Enamel Gigi Rentan Rusak, Ini Fungsi dan Gangguan yang Harus Diketahui
Kesehatan Tubuh

Enamel Gigi Rentan Rusak, Ini Fungsi dan Gangguan yang Harus Diketahui

05 Juni 2025 4 menit waktu baca
enamel gigi

 

Enamel gigi adalah lapisan terkuat yang melindungi gigi. Sebagai pelindung utama terhadap kerusakan dan pengaruh negatif dari makanan serta minuman, enamel memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan mulut. Mari simak lebih lanjut mengenai fungsi, gangguan pada enamel, serta cara merawatnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Enamel Gigi?

 

Seperti yang sudah dijelaskan, enamel gigi adalah lapisan pelindung terluar gigi. Enamel melindungi mahkota gigi dari gigi berlubang dan kerusakan. Enamel sebenarnya adalah jaringan yang sangat tahan lama. Faktanya, enamel gigi adalah bagian paling keras di dalam tubuh, bahkan lebih keras dibandingkan tulang.

 

Enamel gigi merupakan zat terkeras dalam tubuh manusia dan berfungsi sebagai lapisan luar mahkota gigi yang tahan aus. Enamel gigi membentuk lapisan penghalang yang melindungi gigi dari gaya fisik, termal, dan kimia yang dapat merusak jaringan vital di pulpa gigi yang mendasarinya.

 

Meski sangat kuat, bukan berarti enamel gigi tidak bisa mengalami kerusakan. Seiring berjalannya waktu, enamel bisa rusak akibat penumpukan plak pada gigi, terkena paparan asam dari makanan yang dikonsumsi, serta akibat aktivitas bakteri di dalam mulut. Itulah sebabnya, perawatan enamel cukup penting guna menjaga gigi tetap sehat.

 

Sebagai informasi, enamel gigi sebagian besar terbuat dari kalsium dan fosfor. Mineral-mineral ini membentuk 95% bagian dari enamel, berikatan membentuk kristal kecil yang sangat kuat, sedangkan sisanya terdiri dari air (4%) dan protein (1%). 

 

Enamel gigi bersifat semi transparan. Lapisan bawah enamel (dentin) dapat memiliki warna yang bervariasi, mulai dari putih keabu-abuan hingga kuning muda. Kombinasi enamel dan dentin itulah yang memberikan warna unik pada gigi. Tidak seperti patah tulang, kerusakan enamel tidak dapat diperbaiki karena jaringan ini tidak memiliki sel hidup.

 

Fungsi Enamel Gigi

 

Pada dasarnya, fungsi enamel gigi adalah melindungi gigi dari kerusakan. Secara khusus, enamel melindungi lapisan terdalam gigi (dentin dan pulpa gigi) dari:

 

  • Kerusakan gigi (gigi berlubang).

  • Erosi gigi.

  • Infeksi.

  • Peningkatan sensitivitas gigi, misalnya terhadap panas, dingin, atau makanan manis.

 

Gangguan pada Enamel Gigi

 

Meski enamel gigi adalah jaringan terkeras dalam tubuh, jaringan ini bisa dengan cepat dihancurkan akibat kerusakan gigi. Hal ini disebabkan oleh asam yang dilepaskan oleh bakteri saat memproses gula dalam makanan. Asam dari bakteri ini dapat menyebabkan lubang di permukaan gigi, menggerogoti enamel, dan menyebabkan karies gigi.

 

Selain itu, enamel gigi juga bisa mengalami amelogenesis (pembentukan enamel gigi) yang tidak sempurna yang dapat menyebabkan malformasi atau kelainan struktur enamel. Kondisi ini diwariskan sehingga sering terlihat dalam satu keluarga. Beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan kerusakan enamel gigi adalah sebagai berikut:

 

  • Menggertakkan gigi (bruxism).

  • Sering minum soda, jus buah, dan minuman manis lainnya.

  • Mengonsumsi terlalu banyak makanan manis atau bertepung.

  • Mengonsumsi makanan asam, seperti permen asam.

  • Efek samping obat-obatan tertentu.

  • Mulut kering (xerostomia).

  • GERD.

  • Bulimia (muntah yang diinduksi sendiri dapat mengakibatkan erosi enamel gigi).

 

Kerusakan atau erosi enamel gigi menyebabkan lapisan dalam gigi terpapar udara terbuka dan makanan, serta minuman yang dikonsumsi. Hal ini membuat gigi lebih rentan berlubang. Selain itu, hilangnya enamel gigi juga dapat membuat gigi lebih sensitif terhadap panas dan dingin, serta lebih mudah ternoda. Adapun beberapa gejala erosi enamel gigi adalah sebagai berikut:

 

  • Gigi menjadi lebih sensitif terhadap makanan tertentu dan timbul rasa nyeri.

  • Gigi berubah warna, menjadi lebih kuning.

  • Permukaan gigi halus dan mengkilap, hal ini menandakan hilangnya mineral.

  • Tepi gigi menjadi lebih kasar, tidak teratur, dan bergerigi saat enamel terkikis.

  • Sangat sensitif dan terasa menyakitkan.

  • Cupping, yaitu lekukan yang muncul pada permukaan gigi yang digunakan untuk menggigit dan mengunyah.

 

Cara Menjaga Kesehatan Enamel Gigi

 

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan enamel gigi adalah sebagai berikut:

 

  • Sikat gigi setidaknya dua kali sehari.

  • Membersihkan gigi dengan menggunakan benang gigi sekali sehari.

  • Menggunakan pasta gigi berfluorida.

  • Menggunakan sikat gigi berbulu lembut.

  • Minum minuman asam melalui sedotan.

  • Tetap terhidrasi.

  • Menjalani perawatan untuk kondisi yang dapat menyebabkan erosi enamel gigi.

  • Mengunyah permen karet bebas gula.

  • Melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

 

Itulah penjelasan mengenai enamel gigi, mulai dari fungsi hingga cara menjaga kesehatannya. Namun, perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter.

 

Apabila mengalami masalah pada enamel gigi atau masalah pada gigi dan mulut, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Gigi di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter terkait serta memeriksa riwayat kesehatan secara virtual. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

News Medical. What is Tooth Enamel?. Diakses pada 2024 | WebMD. Tooth Enamel Erosion and Restoration. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Tooth Enamel. Diakses pada 2024 | NCBI. Dental Enamel Formation and Implications for Oral Health and Disease. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
besar-riyantospkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Besar Riyanto, SpKG

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-rudy-spkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-halida-

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Halida

Kedokteran Gigi

Dokter Gigi


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail