Pola Hidup Sehat
Kenali Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) & Pengobatannya

Table of Contents
Yodium adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hormon tiroid. Apabila kebutuhan mineral ini tidak terpenuhi, seseorang akan rentan terkena gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY), seperti hipotiroid dan penyakit gondok (pembengkakan kelenjar tiroid).
Sebagai informasi, tubuh tidak dapat memproduksi yodium sendiri, sehingga kebutuhannya perlu dipenuhi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan memenuhi kebutuhan yodium per hari, maka gangguan akibat kekurangan yodium bisa dicegah.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai gangguan akibat kekurangan yodium? Mari simak penjelasan selengkapnya melalui artikel di bawah ini.
Mengenal Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY)
Gangguan akibat kekurangan yodium adalah suatu kondisi yang sering terjadi pada ibu menyusui dan anak-anak. Kondisi ini bisa terjadi ketika tubuh kekurangan yodium (iodium) sehingga produksi hormon tiroid di dalam tubuh menjadi terganggu.
Hormon tiroid diproduksi oleh kelenjar tiroid di leher bagian depan. Setelah diproduksi, kelenjar tiroid akan menghasilkan hormon tiroid yang dialirkan ke seluruh jaringan tubuh melalui darah. Perlu diketahui, hormon tiroid merupakan hormon yang memiliki peran penting dalam mendukung proses metabolisme serta fungsi tubuh lainnya.
Selain itu, hormon tiroid juga berfungsi untuk menjaga detak jantung, suhu tubuh, tekanan darah, dan kecepatan tubuh dalam mengolah makanan agar tetap stabil. Pada ibu hamil, hormon tiroid dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan tulang serta otak janin.
Adapun sejumlah gangguan akibat kekurangan yodium yang umum terjadi adalah sebagai berikut:
-
Penyakit gondok: Kekurangan yodium dapat menyebabkan hormon tiroid yang terbatas harus bekerja lebih keras, sehingga lambat laun kelenjar tiroid akan mengalami pembesaran. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti tersedak, kesulitan menelan, dan masalah dalam bernapas.
-
Hipotiroidisme: Kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Hipotiroidisme menyebabkan metabolisme tubuh melambat sehingga terjadi kenaikan berat badan, nyeri otot, kelelahan, ketidakmampuan menahan suhu rendah (kedinginan), kulit kering, wajah bengkak, rambut kasar dan tipis, siklus menstruasi yang tidak teratur pada wanita, hingga infertilitas.
-
Kanker tiroid: Jika terjadi dalam jangka waktu yang panjang, kekurangan asupan yodium dapat menyebabkan proliferasi sel folikel tiroid secara progresif, yang dapat berujung pada terjadinya kanker tiroid.
-
Berat badan lahir rendah (BBLR): Kurangnya asupan yodium pada ibu hamil dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat sehingga bayi lahir dengan berat badan rendah atau kelahiran prematur.
-
Gangguan otak pada janin: Ibu hamil yang kekurangan asupan yodium juga dapat menyebabkan pertumbuhan otak bayi mengalami gangguan, sehingga tumbuh kembang bayi terhambat, termasuk kemampuan kognitif dan motoriknya. Kerusakan otak berat pada janin disebut kretinisme (congenital iodine deficiency syndrome) yang dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang fisik dan mental, tuli dan ketidakmampuan berbicara (deaf-mutism), spastisitas otot, hingga perawakan pendek (short stature).
-
Keguguran: Bayi lahir dalam keadaan mati (stillbirth), gangguan kongenital pada janin, dan pertumbuhan terhambat (developmental delay) pada motorik kasar, halus, bahasa, dan kemampuan sosial.
Penyebab Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
Gangguan akibat kekurangan yodium bisa terjadi ketika seseorang tidak mendapatkan asupan yodium yang cukup dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Hal ini menyebabkan kebutuhan yodium tubuh tidak bisa terpenuhi. Menurut Angka Kecukupan Gizi, kebutuhan yodium harian adalah 90 mcg (untuk bayi usia 0–5 bulan), 150 mcg (untuk orang dewasa 19–29 tahun), 220 mcg (untuk ibu hamil), dan 290 mcg (untuk ibu menyusui).
Adapun beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang kekurangan yodium adalah tidak menggunakan garam beryodium, tinggal di daerah dataran tinggi, jauh dari laut sehingga sulit memiliki akses pada air beryodium atau makanan beryodium seperti seafood dan olahan susu, penganut vegan yang tidak makan ikan atau produk olahan susu, serta ibu hamil.
Gejala Kekurangan Yodium
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa kekurangan yodium dapat menyebabkan tubuh tidak mampu menghasilkan hormon tiroid sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Rendahnya kadar hormon tiroid di dalam tubuh dapat menimbulkan sejumlah gejala sebagai berikut:
-
Terbentuknya benjolan di leher (goiter).
-
Rambut rontok.
-
Kenaikan berat badan tanpa alasan yang jelas.
-
Tubuh mudah lelah dan lemah.
-
Kedinginan.
-
Kulit kering dan pecah-pecah.
-
Siklus menstruasi terganggu pada wanita.
-
Gangguan irama jantung.
-
Kemampuan berpikir dan daya ingat menurun.
Diagnosis Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
Pada tahap awal pemeriksaan, dokter akan melakukan anamnesis atau wawancara medis untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik, terutama pada bagian leher untuk memastikan ada atau tidaknya benjolan yang mengarah pada kecurigaan penyakit gondok.
Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis dari gangguan akibat kekurangan yodium. Pemeriksaan tersebut meliputi:
-
Tes darah, untuk mengetahui kadar hormon tiroid dan yodium di dalam tubuh.
-
Tes urine, untuk mengetahui kadar yodium di dalam tubuh.
-
Tes patch yodium, dilakukan dengan mengoleskan yodium pada kulit penderita dan melihat warnanya dalam 24 jam. Jika olesan baru hilang setelah lebih dari 24 jam, artinya pasien tidak kekurangan yodium. Sedangkan jika olesan lebih cepat memudar, pasien terindikasi kekurangan yodium.
-
USG tiroid.
-
Thyroid scan.
-
Skrining hipotiroid kongenital (SHK) pada bayi baru lahir.
Cara Mengatasi Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) dapat diatasi dengan sejumlah metode pengobatan, mulai dari obat-obatan, operasi, hingga yodium radioaktif. Dokter akan menentukan metode pengobatan sesuai dengan kondisi pasien. Berikut masing-masing penjelasannya.
-
Obat-obatan, seperti obat levothyroxine untuk mengatasi hipotiroid dan methimazole atau propylthiouracil untuk mengatasi hipertiroid. Dokter juga bisa meresepkan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan.
-
Operasi, prosedur ini hanya dilakukan jika pasien mengalami kesulitan menelan atau bernapas. Tujuan operasi adalah untuk mengangkat sebagian atau keseluruhan kelenjar tiroid.
-
Yodium radioaktif, terapi nuklir yang digunakan untuk menghancurkan sel-sel tiroid dan mengecilkan gondok.
Pencegahan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
Gangguan akibat kekurangan yodium, seperti penyakit gondok, hipotiroidisme, dan lainnya dapat dicegah dengan memasukkan garam beryodium dalam makanan serta mengonsumsi makanan yang kaya yodium, seperti telur, makanan laut (seafood), rumput laut, dan produk olahan susu.
Itulah penjelasan mengenai gangguan akibat kekurangan yodium yang penting untuk dipahami. Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh, termasuk yodium dengan mengonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang.
Anda dapat menggunakan layanan Homecare - Healthy Catering dari Siloam Hospitals yang bisa dipesan melalui aplikasi MySiloam. Paket makanan ini bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda. Bahkan, paket ini sudah dilengkapi dengan sesi konsultasi gratis bersama ahli gizi kami.
Apabila mengalami keluhan kesehatan tertentu dan ingin melakukan pemeriksaan dari rumah, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu, hingga antre secara online sebelum mendatangi Siloam Hospitals terdekat. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Full Blood Count (CBC + DIFF + LED) / Hematologi Lengkap
Darah, Imunologi, Infeksi
1 Service/Item
Rp113.400
TERPOPULER
Complete Blood Count (HB, HT, E, LEUKOCYTE, PLATELET, MCV, MCH, MCHC) / Hematologi Rutin
Darah
1 Service/Item
Rp90.900
TERPOPULER
Complete Urinalysis (Chem & Sed) / Urine Lengkap
Infeksi, Skrining Ginjal, Urin
1 Service/Item
Rp76.500
TERPOPULER
Routine Test / Urine Rutin (Protein, Glukosa, Sedimen)
Infeksi, Skrining Ginjal, Urin
1 Service/Item
Rp63.000
TERPOPULER
USG THYROID
USG
Rp613.000







