baca
operasi prostat adalah

Operasi prostat adalah prosedur medis untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar prostat yang bermasalah. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk menangani pembengkakan atau perbesaran kelenjar prostat hingga kanker prostat. Lantas, bagaimana langkah prosedur operasi prostat dan apa saja efek sampingnya? Mari simak informasinya di bawah ini.

 

Apa Itu Operasi Prostat?

 

Kelenjar prostat merupakan salah satu organ reproduksi pria yang terletak di bawah kandung kemih dan berfungsi untuk mengeluarkan cairan pelindung sperma. Bila mengalami gangguan, kelenjar prostat akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri sehingga memerlukan penanganan medis yang tepat, salah satunya adalah operasi prostat. 

 

Operasi prostat atau prostatektomi adalah prosedur medis yang dilakukan dengan membedah perut bagian bawah atau area sekitar selangkangan untuk mengangkat kelenjar prostat. Tujuan utama dilakukannya operasi prostat adalah untuk mengatasi inkontinensia urine, mempertahankan kemampuan ereksi, serta mengobati kondisi penderita gangguan prostat.

 

Jenis Operasi Prostat

 

Operasi prostat adalah prosedur bedah yang dikelompokkan menjadi tiga jenis tindakan, yaitu prostatektomi terbuka, laparoskopi, dan robot-assisted radical prostatectomy. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Prostatektomi Terbuka 

 

Prostatektomi terbuka merupakan operasi prostat yang dilakukan dengan membuat sayatan pada perut bagian bawah untuk mengangkat seluruh bagian kelenjar prostat, vesikula seminalis, serta beberapa jaringan di sekitarnya. Berdasarkan lokasi sayatannya, prostatektomi terbuka dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

 

  • Retropublik radikal, yaitu tindakan operasi dengan membuat sayatan dari pusar hingga tulang kemaluan.

  • Pendekatan perineum, yaitu prosedur bedah dengan membuat sayatan di antara rektum dan skrotum. 

 

2. Prostatektomi Radikal Laparoskopi

 

Prostatektomi radikal laparoskopi adalah operasi prostat dengan pendekatan invasif minimal yang dapat meminimalkan rasa nyeri dan perdarahan. Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil menggunakan alat laparoskop.

 

3. Robot-Assisted Radical Prostatectomy

 

Robot-assisted radical prostatectomy adalah prosedur bedah yang menggunakan alat laparoskop dengan bantuan lengan robot. Melalui prosedur ini, dokter bedah akan mengarahkan lengan robot dengan alat pengendali jarak jauh secara real time seraya melihat monitor komputer untuk mengangkat jaringan kanker prostat. 

 

Dengan metode bedah robotik, dokter hanya memerlukan sayatan kecil untuk melakukan operasi. Kemudian dengan menggunakan kamera 3D high definition, tampilan area bedah dapat diperbesar. Dokter bedah akan duduk di sebelah pasien dan menggunakan console untuk mengoperasikan sayatan menggunakan kamera dan instrumen kecil.

 

Sistem robot Da Vinci menerjemahkan setiap gerakan tangan yang dilakukan dokter bedah secara real-time, memanipulasi instrumen sehingga dapat melakukan prostatektomi. Metode robot-assisted radical prostatectomy sangat akurat, sehingga dapat meminimalkan risiko komplikasi dan mempercepat proses pemulihan pasien.

 

Indikasi Operasi Prostat

 

Operasi prostat adalah salah satu tindakan yang kerap dilakukan untuk menangani benign prostatic hyperplasia (BPH) hingga kanker prostat. Adapun sejumlah gejala yang mengindikasikan bahwa pasien memerlukan tindakan operasi prostat adalah sebagai berikut:

 

  • Aliran urine lemah.

  • Urine sulit keluar saat buang air kecil.

  • Sering buang air kecil pada malam hari.

  • Rasa tidak puas setelah buang air kecil.

  • Perlu mengejan ketika buang air kecil.

  • Panggul dan punggung bagian bawah terasa nyeri.

  • Urine berdarah (hematuria).

  • Disfungsi ereksi (impotensi).

 

Prosedur Operasi Prostat

 

Pada dasarnya, prosedur operasi prostat cenderung beragam sesuai dengan jenis tindakan dan kondisi pasien. Namun, prosedur yang umum dilakukan dalam tindakan operasi prostat adalah sebagai berikut:

 

1. Persiapan

 

Sebelum menjalani operasi, dokter akan menjelaskan prosedur pelaksanaan serta efek samping dari operasi prostat pada pasien. Pasien juga akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes darah guna mengurangi risiko komplikasi.

 

Di samping itu, beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pasien sebelum menjalani operasi prostat adalah:

 

  • Menginformasikan riwayat alergi dan penyakit tertentu kepada dokter.

  • Berpuasa selama beberapa jam sebelum operasi.

  • Menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu, seperti ibuprofen atau aspirin, sesuai dengan anjuran dokter.

  • Mengonsumsi obat pencahar sesuai dengan anjuran dokter untuk membersihkan saluran pencernaan.

  • Mengenakan pakaian khusus operasi yang disediakan oleh rumah sakit.

 

2. Prosedur Pelaksanaan

 

Dalam prosedur operasi prostat, dokter akan memberikan anestesi atau obat bius melalui infus. Lalu, dokter akan memangkas bulu yang tumbuh di sekitar sayatan, mensteril kulit area operasi, serta memasang kateter urine.

 

Pada prosedur prostatektomi terbuka, dokter akan melakukan tindakan operasi dengan membuat sayatan, mengangkat kelenjar prostat, dan menutup sayatan dengan jahitan. Sementara itu, prosedur prostatektomi radikal laparoskopi dilakukan dengan memasukkan tabung tipis yang dilengkapi oleh kamera serta pisau bedah melalui sayatan kecil.

 

Berapa lama operasi prostat berlangsung? Lama waktu dilakukannya operasi prostat cenderung beragam sesuai dengan jenis tindakannya. Namun, prosedur ini umumnya akan berlangsung selama 3–4 jam. 

 

3. Pascaoperasi

 

Pasien yang telah menjalani operasi prostat akan menjalani masa pemulihan di ruangan khusus di rumah sakit selama beberapa jam. Dokter juga akan memberikan obat antinyeri untuk mengurangi rasa nyeri setelah efek obat bius hilang. 

 

Pasien biasanya diperbolehkan untuk pulang ke rumah 24 jam pascaoperasi. Lantas, berapa lama penyembuhan setelah operasi prostat? Umumnya, pasien yang telah menjalani operasi prostat bisa beraktivitas dengan normal 1 bulan pascaoperasi.

 

Selama masa pemulihan, pasien dianjurkan untuk kontrol ke dokter secara rutin dan melakukan perawatan mandiri di rumah. Adapun perawatan mandiri yang dapat dilakukan pasien setelah menjalani operasi prostat adalah sebagai berikut:

 

  • Menghindari aktivitas fisik berat selama masa pemulihan.

  • Membersihkan luka sayatan secara rutin.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang dan kaya protein.

  • Melakukan senam kegel untuk pria guna melatih otot dasar panggul.

 

Efek Samping Operasi Prostat

 

Terdapat sejumlah efek samping sementara pascaoperasi prostat yang perlu diketahui oleh penderita gangguan prostat, di antaranya:

 

  • Muncul darah pada urine.

  • Disfungsi ereksi.

  • Sensasi panas dan nyeri saat buang air kecil.

  • Inkontinensia urine.

  • Infeksi pada luka operasi.

  • Penggumpalan darah.

  • Hernia

 

Operasi prostat adalah tindakan medis yang dilakukan untuk menangani gangguan pada kelenjar prostat. Apabila Anda mengeluhkan gangguan kesehatan pada kelenjar prostat, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat dan berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis yang tepat.

 

Sebagai informasi, operasi prostat dengan Da Vinci Xi Robotic Surgery tersedia di Siloam Hospitals. Teknologi bedah robotik terbaru ini, dapat digunakan dalam berbagai jenis operasi, seperti robot-assisted radical prostatectomy dan berbagai prosedur lainnya. Dengan bantuan kamera 3D HD yang mampu memperbesar objek hingga 10x, visualisasi area operasi menjadi lebih jelas dan detail.

 

Teknologi robotic surgery memungkinkan tindakan bedah minimal invasif dengan hasil yang lebih akurat. Didukung dokter berpengalaman, pasien akan mendapatkan manfaat berupa waktu pemulihan yang lebih cepat, bekas luka yang lebih kecil, dan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi selama proses perawatan.


Lebih lanjut, jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Da Vinci Xi Robotic Surgery, Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang juga.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

message

ArticleDetail