Kesehatan Tubuh
GIST (Gastrointestinal Stromal Tumor), Penyebab & Gejala

Table of Contents
GIST (gastrointestinal stromal tumor) adalah jenis tumor yang berasal dari sistem pencernaan. GIST diduga terbentuk dari jenis sel-sel khusus yang berada di dinding organ pencernaan. Jika ukurannya kecil, tumor ini mungkin tidak menimbulkan gejala sehingga sering kali tidak disadari. Untuk memahami lebih dalam tentang gastrointestinal stromal tumor, simak ulasan di bawah ini sampai tuntas.
Apa itu GIST (Gastrointestinal Stromal Tumor)?
Seperti yang sudah dijelaskan, gastrointestinal stromal tumor atau GIST adalah tumor yang berkembang di sistem pencernaan, tepatnya di bagian dinding saluran pencernaan. Sekitar 10–30% GIST dapat bersifat ganas, berukuran cukup besar, dan memicu masalah atau gejala tertentu. Namun, GIST juga dapat tumbuh sangat kecil dan tidak disadari.
GIST paling sering bermula dengan sel-sel abnormal dari lambung atau usus kecil di sistem pencernaan. Sel kanker ini diduga terbentuk dari sel-sel khusus di dinding organ pencernaan yang berperan menggerakkan makanan ke seluruh tubuh. GIST dapat terjadi pada semua usia, namun paling sering didiagnosis pada usia lanjut, rata-rata terdiagnosis pada saat berusia lebih dari 60 tahun.
Penyebab GIST
GIST terjadi ketika gen KIT atau platelet-derived growth factor receptor alpha (PDGFRA) mengalami mutasi dan menyebabkan sel-sel di dalam saluran pencernaan berkembang biak secara tidak terkendali. KIT sendiri merupakan gen yang berperan untuk memerintahkan sel memproduksi protein (KIT CD117) yang membuat sel dalam saluran pencernaan membelah.
Akibat adanya mutasi pada gen KIT, sel-sel di dalam sistem pencernaan berkembang biak secara tak terkendali dan membentuk tumor. Risiko GIST akan meningkat pada seseorang yang juga mewarisi kelainan tumor tertentu, di antaranya:
-
Familial GIST syndrome: Pada kasus yang jarang terjadi, gen KIT abnormal dapat diturunkan dari orang tua ke anak. Jadi, seseorang yang memiliki keluarga dengan GIST lebih mungkin mengembangkan jenis tumor ini.
-
Neurofibromatosis tipe 1: Kelainan ini menyebabkan sel-sel tertentu tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali, hingga menciptakan tumor yang tumbuh di seluruh tubuh.
-
Sindrom Carney-Stratakis: Kondisi keturunan langka dengan tiga tumor, yaitu GIST, paraganglioma, dan pulmonary chondroma.
Gejala GIST
GIST mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun, terutama bila ukuran tumornya kecil. Kondisi ini biasanya terdeteksi ketika seseorang sedang menjalani pemeriksaan atau pembedahan dengan tujuan lain. Namun, jika menimbulkan gejala, GIST dapat bermanifestasi menjadi keluhan-keluhan berikut:
-
Nyeri pada perut.
-
Perut membengkak.
-
Kembung.
-
Muntah darah.
-
Kelelahan.
-
Kehilangan nafsu makan.
-
Kehilangan berat badan tanpa sebab.
Diagnosis GIST
Diagnosis GIST dimulai dengan proses anamnesis (wawancara medis) oleh dokter untuk mengumpulkan informasi mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Jika pasien dicurigai mengidap GIST, dokter akan merekomendasikan tes penunjang untuk menegakkan diagnosis dan melihat penyebaran kanker. Tes tersebut meliputi:
-
Tes pencitraan, seperti CT scan, MRI, atau PET scan, untuk mendeteksi tumor dan melihat ukurannya.
-
Upper endoscopy. Tes ini menggunakan endoskopi (tabung panjang dan tipis yang dilengkapi lampu dan kamera) untuk melihat bagian dalam esofagus, perut, dan bagian pertama usus kecil.
-
Ultrasonografi endoskopi atau endoscopic ultrasound (EUS). Tes ini juga menggunakan endoskopi namun disertai probe ultrasound di ujung alatnya. Probe ultrasonografi menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar tumor dan menunjukkan ukurannya.
-
Biopsi aspirasi jarum halus. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel kecil jaringan tumor untuk diuji di laboratorium. Prosedur ini mirip dengan ultrasonografi endoskopi, namun dengan jarum tipis berongga di ujung alatnya.
Pengobatan GIST
Pengobatan lini pertama untuk GIST adalah pembedahan. Namun, dokter tetap akan mempertimbangkan beberapa hal guna menentukan pengobatan yang tepat, seperti ukuran tumor, lokasi, dan penyebarannya (metastasis). Pada tumor yang berukuran kecil, dokter dapat mengangkat seluruhnya melalui pembedahan.
Akan tetapi, jika tumor berukuran sangat besar, dokter mungkin juga merekomendasikan terapi target sebelum melakukan pembedahan. Terapi target menggunakan obat-obatan yang ditargetkan menyerang kelainan spesifik dari sel agar tidak bisa tumbuh. Terapi ini juga bisa dilakukan setelah pembedahan untuk mengurangi risiko kanker muncul kembali.
Komplikasi GIST
Seperti penyakit lainnya, GIST mungkin saja menimbulkan komplikasi, terutama GIST yang berukuran besar. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah perdarahan saluran cerna, sehingga dapat memicu gejala melena (BAB berdarah) atau hematemesis (muntah darah).
Selain itu, GIST juga dapat berkomplikasi menjadi penyumbatan saluran cerna, hingga perforasi (lubang pada saluran pencernaan). Jika terjadi perforasi, peritonitis mungkin terjadi. Sebagai informasi, peritonitis adalah peradangan pada peritoneum atau lapisan tipis yang membatasi dinding perut dan organ-organ perut.
Perlu dipahami bahwa penjelasan mengenai penyebab, gejala, hingga pengobatan GIST di atas tidak bisa dijadikan acuan utama maupun pengganti diagnosis dari tenaga medis profesional. Untuk itu, bila mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi ini, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Bedah Onkologi tepercaya di Siloam Hospitals terdekat.
Tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter atau tenaga medis lainnya terkait dengan kondisi ini juga bisa berbeda-beda setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Apabila ingin mendapatkan perawatan komprehensif untuk kanker, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. MRCCC Siloam Hospitals menyediakan berbagai layanan kesehatan untuk penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi, kemoterapi, radioterapi, dan berbagai prosedur lain beserta tim dokter yang berpengalaman.
Sumber
Mayo Clinic. Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST). Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST). Diakses pada 2024 | American Cancer Society. What Are Gastrointestinal Stromal Tumors? Diakses pada 2024 | JGO. Gastrointestinal Stromal Tumors: A Comprehensive Review. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ralph Girson Gunarsa, SpPD-KHOM, FINASIM
Onkologi (Kanker)
Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara, SpPD-KHOM
Onkologi (Kanker)
Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Elisabeth Maria De Haan, SpPD-KHOM
Onkologi (Kanker)
Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini






