Ibu dan Anak
Waspada, Gagal Jantung pada Anak Bisa Menimbulkan Gejala Tak Terduga!

Table of Contents
Gagal jantung pada anak adalah kondisi serius yang perlu mendapatkan penanganan sesegera mungkin. Kondisi ini terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Lantas, apa yang dapat menyebabkan gagal jantung pada anak? Mari pahami penjelasan selengkapnya mengenai gagal jantung pada anak melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Gagal Jantung pada Anak?
Jantung adalah organ yang memompa darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh. Gagal jantung pada anak artinya organ jantung anak tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Kondisi ini dapat menyebabkan darah dan cairan menumpuk di paru-paru (gagal jantung kongestif).
Penyebab Gagal Jantung pada Anak
Penyebab gagal jantung bisa berbeda-beda, tergantung dari jenisnya. Berikut adalah jenis-jenis gagal jantung pada anak beserta penyebabnya:
-
Over-circulation failure (kegagalan sirkulasi berlebih): Kondisi ketika darah yang kaya oksigen dan kurang oksigen bercampur di dalam jantung, alih-alih terpisah. Kondisi ini membuat darah tidak bisa bersirkulasi dengan baik di dalam tubuh. Over-circulation failure bisa terjadi karena:
-
Adanya lubang di antara ruang jantung.
-
Ruang jantung yang terbentuk tidak benar.
-
Pembuluh darah arteri utama rusak.
-
Katup jantung bocor atau menyempit.
-
Pump failure (kegagalan pompa): Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan jantung anak berkembang tidak benar atau rusak sehingga menyebabkan jantung tidak bisa memompa secara efektif. Kondisi ini bisa terjadi karena:
-
Infeksi virus atau bakteri yang merusak otot jantung yang normal.
-
Penurunan suplai darah ke jantung.
-
Detak jantung yang tidak teratur.
-
Obat-obatan tertentu untuk mengobati kondisi medis lain, seperti kanker.
-
Anak-anak dengan kondisi medis tertentu, seperti distrofi otot, penyakit Kawasaki, atau kelainan genetik tertentu pada akhirnya juga dapat mengakibatkan masalah pada otot jantung.
Gejala Gagal Jantung pada Anak
Gejala gagal jantung pada anak bisa bervariasi, tergantung dari usia atau penyebab yang mendasarinya. Berikut masing-masing gejala gagal jantung pada bayi dan anak-anak.
Gejala gagal jantung pada bayi:
-
Kesulitan bernapas.
-
Susah makan.
-
Pertumbuhan dan perkembangan yang buruk.
-
Keringat berlebih.
-
Pembengkakan (edema) pada kaki, pergelangan kaki, tungkai bawah, perut, wajah, atau leher.
-
Sering kali, bayi dengan gagal jantung akan:
-
Membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusu atau tidak minat menyusu setelah beberapa saat.
-
Memiliki detak jantung cepat yang dapat dirasakan melalui dinding dada saat bayi tidur atau beristirahat.
-
Berat badan tidak bertambah sesuai usia.
-
Pernapasan cepat atau sesak.
Gejala gagal jantung pada anak-anak:
-
Cepat lelah, terutama jika kerusakan otot jantung disebabkan oleh infeksi virus.
-
Buang air kecil lebih sering di malam hari.
-
Kehilangan nafsu makan.
-
Batuk.
-
Memiliki detak jantung tidak teratur.
-
Mengalami pembengkakan (edema) di kaki, pergelangan kaki, atau perut.
-
Berat badan bertambah.
-
Mengalami sesak napas.
Diagnosis Gagal Jantung pada Anak
Dalam mendiagnosis gagal jantung pada anak, dokter akan terlebih dahulu melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien beserta orang tua. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik. Guna mengonfirmasi diagnosis, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti:
-
Tes darah untuk mencari tanda-tanda gagal jantung.
-
Tes pencitraan untuk melihat jantung anak. Tes pencitraan ini meliputi:
-
Elektrokardiogram (EKG) untuk mengevaluasi kerja jantung.
-
USG jantung (ekokardiogram) untuk mengevaluasi struktur dan fungsi jantung.
-
Rontgen dada untuk melihat apakah ada pembesaran jantung.
-
Kateterisasi jantung untuk melihat struktur, tekanan, dan jumlah oksigen di berbagai ruang jantung.
Pengobatan Gagal Jantung pada Anak
Pengobatan gagal jantung pada anak disesuaikan dengan gejala, usia, dan kondisi kesehatan umum si anak. Penanganan juga bergantung pada seberapa parah kondisi pasien. Jika gagal jantung disebabkan oleh kelainan jantung bawaan, memperbaiki kelainan tersebut mungkin dapat menangani gagal jantung.
Dokter juga dapat meresepkan beberapa obat-obatan tertentu untuk mengobati gagal jantung pada anak. Obat-obatan tersebut di antaranya:
-
Digoxin: Obat yang membantu jantung berdetak lebih kuat dengan ritme yang lebih teratur.
-
Diuretik: Obat yang membantu ginjal membuang cairan ekstra yang menumpuk di dalam tubuh.
-
ACE inhibitors: Obat yang membantu membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah sehingga memudahkan jantung anak memompa darah ke seluruh tubuh.
-
Beta blocker: Membantu menurunkan denyut jantung dan tekanan darah, serta memudahkan jantung memompa darah ke seluruh tubuh.
-
Mineralocorticoid receptor antagonists: Obat-obatan ini dapat membantu membuang cairan ekstra di paru-paru dan dapat membantu mencegah fibrosis otot jantung.
Adapun beberapa metode penanganan medis lainnya yang dapat dilakukan oleh dokter untuk mengatasi gagal jantung pada anak adalah sebagai berikut:
-
Alat pacu jantung: Alat ini ditanam di bawah kulit dada untuk mengirimkan sinyal listrik ke jantung untuk menstabilkan irama jantung.
-
Terapi resinkronisasi jantung: Metode penanganan yang menggunakan jenis alat pacu jantung khusus. Penanganan ini direkomendasikan untuk anak dengan gagal jantung jangka panjang.
-
Perangkat pendukung mekanis: Metode penanganan ini bisa digunakan sembari anak menanti prosedur transplantasi jantung.
-
Transplantasi jantung: Tindakan operasi untuk mengganti jantung anak yang sakit dengan jantung donor yang sehat.
Sebagai informasi, tanda serta gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik mewakili kondisi gagal jantung pada anak. Informasi dalam artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi dan tidak dapat digunakan untuk menggantikan diagnosis atau pun saran penanganan dari dokter.
Dengan kata lain, gejala tersebut bisa serupa dengan gejala dari kondisi medis lainnya, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Pediatri di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat bila si kecil mengalami nyeri dada, sesak napas, atau gejala lainnya yang mungkin mengindikasikan adanya masalah jantung.
Penting diketahui pula bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
American Heart Association. Heart Failure in Children and Adolescents. Diakses pada 2025 | Johns Hopkins Medicine. Heart Failure in Children. Diakses pada 2025 | Clinical and Experimental Pediatrics. Heart failure in children and adolescents: an update on diagnostic approaches and management. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Premium Gagal Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp6.000.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Rontgen Dada
Rontgen / X-Ray
Rp191.000
TERPOPULER
Rontgen Dada/Thorax PA + Lateral
Rontgen / X-Ray
Rp382.000






