Kesehatan Tubuh
Penyebab Gusi Berdarah saat Puasa & Cara Mengatasinya

Table of Contents
Gusi berdarah saat puasa merupakan salah satu masalah tak terduga yang bisa terjadi selama bulan Ramadan. Penyebabnya pun beragam, mulai dari cara sikat gigi yang kurang tepat hingga kekurangan vitamin tertentu. Mari pahami lebih lanjut tentang penyebab gusi berdarah saat puasa beserta cara mengatasinya melalui ulasan di bawah ini.
Penyebab Gusi Berdarah saat Puasa
Gusi merupakan jaringan di dalam mulut yang lunak dan sensitif terhadap gesekan. Gusi juga mudah berdarah, misalnya karena menyikat gigi terlalu keras. Selain itu, kondisi tertentu, seperti gingivitis (radang gusi) juga dapat menyebabkan gusi berdarah.
Apabila mengalami gusi berdarah saat puasa, berikut adalah beberapa kondisi yang berpotensi menjadi penyebabnya.
1. Menyikat Gigi Terlalu Keras
Penyebab gusi berdarah saat puasa yang pertama adalah kebiasaan menyikat gigi terlalu keras. Terkadang, seseorang menyikat gigi dengan keras karena dianggap bisa membuat rongga mulut menjadi lebih bersih. Padahal, anggapan tersebut tidaklah benar.
Cukup sikat gigi secara perlahan dan dilakukan setidaknya dua kali sehari. Dengan begitu, plak di gusi maupun gigi tidak terlalu menumpuk, dan risiko gusi berdarah bisa berkurang. Selain itu, gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut untuk menghindari terjadinya gusi berdarah.
2. Periodontitis
Gusi berdarah saat puasa juga bisa disebabkan oleh periodontitis, yaitu infeksi gusi serius yang dapat merusak jaringan lunak serta tulang yang menyokong gigi. Secara umum, periodontitis terjadi akibat adanya plak serta karang gigi yang mengeras di gigi, sehingga menyebabkan gusi teriritasi.
Periodontitis dapat menimbulkan sejumlah gejala yang membuat penderitanya tidak nyaman, terutama saat sedang berpuasa, seperti bau mulut, rasa tidak enak di mulut, serta gusi menjadi merah, bengkak, dan lunak. Oleh karenanya, periodontitis perlu segera mendapatkan penanganan yang tepat oleh dokter.
3. Gingivitis
Gingivitis atau radang gusi juga bisa menjadi penyebab gusi berdarah saat puasa. Gingivitis termasuk dalam masalah ringan dan biasanya dapat diatasi menggunakan obat kumur dengan kandungan antiseptik serta pasta gigi untuk gigi sensitif. Upaya tersebut dapat membantu meredakan nyeri pada gusi saat puasa akibat gingivitis.
4. Kebiasaan Merokok
Gusi berdarah saat puasa juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok saat berbuka dan sahur. Pasalnya, beberapa kandungan bahan kimia di dalam rokok bisa menjadi racun yang dapat melemahkan sistem imun tubuh. Melemahnya daya tahan atau sistem imun tubuh menyebabkan seseorang lebih rentan terkena penyakit gusi. Selain itu, merokok juga dapat menghambat penyembuhan gusi berdarah.
5. Kekurangan Vitamin
Ketika sedang berpuasa, maka tubuh tidak akan mendapatkan asupan makanan maupun minuman dalam waktu yang sudah ditentukan. Itulah sebabnya, tubuh rentan kekurangan nutrisi, termasuk vitamin dan mineral. Gusi berdarah saat puasa bisa terjadi bila tubuh kekurangan vitamin C dan K.
Sebagai informasi, vitamin C dapat membantu memperbaiki dan menyembuhkan gigi yang rusak, serta memperkuat tulang dan gigi. Sebaliknya, kekurangan vitamin C bisa mengakibatkan gusi mudah meradang dan berdarah. Pada seseorang yang sebelumnya sudah mengalami perdarahan pada gusi, kekurangan vitamin C dapat memperparah perdarahan tersebut.
Sementara itu, vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah, menjaga kesehatan tulang, serta mengurangi risiko gusi berdarah. Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan tubuh rentan mengalami perdarahan bila terluka.
Cara Mengatasi Gusi Berdarah saat Puasa
Mengatasi gusi berdarah saat puasa bisa dilakukan melalui beberapa cara, mulai dari mengelola stres, menghentikan kebiasaan merokok, hingga meningkatkan asupan vitamin melalui makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur. Berikut uraian selengkapnya.
A. Mengelola Stres
Perlu diketahui bahwa stres cukup berkaitan dengan risiko gusi berdarah. Pasalnya, stres dapat menyebabkan sistem imun tubuh melemah, sehingga pertahanan tubuh dalam melawan infeksi gusi menjadi menurun. Itulah mengapa, mengelola stres bisa menjadi salah satu cara mengatasi gusi berdarah saat puasa.
B. Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Gusi berdarah saat puasa juga bisa menjadi tanda bahwa kebersihan gigi dan mulut terabaikan. Seperti yang sudah dijelaskan, perdarahan pada gusi dapat terjadi ketika ada penumpukan plak. Untuk itu, cobalah sikat gigi dengan benar dan rutin agar masalah gusi tersebut tidak semakin parah atau menyebabkan kerusakan gigi lainnya.
C. Berhenti Merokok
Selama berpuasa, cobalah untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Jika dibandingkan dengan hari-hari biasa, waktu merokok seharusnya lebih terbatas, sehingga bisa dimanfaatkan untuk menjadi latihan menghentikan kebiasaan merokok. Selain bisa mencegah berbagai macam penyakit, seperti kanker paru-paru, berhenti merokok juga bisa mengurangi risiko gusi berdarah saat puasa.
D. Meningkatkan Asupan Vitamin
Mengingat bahwa salah satu penyebab gusi berdarah saat puasa adalah kekurangan vitamin C dan K, maka cobalah untuk memperbanyak asupan vitamin tersebut selama berbuka hingga sahur. Mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dapat memperkuat sistem imun tubuh untuk melawan infeksi yang menyebabkan gusi mengalami perdarahan.
Selama berpuasa, akan lebih baik jika Anda menjaga kesehatan tubuh, termasuk gigi dan mulut. Anda bisa menggunakan paket Perawatan Gigi yang tersedia di Siloam Hospitals untuk membantu mencegah terjadinya gusi berdarah. Namun jika Anda sudah terlanjur mengalami gusi berdarah dan kondisi tersebut tidak kunjung sembuh, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gigi di Siloam Hospitals terdekat.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
drg. Besar Riyanto, SpKG
Kedokteran Gigi
Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD
Kedokteran Gigi
Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Mataram
Tersedia :
Tersedia hari ini







