Konsultasi Promil di Klinik Fertilitas, Ini Langkah Awalnya
Ibu dan Anak

Konsultasi Promil di Klinik Fertilitas, Ini Langkah Awalnya

04 September 2025 6 menit waktu baca
Konsultasi Promil di Klinik Fertilitas, Ini yang Harus Diketahui

Masalah infertilitas sering kali ditemui. Untuk membantu pasangan suami-istri memiliki buah hati, program hamil dengan inseminasi dan bayi tabung yang dapat dilakukan di klinik fertilitas dapat menjadi sebuah harapan baru

 

Di Indonesia, kedua program teknologi reproduksi berbantu ini sudah mulai populer untuk dilakukan. Meningkatnya kesadaran dan demand pun pada akhirnya harus diimbangi dengan kehadiran layanan khusus fertilitas. Namun, saat ini belum banyak pusat fertilitas (fertility center) yang dapat memberikan layanan secara komprehensif.

 

Fertility Center di Indonesia

 

Fertility Center adalah pusat layanan terpadu untuk membantu pasangan suami istri yang ingin memiliki buah hati namun karena alasan medis tertentu sulit dilakukan secara alami (infertilitas).

 

Di tanah air sendiri sudah banyak klinik fertilitas yang dapat membantu pasien dengan teknologi reproduksi berbantu (TRB). Namun, hanya sedikit yang memiliki fasilitas one stop service, yakni fasilitas yang dapat memenuhi semua kebutuhan pasien dalam satu tempat saja.

 

Hal ini seperti disampaikan oleh dr. Patrick, Konsultan Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi Siloam Hospitals Lippo Village, bahwa dalam melakukan terapi fertilitas dibutuhkan tim dokter multidisiplin dan didukung dengan fasilitas yang lengkap agar tindakan dapat dilakukan sesuai dengan permasalahan pasien.

 

Pasalnya, tidak semua masalah infertilitas hanya dapat ditangani dengan IUI atau IVF saja. Dengan pemeriksaan dan diagnosis yang tepat, pasien bisa menjalani terapi seperti pemberian obat-obatan tertentu untuk membantu program kehamilan.

 

Di sisi lain, dibutuhkan juga peranan dokter multidisiplin untuk mengatasi permasalahan yang menyebabkan infertilitas pada pasien, seperti endometriosis, gangguan psikologis, obesitas, dan sebagainya.

 

Layanan Fertilitas Komprehensif

 

Dengan layanan yang komprehensif, pasien dimungkinkan untuk mendapatkan informasi dan arahan yang jelas dalam menjalani setiap prosesnya, baik untuk konsultasi, pemeriksaan, hingga tindakan.

 

Menanggapi hal tersebut, Siloam Hospitals telah mendirikan pusat fertilitas yang komprehensif untuk membantu usaha pasangan suami istri dalam melaksanakan program hamil dengan TRB untuk mendapatkan buah hati. Pusat fertilitas Siloam Hospitals kini berada di sejumlah wilayah di Indonesia yakni Tangerang, Palembang, dan Bangka Belitung.

 

Sejak 2021 hingga kini, Siloam Hospitals telah melayani lebih dari seribu pasangan yang memiliki masalah infertilitas. Blastula IVF Siloam Hospitals Sriwijaya bahkan telah berhasil menghasilkan 145 take home baby dan lebih dari 500 kehamilan hingga Februari 2023 ini.

 

Meski bisa dikatakan baru, tingkat keberhasilan yang tinggi tersebut tentu menjadi bukti bahwa pusat fertilitas Siloam Hospitals dapat menjadi pilihan yang unggul bagi pasangan dengan masalah fertilitas.

 

Lalu, apa saja pelayanan komprehensif yang bisa pasien dapatkan melalui pusat fertilitas Siloam Hospitals?

 

Tim Dokter Multidisiplin dan Berpengalaman

 

Layanan yang komprehensif perlu didukung oleh tim dokter fertilitas yang kompeten. Yakni untuk membantu pasien mengatasi permasalahan dan penyebab infertilitas, seperti endometriosis, perlengketan panggul, sumbatan atau gangguan tuba, varikokel, genetik, dan berbagai permasalahan lainnya.

 

Selain dokter konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi, terdapat berbagai tim dokter multidisiplin yang membantu proses terapi fertilitas. Di antaranya adalah dokter spesialis andrologi, embriologi, urologi, psikologi, ahli gizi, akupuntur, serta perawat dan tim medis yang sudah tersertifikasi.

 

Dengan melibatkan tim dokter multidisiplin, diharapkan permasalahan yang menjadi penyebab infertil bisa diatasi sehingga dapat meningkatkan persentase keberhasilan dari program yang dijalankan.

 

Fasilitas dan Pemeriksaan yang Lengkap

 

Saat ini Fertility Center di Siloam Hospitals memiliki layanan lengkap mulai dari Intrauterine Insemination (IUI), In Vitro Fertilization (IVF), Ovum Pick Up (OPU), Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI), Assisted Hatching, Sperm, Oocyte, and Embryo Thawing, Fertility Preservation, Sperm, Oocyte and Embryo Freezing, Male Infertility Treatment, TESA/MESA/PESA/TESE, Female Surgical Treatment, Office Hysteroscopy dan Laparoscopy.

 

Lebih lanjut, dokter Patrick menjelaskan bahwa persiapan IVF dan pemeriksaan yang dilalui pasien akan dilakukan secara bertahap yakni mulai dari pemeriksaan basic hingga pemeriksaan advance. Pemeriksaan tersebut antara lain sebagai berikut.

 

Pemeriksaan pria:

  • Analisis sperma: Pasien diminta memberikan sampel sperma untuk dinilai dari segi jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma.
  • Pemeriksaan hormon: Pemeriksaan untuk menentukan tingkat testosteron dan hormon lainnya.
  • Pemeriksaan DNA fragmentation index (DFI): Pemeriksaan untuk melihat adanya kerusakan pada DNA sperma yang menyebabkan infertilitas dan keguguran berulang.
  • Tes pencitraan: Pencitraan ultrasonografi seperti USG pada skrotum untuk mengetahui gangguan yang terjadi pada organ reproduksi.

 

Pemeriksaan wanita:

  • Pemeriksaan Hormon: Pemeriksaan hormon basal seperti FSH, LH, Prolaktin, TSH, Estrogen, Progesteron atau juga hormon Anti Mullerian (AMH) untuk menentukan cadangan ovarium
  • Pengujian ovulasi: Pasien diminta melakukan tes darah untuk mengukur kadar hormon progesteron dan menentukan waktu ovulasi.
  • Histerosalpingografi: Pemeriksaan untuk menilai  kondisi rahim dan patensi saluran tuba.
  • Saline Infusion Sonografi: Pemeriksaan untuk melihat detail kondisi rongga rahim dengan bantuan kontras saline pada pemeriksaan USG transvaginal.
  • USG 4D: Pencitraan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar dan video organ reproduksi secara lebih jelas.
  • USG Transvaginal: Pencitraan dengan gambaran lebih akurat dan mendetail melalui liang vagina untuk memeriksa kondisi atau mendiagnosis kelainan pada organ reproduksi.

 

Pada kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan pemeriksaan serta tindakan seperti histeroskopi atau laparoskopi untuk mengetahui dan mengatasi permasalahan kesuburan pasien. Dengan tindakan minimal invasive surgery ini, pasien diharapkan dapat pulih lebih cepat.

 

Tindakan lain yang mungkin dilakukan adalah memberi rujukan kepada dokter terkait apabila diperlukan penilaian dan evaluasi untuk tindakan selanjutnya. Misalnya untuk pasien yang terlalu kurus atau menderita obesitas akan dirujuk kepada dokter gizi.

 

Kapan Harus Mengunjungi Klinik Fertilitas  (Fertility Center)?

 

Kesuburan atau yang disebut dengan fertilitas adalah kemampuan untuk mendapatkan kehamilan secara alamiah. Namun sayangnya, tidak setiap orang memiliki kemampuan untuk mendapatkan kehamilan dengan mudah. Kondisi inilah yang disebut infertilitas, yaitu pasangan suami istri belum hamil meskipun sudah melakukan hubungan intim secara teratur 2–3 kali seminggu tanpa menggunakan kontrasepsi.

 

Diprediksi sekitar 15–20% pasangan berusia muda reproduktif di dunia memiliki masalah infertilitas atau ketidaksuburan. Hal ini disampaikan oleh dr. Patrick, bahwa wanita di atas usia 35 tahun akan mengalami penurunan jumlah dan kualitas sel telur. Faktor ini tak lepas dari perubahan gaya hidup, seperti keinginan untuk mengejar karir, menunda menikah, dan menunda memiliki anak.

 

Oleh karena itu, cek kesuburan memang penting untuk dilakukan, baik untuk mereka yang belum berusia 35 tahun maupun yang sudah melewati 35 tahun. Namun, kapankah waktu yang tepat untuk berkonsultasi dan mengunjungi pusat fertilitas?

 

Cek kesuburan pada dasarnya dapat dilakukan ketika pasangan sudah menikah, aktif berhubungan seksual yakni 2–3 kali seminggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi selama satu tahun namun belum hamil. Pada beberapa kasus harus dilakukan lebih dini, misalnya dalam waktu 6 bulan apabila wanita telah berusia di atas 35 tahun, atau memiliki riwayat haid tidak teratur, riwayat nyeri haid yang semakin memberat, riwayat operasi rahim atau kista di masa lalu, juga penyakit kronis seperti gangguan tiroid atau kencing manis.

 

Penting untuk diketahui bahwa jenis dan tahapan yang direkomendasikan oleh dokter dapat berbeda bagi setiap pasien berdasarkan pertimbangkan dengan seluruh tim medis, kondisi pasien, dan tergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. 

 

Tidak semua rumah sakit mungkin menyediakan layanan fertilitas. Sehingga, tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Oleh karena itu, jika Anda memiliki keluhan terkait infertilitas dan sudah lama menantikan hadirnya buah hati, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fertilitas di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, serta saran perawatan yang tepat sesuai kondisi Anda.

 

Anda pun dapat mengunjungi Fertility and Minimal Infasive Center Siloam Hospitals Lippo Village, Klinik Blastula IVF Siloam Hospitals Sriwijaya, dan Siloam Hospitals Bangka sebagai pusat fertilitas di Siloam Hospitals Group.

 

Gunakan fitur MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online tanpa terlalu lama mengantre panjang di rumah sakit.

 

Nest Artikel Banner (1)

Dokter Kami
dr-patrick-bayu-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Patrick Bayu, SpOG, Subsp F.E.R

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi


Siloam Hospitals Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail