7 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa agar Tetap Bugar
Pola Hidup Sehat

7 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa agar Tetap Bugar

22 Agustus 2024 4 menit waktu baca
7 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa yang Mudah Dilakukan

Table of Contents

Salah satu gangguan kesehatan yang dapat dialami seseorang selama berpuasa adalah dehidrasi. Kondisi ini sebenarnya dapat terjadi kapan saja, terlebih saat puasa karena perubahan pada pola makan. Maka dari itu, penting bagi setiap individu untuk mengetahui cara mencegah dehidrasi saat puasa agar tidak mengganggu kesehatan tubuh.

 

Perlu diketahui, dehidrasi adalah kondisi ketika seseorang kehilangan cairan tubuh berlebih yang dapat memicu berbagai macam masalah kesehatan. Pada dasarnya, cara agar tidak dehidrasi saat puasa dilakukan dengan tetap mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan membatasi aktivitas fisik berat di siang hari. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

 

Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa

 

Dehidrasi adalah kondisi yang rentan terjadi saat sedang menjalani puasa, terlebih jika Anda tidak mengelola pola makan dan minum dengan baik. Kondisi ini dapat memicu berbagai macam masalah kesehatan, di antaranya kejang karena gangguan keseimbangan elektrolit, hipertermia, infeksi saluran kemih, hingga gangguan ginjal.

 

Untuk mencegah hal tersebut, terdapat sejumlah tips agar tidak dehidrasi saat puasa yang mudah dilakukan, seperti perbanyak makan buah dan sayur, membuat jadwal minum air putih, konsumsi makanan berkuah, hingga membatasi aktivitas fisik berat. Berikut penjelasannya.

 

1. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

 

Cara mencegah dehidrasi saat puasa yang pertama adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur selama berbuka hingga sahur. Buah dan sayur umumnya mengandung banyak air yang dapat membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama berpuasa. Beberapa jenis buah dan sayur yang baik dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa di antaranya semangka, jeruk, melon, apel, brokoli, selada, dan bayam.

 

Selain mencegah dehidrasi, buah dan sayur juga memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama serta menurunkan risiko terjadinya sembelit selama bulan puasa.

 

2. Membuat Jadwal Minum Air Putih

 

Selama berpuasa, penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan cairan tubuh agar tetap tercukupi dengan baik. Hal tersebut dapat Anda lakukan dengan menerapkan pola 2-4-2 dalam mengonsumsi air putih saat puasa, yaitu minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih di malam hari setelah berbuka hingga menjelang waktu sahur, dan dua gelas air putih saat sahur.

 

Hindari pula mengonsumsi air putih dengan jumlah banyak secara sekaligus karena hal tersebut berisiko menyebabkan perut kembung hingga gangguan keseimbangan kadar elektrolit di dalam tubuh.

 

3. Konsumsi Makanan Berkuah

 

Tak hanya minum air putih, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan berkuah, seperti sayur sup dan kaldu ayam, saat sahur maupun berbuka guna membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama berpuasa. Selain mencegah terjadinya dehidrasi saat puasa, mengonsumsi makanan berkuah yang rendah kalori juga mampu membantu menjaga berat badan ideal.

 

4. Hindari Konsumsi Kafein Berlebih

 

Cara mencegah dehidrasi saat puasa yang tidak kalah penting yaitu membatasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh. Pasalnya, konsumsi kafein berlebih turut mendorong tubuh untuk sering buang air kecil yang berisiko memicu terjadinya dehidrasi.

 

Selain itu, Anda juga perlu membatasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi karena dapat menyebabkan rasa haus selama puasa.

 

5. Batasi Konsumsi Garam

 

Membatasi konsumsi garam juga menjadi cara mencegah dehidrasi saat puasa berikutnya. Pasalnya, garam mengandung natrium tinggi yang dapat menarik dan menahan air di dalam tubuh sehingga turut meningkatkan rasa haus. Bila kebutuhan cairan tubuh tidak tercukupi, kondisi tersebut dapat menyebabkan dehidrasi ketika puasa.

 

6. Batasi Aktivitas Fisik Berat

 

Tips mencegah dehidrasi saat puasa selanjutnya yaitu dengan membatasi aktivitas fisik berat, terutama saat siang hari. Aktivitas fisik berat dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan cairan melalui keringat. Keringat berlebih yang terjadi saat sedang berpuasa berisiko menyebabkan dehidrasi dan membuat tubuh merasa lelah.

 

Jika ingin berolahraga, Anda disarankan untuk memilih jenis olahraga dengan intensitas ringan, seperti jalan kaki, yoga, senam aerobik, dan bersepeda.

 

7. Perhatikan Jadwal Olahraga

 

Meski perlu membatasi aktivitas fisik berat, Anda tetap dianjurkan untuk rutin berolahraga saat puasa guna menjaga kebugaran tubuh. Namun, agar terhindar dari dehidrasi ketika puasa, Anda dapat berolahraga menjelang waktu berbuka puasa atau 1–2 jam sebelum tidur. Penting pula untuk menghindari olahraga tepat setelah berbuka puasa karena hal tersebut justru berisiko menyebabkan gangguan pencernaan dan kram perut.

 

Demikian sejumlah cara mencegah dehidrasi saat puasa yang dapat Anda lakukan dengan mudah. Bila Anda mengalami gejala dehidrasi berat selama menjalani puasa, segera konsultasikan dengan Dokter Umum di Siloam Hospitals guna mendapatkan penanganan medis yang tepat.


Sekarang, akses untuk melihat jadwal dokter dan membuat janji temu dengan dokter terkait sudah lebih mudah melalui aplikasi MySiloam. Lewat aplikasi ini, Anda juga tidak perlu menunggu lama di rumah sakit sebab Anda dapat melakukan check in dan antre secara online.

 

Siloam at Home

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail