Kesehatan Tubuh
Kenali Gejala dan Penyebab Osteoporosis

Table of Contents
Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya kepadatan tulang yang mengakibatkan tulang menjadi keropos dan mudah patah. Penyakit ini dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, wanita yang telah memasuki masa menopause lebih rentan terkena osteoporosis karena menurunnya kadar estrogen yang berfungsi dalam menjaga kepadatan tulang.
Lantas, secara umum apa penyebab osteoporosis dan apa saja gejala yang harus diwaspadai? Mari simak penjelasan selengkapnya melalui artikel berikut.
Gejala Osteoporosis
Dalam perkembangannya, osteoporosis sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun, kecuali jika penderitanya mengalami cedera. Hal ini dikarenakan gejala osteoporosis berkembang secara bertahap seiring berjalannya waktu, terutama ketika seseorang mulai memasuki usia 35 tahun. Pada usia tersebut, kemampuan tubuh dalam meregenerasi tulang akan menurun dan berdampak pada kepadatan tulang.
Sebagai salah satu penyakit yang gejalanya berkembang seiring pertambahan usia, penting bagi setiap orang untuk mewaspadai osteoporosis sejak dini agar dapat mencegahnya dengan baik. Berikut beberapa gejala dan tanda osteoporosis yang perlu diperhatikan:
-
Nyeri punggung bawah karena kerusakan ruas tulang belakang yang keropos.
-
Berkurangnya tinggi badan secara bertahap.
-
Postur tubuh membungkuk seiring waktu.
-
Mudah mengalami keretakan maupun patah tulang yang tidak terduga.
Seseorang yang mengalami salah satu atau kombinasi gejala di atas perlu segera berkonsultasi dengan dokter. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan kepadatan tulang atau bone mineral density untuk mengetahui lebih dalam kondisi tulang agar bisa memberikan saran penanganan yang tepat.
Penyebab dan Faktor Risiko Osteoporosis
Selain usia, apa penyebab osteoporosis? Perlu diketahui, terdapat dua jenis faktor risiko yang berkaitan dengan osteoporosis, yaitu faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang bisa diubah melalui penerapan gaya hidup sehat. Berikut informasinya:
A. Faktor risiko yang tidak dapat diubah:
-
Pertambahan usia.
-
Jenis kelamin wanita, terutama saat memasuki masa menopause.
-
Memiliki anggota keluarga yang mengalami osteoporosis.
B. Faktor risiko yang dapat diubah:
-
Ketidakseimbangan hormon.
-
Kekurangan kalsium dan vitamin D.
-
Jarang berolahraga.
-
Memiliki kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
Penting untuk mengenali faktor risiko ini sejak awal agar setiap orang dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya osteoporosis. Selain itu, beberapa upaya gaya hidup sehat yang juga bisa diterapkan guna menurunkan risiko osteoporosis adalah:
-
Rutin berolahraga.
-
Berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol.
-
Meningkatkan konsumsi makanan maupun minuman kaya vitamin D dan kalsium.
-
Memperoleh paparan sinar matahari dengan cukup.
-
Melakukan skrining tulang secara rutin, terutama jika telah memasuki masa menopause.
Perlu digarisbawahi bahwa informasi yang disebutkan di atas tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Apabila Anda termasuk individu yang berisiko tinggi mengalami osteoporosis, seperti telah memasuki fase menopause dan memiliki anggota keluarga dengan kondisi osteoporosis, segera kunjungi Dokter Spesialis Orthopaedi (Tulang) di Siloam Hospitals terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebagai informasi, tahap pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani dapat berbeda tergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini







