Kesehatan Tubuh
Cara Menaikkan Trombosit secara Alami dan Medis

Table of Contents
Trombositopenia adalah kondisi ketika jumlah keping darah (trombosit) berada di bawah batas normal. Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gejala yang berhubungan dengan gangguan proses pembekuan darah di dalam tubuh.
Lantas, bagaimana cara menaikkan trombosit yang aman untuk dilakukan? Untuk mengetahui berbagai cara menaikkan trombosit selengkapnya, Anda dapat menyimak ulasan di bawah ini.
Penyebab Trombosit Turun
Trombosit adalah keping darah yang berperan penting dalam proses pembekuan darah di dalam tubuh. Karena itu, penting bagi setiap individu untuk menjaga kadar trombosit normal di dalam tubuh, yaitu sekitar 150.000–450.000 mcL.
Namun, pada beberapa kondisi, kadar trombosit di dalam tubuh bisa menurun sehingga menyebabkan darah sulit membeku dan dapat memicu terjadinya perdarahan secara berlebihan.
Adapun sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan kadar trombosit rendah adalah efek samping dari penggunaan obat-obatan, demam berdarah dengue (DBD), penyakit liver, gagal ginjal, dan lain-lain.
Cara Menaikkan Trombosit secara Alami
Jika disebabkan oleh kondisi yang tergolong ringan, trombositopenia dapat ditangani dengan melakukan sejumlah cara yang dapat membantu menaikkan trombosit secara alami, seperti:
1. Menerapkan Pola Hidup Sehat
Cara menaikkan trombosit secara alami yang pertama adalah dengan menerapkan pola hidup sehat sebaik mungkin, seperti rutin melakukan aktivitas fisik, menjaga pola makan sehat dengan gizi seimbang, dan istirahat yang cukup. Hal tersebut diketahui dapat meningkatkan sistem imun tubuh yang berkaitan dengan proses produksi trombosit di dalam tubuh.
Selain itu, penting pula untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan guna mencegah perburukan kondisi trombositopenia.
2. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Zat Besi
Cara menaikkan trombosit berikutnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti hati ayam, daging sapi, dan bayam. Dilansir dari jurnal Pediatric Hematology and Oncology, konsumsi makanan yang mengandung zat besi diketahui dapat menaikkan kadar trombosit pada pasien yang menderita anemia defisiensi zat besi.
3. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin K
Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K diketahui dapat membantu mengoptimalkan proses pembekuan darah bersama dengan trombosit. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K, seperti sayuran hijau dan kacang kedelai guna menghindari risiko terjadinya perdarahan berlebihan pada pasien trombositopenia.
4. Mencukupi Asupan Asam Folat
Asam folat merupakan salah satu bentuk vitamin B kompleks yang memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah untuk mengoptimalkan proses pembentukan sel darah. Karena itu, mencukupi asupan asam folat memiliki peran penting dalam menaikkan kadar trombosit di dalam tubuh.
Untuk memenuhi asupan asam folat, Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, hati sapi, alpukat, dan lain sebagainya.
5. Memenuhi Asupan Vitamin B12
Selain asam folat, vitamin B12 juga menjadi salah satu jenis vitamin B kompleks yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan sel darah di dalam tubuh. Pasalnya, kekurangan asupan vitamin B12 juga dapat memicu terjadinya trombositopenia.
Karena itu, sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan vitamin B12 sebagai cara menaikkan jumlah trombosit secara alami. Beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu memenuhi asupan vitamin B12 adalah telur, daging sapi, kerang, dan ikan salmon.
6. Mengonsumsi Sumber Vitamin C
Cara menaikkan trombosit berikutnya adalah mengonsumsi sumber vitamin C, seperti jeruk, kiwi, brokoli, dan paprika. Vitamin C merupakan jenis vitamin yang dapat membantu proses penyerapan zat besi sehingga bisa mengoptimalkan proses pembentukan sel darah, termasuk trombosit.
7. Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang Mengandung Vitamin D
Vitamin D merupakan zat gizi atau nutrisi yang berfungsi untuk mendukung fungsi tulang, otot, saraf, dan sistem imun tubuh. Selain itu, vitamin D juga memiliki peran penting dalam membantu sumsum tulang untuk menghasilkan trombosit dan komponen darah lainnya.
Adapun beberapa sumber vitamin D yang dapat dikonsumsi untuk menaikkan kadar trombosit adalah susu, kuning telur, dan minyak ikan. Penting pula untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi setiap 10–15 menit guna membantu proses sintesis vitamin D di dalam tubuh.
Namun, pastikan untuk menggunakan sunscreen atau tabir surya terlebih dahulu sebelum berjemur di bawah sinar matahari guna meminimalkan risiko terjadinya masalah kesehatan kulit.
Cara Menaikkan Trombosit Melalui Penanganan Medis
Sementara pada kondisi yang lebih serius, dokter dapat menaikkan kadar trombosit pada pasien trombositopenia melalui sejumlah penanganan medis, di antaranya sebagai berikut.
1. Pemberian Obat-obatan
Apabila trombositopenia disebabkan oleh gangguan autoimun, dokter dapat membantu menaikkan kadar trombosit dengan meresepkan beberapa jenis obat, seperti:
-
Kortikosteroid: Untuk menekan sistem imun tubuh yang secara keliru menyerang trombosit di dalam tubuh.
-
Injeksi romiplostim: Untuk menaikkan jumlah produksi trombosit dengan cara merangsang stem cells di sumsum tulang yang telah berhenti memproduksi sel darah (kegagalan hematopoietik).
-
Doptelet (Avatrombopag): Untuk mengatasi trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit liver kronis, gagal ginjal, dan gangguan autoimun.
-
Mulpleta: Untuk mengatasi trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit liver kronis atau efek samping pengobatan.
Di samping itu, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu, seperti quinine, aspirin, dan ibuprofen karena berisiko mengganggu fungsi trombosit sebagai zat pembeku darah di dalam tubuh.
2. Transfusi Trombosit
Cara menaikkan trombosit secara medis berikutnya adalah dengan menjalani transfusi trombosit. Prosedur ini biasanya dilakukan pada kondisi trombositopenia berat yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius, seperti misalnya perdarahan berat pada otak (stroke hemoragik) dan saluran pencernaan.
Selain itu, transfusi trombosit juga dapat digunakan untuk menaikkan jumlah trombosit pada pasien yang menderita kanker darah.
3. Splenektomi
Pembengkakan limpa merupakan kondisi yang dapat terjadi karena penyakit sirosis atau kanker hati. Pembengkakan limpa dapat menyebabkan semakin banyak keping darah yang tertahan di dalamnya sehingga berisiko menyebabkan kadar trombosit yang beredar dalam tubuh turun.
Jika pengobatan lain tidak berhasil, dokter dapat melakukan splenektomi, yaitu prosedur operasi untuk mengangkat limpa yang bermasalah untuk mengatasi kondisi tersebut.
Demikian informasi mengenai berbagai cara menaikkan trombosit yang dapat dilakukan. Seperti yang telah dijelaskan di atas, sangat penting untuk memperhatikan asupan gizi yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuh guna membantu menaikkan kadar trombosit tubuh.
Maka dari itu, Anda dapat memesan paket NUTRITION - Healthy Meal Plan dari Siloam Hospitals sebagai upaya untuk membantu meningkatkan kadar trombosit. Paket ini telah mencakup 3 porsi makan dan 2 camilan sehat per hari, konsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk menganalisis komposisi tubuh, serta memberikan saran asupan gizi yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuh.
Paket NUTRITION - Healthy Meal Plan bisa dipesan secara mudah melalui aplikasi MySiloam. Manfaatkan juga aplikasi ini untuk akses kesehatan lainnya, mulai dari melihat jadwal praktik dokter, membuat appointment, hingga mengantre secara online sebelum mengunjungi Siloam Hospitals terdekat. Unduh MySiloam sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







