5 Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal Menurut Medis
Kesehatan Tubuh

5 Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal Menurut Medis

03 Februari 2026 4 menit waktu baca
manfaat daun seledri untuk ginjal

Salah satu manfaat daun seledri untuk ginjal adalah mencegah pembentukan batu ginjal akibat pengendapan mineral. Meskipun kandungan daun seledri menawarkan sejumlah khasiat bagi kesehatan ginjal, cara mengonsumsinya perlu diperhatikan dengan baik guna mencegah risiko efek sampingnya. Mari ketahui apa saja manfaat daun seledri untuk ginjal dan tips mengonsumsinya melalui artikel berikut ini.

 

Kandungan Daun Seledri

 

Seledri (Apium graveolens) adalah tumbuhan dengan aroma yang khas dan bertekstur kering. Aroma khas tersebut berasal dari senyawa tanaman sedanolide dan n-butylphthalide, yang berfungsi mengurangi tekanan darah dan risiko gagal ginjal. Tumbuhan ini sering digunakan sebagai bahan pelengkap masakan.

 

Namun, tak sedikit pula yang mengonsumsinya secara mentah sebagai campuran sup atau salad. Seledri cocok dimasukkan sebagai salah satu menu harian penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik rendah. Lantas, apa yang membuat sayuran berdaun hijau ini memiliki beragam manfaat bagi kesehatan ginjal?

 

Manfaat daun seledri untuk ginjal diketahui berasal dari sejumlah nutrisi yang terkandung di dalam daun hijau tersebut. Dalam 100 gram seledri, sejumlah nutrisi yang bisa diperoleh adalah:

 

  • Kalium: 265 mg.

  • Natrium: 97 mg.

  • Air: 95,2 g.

  • Kalsium: 46 mg.

  • Karbohidrat: 3,32 g.

  • Protein: 0,49 g.

  • Vitamin B6: 0,052 mg.

 

Selain itu, yang tak kalah penting adalah daun seledri juga mengandung antioksidan jenis flavonoid serta berbagai mineral dan vitamin, seperti zat besi, zinc, kolin, tembaga, asam folat, magnesium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K.

 

Menurut studi dalam jurnal Nutrients (2022), flavonoid merupakan tanaman yang berperan penting sebagai agen nefroprotektif yang melindungi sel-sel ginjal melalui aktivasi jalur antioksidan Nrf2, sehingga mampu meminimalkan risiko peradangan kronis pada nefron.

 

Apa Saja Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal?

 

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara umum, berikut adalah beberapa khasiat seledri untuk ginjal yang penting untuk diketahui:

 

1. Membantu Mencegah Gagal Ginjal

 

Salah satu manfaat daun seledri untuk ginjal adalah membantu mencegah gagal ginjal. Manfaat ini diperoleh dari kandungan antioksidan di dalamnya yang terbukti menghalau efek radikal bebas, seperti kerusakan sel. Pasalnya, sel tubuh yang sering terpapar radikal bebas dan mengalami proses oksidasi akan cenderung lebih cepat rusak. Itulah mengapa, penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan.

 

2. Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

 

Selain mengurangi risiko gagal ginjal, manfaat daun seledri untuk ginjal berikutnya adalah mencegah terbentuknya batu ginjal akibat pengendapan mineral dalam ginjal. Tidak hanya itu, seledri juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dapat membantu tubuh lebih mudah membuang zat sisa metabolisme melalui urine. Efek ini memiliki efek positif terhadap proses detoksifikasi sera mencegah batu ginjal.

 

3. Mengendalikan Tekanan Darah

 

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Dalam hal ini, khasiat daun seledri untuk ginjal adalah menjaga stabilitas dan menurunkan tekanan darah. Manfaat ini diperoleh dari kandungan kalium, antioksidan, dan zat phtalid di dalamnya.

 

4. Meningkatkan Kinerja Ginjal

 

Manfaat seledri untuk ginjal lainnya adalah mampu meningkatkan kinerja atau fungsi ginjal. Pasalnya, kandungan antioksidan yang terdapat dalam seledri mampu melindungi tubuh dari efek radikal bebas sekaligus membantu mencegah penyakit ginjal. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat antioksidan terhadap penyakit ginjal kronis.

 

5. Mengurangi Risiko Kanker Ginjal

 

Perlu diketahui bahwa daun seledri mengandung vitamin C yang berfungsi menekan risiko karsinoma sel ginjal, yaitu jenis kanker ginjal yang paling umum terjadi. Berkat kandungan vitamin C tersebut, seledri sering dikaitkan dengan menurunnya risiko kanker ginjal. Manfaat daun seledri untuk ginjal ini bisa diperoleh dengan mengolahnya menjadi jus.

 

Cara Konsumsi Seledri untuk Ginjal

 

Di luar manfaat daun seledri untuk ginjal maupun kesehatan tubuh secara umum, tumbuhan ini juga bisa menimbulkan efek samping apabila dikonsumsi secara berlebihan, seperti penyakit gondok. Untuk mengurangi risiko efek samping, perhatikan beberapa cara mengolah daun seledri untuk ginjal berikut ini:

 

  • Cuci seledri hingga benar-benar bersih sebelum dikonsumsi. Perlu diketahui bahwa seledri termasuk dalam salah satu tumbuhan dengan kadar pestisida yang tinggi. Untuk itu, pastikan mencuci seledri sampai bersih sebelum mengolahnya.

  • Batasi konsumsi daun seledri secara mentah. Mengonsumsi seledri mentah secara terus-menerus berisiko menyebabkan pembengkakan pada leher akibat rendahnya kadar yodium di dalamnya. Kondisi ini membuat fungsi kelenjar tiroid terganggu dan berujung meningkatkan risiko hipotiroidisme.

  • Konsumsi seledri dalam porsi yang wajar. Selain memicu penyakit gondok, mengonsumsi seledri secara berlebihan juga dapat menyebabkan malnutrisi dan gangguan pencernaan

  • Kombinasikan dengan sumber nutrisi lain. Bagi individu yang sedang menjalani diet, sebaiknya gabungkan sayuran ini dengan asupan lainnya karena seledri memiliki kalori yang sangat rendah.

  • Simpan seledri di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya matahari. Seledri memiliki kandungan senyawa kimia yang disebut psoralens. Kandungan ini sangat sensitif terhadap sinar matahari yang dapat menyebabkan ruam pada kulit jika memegangnya langsung di bawah sinar matahari.

  • Batasi konsumsi seledri sebanyak satu cangkir per hari. Jumlah ini dinilai aman dan dapat membantu meminimalkan risiko efek samping dari konsumsi berlebihan.

 

Informasi di atas hanya bersifat edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran dari tim medis profesional. Penting untuk diingat bahwa efek seledri dapat berbeda pada setiap orang. Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat agar memperoleh saran diet sehat yang disesuaikan dengan kondisi tubuh.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan nikmati fitur-fitur untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail