Kesehatan Tubuh
Mengenal Anatomi Tulang Tibia (Tulang Kering) dan Fungsinya

Table of Contents
Tulang kering atau tulang tibia adalah tulang terbesar kedua pada kerangka manusia, setelah tulang paha atau femur. Secara umum, fungsi tulang kering adalah untuk menopang berat badan, sebagai tumpuan tubuh saat bergerak, serta sebagai tempat melekatnya otot-otot kaki.
Karena memiliki fungsi penting dalam sistem gerak manusia, penting bagi setiap individu untuk menjaga kesehatan tulang tibia sebaik mungkin. Mari kenali lebih dalam tentang anatomi, fungsi, hingga cara menjaga kesehatan tulang tibia selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Tulang Tibia (Tulang Kering)?
Tulang tibia atau tulang kering adalah tulang panjang yang berada pada kaki bagian bawah. Lebih tepatnya, tulang ini terletak di antara pergelangan kaki dan lutut yang memiliki panjang rata-rata sekitar 36 cm.
Pada dasarnya, terdapat dua jenis tulang yang terletak di tungkai bagian bawah, yaitu tulang tibia dan tulang fibula. Namun, tulang fibula atau disebut juga tulang betis ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan berfungsi untuk menjaga stabilitas dan rotasi pergelangan kaki.
Sementara itu, tulang tibia adalah tulang yang menanggung sebagian besar beban tubuh dan sebagai tumpuan saat tubuh bergerak, sehingga fungsinya dalam sistem gerak manusia menjadi sangat signifikan.
Anatomi Tulang Tibia
Secara umum, anatomi tulang tibia dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu bagian proksimal, badan (body atau corpus), dan distal. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing bagian tersebut.
A. Bagian Proksimal
Bagian proksimal adalah batas atas dari tulang tibia yang berbatasan langsung dengan lutut. Bagian proksimal memiliki dua bagian datar yang dikenal dengan istilah kondilus. Adapun dua jenis kondilus yang berada di bagian proksimal tulang tibia adalah sebagai berikut.
-
Kondilus media: Kondilus yang terletak di bagian dalam proksimal tulang tibia atau mendekati garis tengah tubuh.
-
Kondilus lateral: Kondilus yang berada di bagian luar proksimal tulang tibia atau menjauhi garis tengah tubuh.
Kedua kondilus tersebut akan terhubung dengan tulang paha serta membentuk persendian lutut.
B. Bagian Badan
Pada dasarnya, bagian badan dari tulang tibia berbentuk menyerupai prisma yang memiliki tiga permukaan, di antaranya sebagai berikut.
-
Medial: Bagian yang menghadap ke arah luar tulang kering. Bagian medial hanya dilindungi oleh sedikit lemak, sehingga bagian inilah yang akan terasa saat seseorang sedang meraba tulang kering.
-
Lateral: Terletak lebih ke pinggir dari sisi medial dan dikelilingi oleh otot kaki.
-
Posterior: Terletak pada bagian belakang tulang tibia dan menghadap tulang betis (fibula).
C. Bagian Distal
Bagian distal merupakan bagian tulang tibia yang terletak di atas tulang medial talus pada pergelangan kaki. Tulang pada bagian ini (distal) memiliki bentuk yang sedikit melebar dan terdapat bagian tulang yang menonjol di dekat medial (maleolus medial). Tonjolan tulang inilah yang menyatu dengan tulang pergelangan kaki untuk membentuk persendian engkel atau disebut juga sendi engsel.
Fungsi Tulang Tibia
Sebetulnya, apa fungsi tulang tibia pada sistem gerak manusia? Secara umum, beberapa fungsi utama tulang tibia adalah sebagai berikut.
-
Menopang atau menahan berat badan.
-
Menghubungkan lutut dan pergelangan kaki.
-
Menjaga keseimbangan tubuh.
-
Menyangga otot-otot kaki.
-
Memproduksi sel darah merah.
Gangguan Kesehatan yang Dapat Memengaruhi Fungsi Tulang Tibia
Terdapat sejumlah gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi fungsi tulang tibia pada kerangka tubuh manusia, di antaranya sebagai berikut.
1. Patah Tulang Tibia
Fraktur atau patah tulang tibia adalah salah satu jenis cedera tulang yang paling sering terjadi. Patah tulang tibia adalah kondisi yang kerap disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya kecelakaan lalu lintas, jatuh dari ketinggian, serta cedera saat berolahraga.
Gejala utama patah tulang tibia adalah nyeri hebat di kaki bagian bawah yang membuat penderitanya kesulitan berjalan. Selain itu, sejumlah gejala umum dari fraktur tibia adalah:
-
Memar, kemerahan, dan bengkak pada kaki bagian bawah.
-
Kesulitan untuk menopang berat badan pada sisi tubuh yang terdampak.
-
Kesemutan atau mati rasa pada kaki.
-
Terdapat luka dan perdarahan jika terjadi patah tulang terbuka.
-
Tulang menonjol atau bahkan keluar dari permukaan kulit.
-
Deformitas atau kelainan bentuk pada kaki bagian bawah seperti pergelangan kaki, lutut, atau tulang kering.
2. Osteoporosis
Osteoporosis atau pengapuran tulang adalah kondisi yang terjadi karena berkurangnya kepadatan tulang, kadar mineral tulang, dan kemampuan regenerasi tulang sehingga tulang menjadi keropos dan rentan mengalami patah tulang, tidak terkecuali dengan tulang tibia.
3. Torsi Tibia
Torsi tibia adalah kondisi ketika tulang kering berputar ke arah yang tidak seharusnya. Kondisi ini bisa terjadi karena gangguan perkembangan janin selama di dalam kandungan. Torsi tibia dapat menyebabkan jari-jari kaki mengarah ke dalam saat berjalan, sehingga kaki kiri dan kanan saling berhadapan satu sama lain (pigeon-toed). Kondisi ini sering dialami oleh bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun.
4. Penyakit Paget Tulang
Salah satu gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi fungsi tulang tibia adalah penyakit Paget tulang atau Paget’s disease. Kondisi ini dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan bengkok karena adanya gangguan pada proses regenerasi tulang sehingga jaringan tulang lama tidak digantikan oleh jaringan baru.
5. Kanker Tulang
Kanker tulang adalah masalah kesehatan yang ditandai dengan munculnya pertumbuhan sel-sel abnormal dan tidak terkendali pada jaringan tulang. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab terjadinya pertumbuhan sel-sel abnormal tersebut. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini bisa dipicu oleh sejumlah faktor, seperti:
-
Terdapat riwayat keluarga yang menderita kanker tulang atau jenis kanker lainnya.
-
Berusia di bawah 20 tahun.
-
Pernah terpapar bahan radioaktif atau radiasi tinggi untuk pengobatan penyakit kanker tertentu.
-
Pernah menjalani pengobatan kemoterapi untuk penyakit kanker tertentu.
-
Mengidap kelainan tulang lainnya, seperti penyakit Paget tulang.
Cara Menjaga Kesehatan Tulang Tibia
Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang tibia adalah sebagai berikut.
-
Mencukupi asupan kalsium dan vitamin D tubuh.
-
Melakukan aktivitas fisik dan berolahraga secara rutin.
-
Menghindari berlari atau berolahraga pada permukaan yang tidak rata untuk meminimalkan risiko cedera.
-
Gunakan sepatu olahraga yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki.
-
Melakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelah olahraga.
-
Menjaga berat badan ideal.
-
Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10–15 menit setiap harinya. Saat hendak berjemur, pastikan untuk mengaplikasikan sunscreen ke seluruh permukaan kulit terlebih dahulu.
Tulang tibia adalah jenis tulang yang memiliki peran penting dalam sistem gerak tubuh manusia. Jika Anda memiliki keluhan terkait dengan gangguan pada tulang tibia, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis yang tepat.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospitals Mampang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait dengan gangguan tulang, sendi, dan jaringan ikat. Sebagai pusat unggulan ortopedi, Siloam Hospitals Mampang didukung dengan tim ahli ortopedi serta fasilitas medis terkini sehingga dapat memberikan diagnosis, penanganan medis, dan terapi rehabilitasi gangguan ortopedi secara optimal.
Gunakan fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda dalam melihat informasi jadwal praktik dan buat janji temu dengan dokter. Unduh aplikasinya sekarang dan percayakan kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini







