Pola Hidup Sehat
Bolehkah Minum Kopi saat Sahur? Ini Dia Penjelasannya

Table of Contents
Jenis-jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selama berpuasa. Pasalnya, perubahan pola makan yang terjadi saat puasa juga dapat memengaruhi kemampuan sistem pencernaan. Hal inilah yang membuat sebagian orang cenderung berhati-hati untuk minum kopi saat sahur.
Namun, sebetulnya, bolehkah minum kopi saat sahur? Kapan waktu yang tepat untuk minum kopi saat puasa? Mari simak ulasan lengkapnya melalui artikel berikut ini.
Bolehkah Minum Kopi saat Sahur?
Pada dasarnya, terdapat berbagai macam manfaat kopi untuk kesehatan tubuh apabila dikonsumsi dalam batas wajar. Selain itu, penting pula untuk memperhatikan waktu yang tepat saat mengonsumsi kopi. Lantas, bagaimana dengan minum kopi saat sahur? Apakah diperbolehkan?
Minum kopi saat puasa, terutama pada waktu sahur, kerap menjadi pertanyaan bagi sebagian besar pecinta kopi. Sayangnya, minum kopi saat sahur tidak direkomendasikan dari sisi medis karena dapat menyebabkan tubuh untuk sering buang air kecil. Hal inilah yang bisa meningkatkan risiko dehidrasi saat puasa.
Selain itu, terdapat beberapa efek minum kopi saat sahur yang perlu diwaspadai, di antaranya sebagai berikut:
-
Memperburuk gejala maag dan GERD. Pasalnya, kandungan kafein dalam kopi dapat memicu otot saluran pencernaan untuk berkontraksi serta meningkatkan produksi asam lambung sehingga berisiko mengiritasi dinding lambung.
-
Berisiko menyebabkan diare, terutama pada penderita irritable bowel syndrome (IBS) karena meningkatkan motilitas (pergerakan) usus besar.
-
Perut kembung pada penderita intoleransi laktosa, terutama jika mengonsumsi kopi susu.
Waktu yang Tepat Minum Kopi saat Puasa
Bagi pecinta minuman berkafein ini, terutama yang sudah di tahap adiksi atau sangat tergantung pada kopi, berhenti mengonsumsi kopi secara mendadak berisiko menyebabkan terjadinya kondisi caffeine withdrawal (putus kafein), yang ditandai dengan sejumlah gejala seperti merasa kekurangan energi atau semangat dalam menjalankan aktivitas, sakit kepala, sembelit, nyeri otot, lemas, susah berkonsentrasi, dan lain-lain.
Karena itu, meski tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi pada waktu sahur, minum kopi saat puasa masih diperkenankan selama tidak menderita kondisi medis tertentu. Adapun waktu yang tepat untuk minum kopi saat puasa adalah beberapa jam setelah berbuka puasa.
Yang terpenting, pastikan untuk tidak mengonsumsi kopi saat perut masih dalam keadaan kosong agar terhindar dari risiko naiknya asam lambung menuju kerongkongan.
Selain itu, penting pula untuk membatasi takaran minum kopi saat buka puasa, yaitu sekitar 1–2 cangkir kopi saja. Sebab, jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi dapat menyebabkan seseorang menjadi kesulitan untuk tidur yang akhirnya dapat memengaruhi kesehatan seseorang saat berpuasa.
Tips Membatasi Konsumsi Kopi saat Puasa
Walau diperbolehkan, mengonsumsi kopi saat puasa harus dibatasi agar tidak memicu terjadinya berbagai masalah kesehatan. Maka dari itu, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membatasi asupan kopi selama bulan puasa. Beberapa tips tersebut, di antaranya sebagai berikut:
-
Menggunakan cangkir berukuran kecil untuk mengonsumsi kopi selama berpuasa.
-
Mengonsumsi kopi jenis decaf (bebas kafein).
-
Mengonsumsi minuman pengganti kopi saat sahur maupun berbuka puasa, seperti jus buah, air putih, susu hangat, yoghurt, teh hijau, dan lain-lain.
-
Mengonsumsi kopi secara selang-seling. Misalnya, jika hari ini sudah mengonsumsi kopi, maka tidak perlu minum kopi lagi pada esok hari.
-
Mencampur kopi dengan minuman yang bebas kafein, seperti susu atau air putih.
-
Menyeduh kopi dalam waktu yang lebih singkat.
Konsumsi kopi saat puasa memang tidak sepenuhnya dilarang, namun penting untuk memperhatikan waktu dan porsinya agar tidak berlebihan guna menghindari risiko berbagai masalah kesehatan. Anda juga dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals jika ingin mengalami efek minum kopi saat sahur, seperti maag dan GERD.
Jika gejala maag dan GERD sudah sangat mengganggu, Anda sebaiknya melakukan Skrining Sistem Pencernaan Lengkap agar dokter dapat segera menentukan penanganan yang tepat terkait kondisi Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Sistem Pencernaan Basic
Skrining Lite
6 Service/Item
Rp1.250.000
TERPOPULER
Skrining Sistem Pencernaan Lengkap
Skrining Lite
13 Service/Item
Rp2.000.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp650.000
TERPOPULER
Complete Abdomen USG / USG Perut
USG
Rp676.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum dan Perawat - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp1.100.000







