Kesehatan Tubuh
Hernia Bisa Menyebabkan Gangguan Pencernaan, Benarkah?

Table of Contents
Hernia adalah kondisi ketika terdapat benjolan yang muncul di sekitar perut atau selangkangan. Namun, apakah kondisi ini juga bisa jadi penyebab gangguan pencernaan? Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa jenis hernia bisa memicu gangguan seperti nyeri ulu hati, mual, hingga konstipasi. Mari kenali lebih dalam hubungan antara hernia dan sistem pencernaan dalam ulasan berikut ini.
Apakah Hernia Dapat Menyebabkan Gangguan Pencernaan?
Hernia adalah kondisi berupa keluarnya organ dalam tubuh melalui dinding otot atau jaringan di sekitarnya yang lebih lemah. Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan secepatnya karena bisa menyebabkan penyumbatan aliran darah organ yang memicu kematian jaringan (gangrene).
Hernia dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung dan bergas yang ditandai dengan adanya sensasi tekanan dalam perut yang mereda dengan bersendawa atau buang angin. Hernia bisa mengakibatkan perut kembung dan bergas dengan mengubah susunan dan bentuk organ-organ di dalam perut. Kondisi ini menjebak gas di dalam saluran pencernaan sehingga meningkatkan tekanan gas dan memicu rasa tidak nyaman.
Bagaimana Hernia Bisa Menyebabkan Sembelit?
Selain perut kembung dan bergas, hernia juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan berupa sembelit (konstipasi). Sembelit adalah kondisi ketika seseorang BAB dengan frekuensi kurang dari 3 kali seminggu. Gejala sembelit biasanya dimulai dengan keluhan susah BAB. Adapun gejala lainnya meliputi:
-
Kurang dari tiga kali buang air besar per minggu.
-
Sulit buang air besar dan mungkin terasa menyakitkan.
-
Perut kembung.
-
Perut nyeri atau tidak nyaman.
-
Merasa lemas, lelah, atau kurang berenergi.
-
Sensasi BAB yang tidak tuntas.
Umumnya, makanan yang dicerna di lambung akan melewati usus untuk menuju rektum. Kemudian, usus akan menyerap nutrisi yang diperlukan tubuh dari makanan yang dicerna dan mengubah produk limbah menjadi feses untuk dikeluarkan melalui proses buang air besar.
Namun, hernia dapat menyebabkan penyumbatan di sebagian usus dan membuat feses lebih sulit dikeluarkan. Hal inilah yang bisa memicu sembelit. Penderita hernia abdomen mungkin merasakan ketidaknyamanan saat buang air perut karena adanya tonjolan di perut bagian luar.
Dalam kasus yang parah, hernia dapat menyebabkan penyumbatan total pada usus. Kondisi ini disebut juga sebagai obstruksi usus dan merupakan keadaan darurat medis. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai sebagai obstruksi usus adalah sebagai berikut:
-
Nyeri perut atau kram parah.
-
Tidak bisa buang angin.
-
Muntah.
-
Perut begah dan bengkak.
-
Suara keras yang timbul dari perut.
Jenis-Jenis Hernia yang Dapat Memicu Gangguan Pencernaan
Adapun beberapa jenis hernia yang bisa menyebabkan gas dan perut kembung adalah sebagai berikut:
-
Hernia abdomen: Jenis hernia yang terjadi ketika sebuah organ mendorong melalui otot perut. Kondisi ini biasanya menyebabkan timbulnya benjolan yang bisa terasa melalui kulit. Biasanya, benjolan dari hernia ini akan menyusut ketika berbaring.
-
Hernia inguinalis: Hernia inguinalis terjadi ketika lemak atau usus mendorong melalui dinding perut ke area dekat pangkal paha yang disebut saluran inguinalis.
-
Hernia hiatus: Hernia hiatus terjadi ketika organ-organ di perut mendorong ke atas melalui celah di diafragma yang disebut hiatus.
-
Hernia umbilikalis: Kondisi ini terjadi ketika organ atau jaringan menekan melalui titik lemah di dinding perut pada area sekitar pusar.
Tips Mencegah Gangguan Pencernaan karena Hernia
Beberapa kiat yang bisa membantu mencegah perut kembung dan bergas yang disebabkan oleh hernia adalah sebagai berikut:
-
Makan dan minum secara perlahan untuk mengurangi jumlah udara yang ditelan.
-
Menghindari minuman berkarbonasi untuk mengurangi karbondioksida dalam usus.
-
Menghindari mengunyah permen karet atau jenis permen lain yang bisa menyebabkan udara tertelan.
-
Berhenti merokok.
-
Berjalan-jalan setelah makan untuk membantu mengalirkan udara melalui saluran pencernaan.
-
Minum obat jenis antasida untuk mengurangi asam lambung yang bisa menyebabkan gas dan nyeri. Namun, hal ini sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter. Penyebab dan gejala yang dijelaskan di atas pun tidak secara spesifik merepresentasikan hernia dan pengaruhnya terhadap sistem pencernaan.
Apabila mengalami gejala-gejala tidak biasa yang berkaitan dengan kondisi ini, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Bedah di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.
Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Akan lebih baik apabila Anda juga melakukan pemeriksaan pencernaan secara rutin sebagai langkah deteksi dini adanya penyakit jantung menggunakan Paket Skrining Sistem Pencernaan dari Siloam Hospitals yang bisa dipesan melalui aplikasi MySiloam.
Sumber
Medical News Today. Can a hernia cause constipation?. Diakses pada 2025 | Healthline. What’s the Connection Between Hernias, Gas, and Bloating?. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini






