Kanker Bibir - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Kanker Bibir - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

28 Mei 2025 4 menit waktu baca
kanker bibir

Kanker bibir (lip cancer) adalah salah satu jenis kanker mulut yang berkembang di bibir. Kondisi ini biasanya mudah dikenali dan terdiagnosis di tahap awal sehingga tingkat kesembuhannya cukup tinggi. Lantas, bagaimana gejala dan pengobatan kanker bibir? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Kanker Bibir?

 

Seperti yang sudah dijelaskan, kanker bibir adalah suatu kondisi ketika terdapat sel-sel abnormal yang tumbuh di luar kendali dan menghasilkan tumor atau lesi pada bibir. Kanker bibir merupakan tumor ganas yang paling umum menyerang kepala dan leher. 

 

Lip cancer merupakan salah satu jenis kanker mulut yang termasuk dalam karsinoma sel skuamosa, artinya kanker ini bermula dari sel tipis dan datar di lapisan tengah dan luar kulit (sel skuamosa). Lip cancer bisa terjadi di sepanjang bibir atas maupun bawah, namun paling sering terjadi pada bibir bawah.

 

Penyebab Kanker Bibir

 

Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti apa penyebab kanker bibir. Namun, terdapat beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko terjadinya jenis kanker ini. Secara umum, sejumlah faktor tersebut, di antaranya sebagai berikut:

 

  • Penggunaan tembakau, termasuk merokok, cerutu, atau mengunyah tembakau.

  • Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

  • Paparan sinar matahari yang berlebihan.

  • Memiliki kulit putih.

  • Berusia di atas 40 tahun.

  • Berjenis kelamin pria.

  • Mengidap infeksi HPV (human papillomavirus).

  • Memiliki imun tubuh yang lemah.

 

Gejala Kanker Bibir

 

Lip cancer sering kali terlihat seperti luka di bibir, namun tak kunjung sembuh. Luka tersebut bisa berbentuk sariawan, ulkus (luka berbentuk gaung atau cekungan), benjolan, atau blister (lepuhan kulit). Pada orang dengan kulit yang terang, luka di bibir ini akan tampak kemerahan, sedangkan pada orang dengan kulit lebih gelap akan tampak cokelat tua atau abu-abu. Selain itu, beberapa gejala lain yang timbul, di antaranya sebagai berikut:

 

  • Perdarahan di area luka.

  • Kesemutan, nyeri, atau mati rasa di bibir atau kulit di sekitar mulut.

  • Pembengkakan rahang.

 

Diagnosis Kanker Bibir

 

Dalam proses penegakan diagnosis lip cancer, dokter akan terlebih dahulu melakukan tanya jawab medis (anamnesis) untuk mengumpulkan informasi mengenai gejala, riwayat medis, dan kebiasaan pasien secara detail seperti kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Kemudian, dokter juga melakukan pemeriksaan fisik di bagian bibir, mulut, wajah, dan leher untuk melihat tanda-tanda kanker.

 

Selanjutnya, dokter juga akan meminta pasien menjalani serangkaian tes penunjang guna mengonfirmasi diagnosis, di antaranya:

 

  • Biopsi. Dilakukan dengan mengambil sampel jaringan di bibir untuk diuji di laboratorium.

  • Tes pencitraan. Tujuannya untuk melihat apakah kanker sudah menyebar ke bagian lain di sekitar mulut. Tes ini meliputi CT scan, MRI, dan PET scan.

 

Pengobatan Kanker Bibir

 

Pengobatan kanker bibir akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, termasuk tingkat penyebaran kanker. Seperti kanker pada umumnya, terdapat beberapa pilihan perawatan untuk mengatasi lip cancer, di antaranya adalah sebagai berikut:

 

  • Operasi: Dilakukan untuk mengangkat kanker di bibir dan sedikit jaringan sehat yang mengelilinginya. Pada beberapa kondisi, pasien mungkin perlu melakukan operasi rekonstruksi untuk mengembalikan bentuk bibir.

  • Radioterapi: Terapi yang menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti proton atau sinar-X, untuk membunuh sel kanker.

  • Kemoterapi: Terapi untuk membunuh sel kanker menggunakan obat-obatan.

  • Terapi target: Terapi ini fokus pada kelemahan spesifik yang ada di dalam sel kanker agar sel tersebut tidak bisa tumbuh dan mati.

  • Imunoterapi: Terapi untuk mendorong sistem imun tubuh dalam melawan sel kanker.

 

Pencegahan Kanker Bibir

 

Kondisi ini tidak dapat dicegah sepenuhnya, mengingat penyebabnya pun tidak diketahui secara pasti. Namun, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kanker bibir, yaitu dengan menghindari faktor-faktor risikonya. Secara umum, berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi risiko kanker bibir:

 

  • Menghentikan penggunaan tembakau atau bahkan lebih baik untuk tidak pernah menggunakannya sama sekali.

  • Menghindari paparan sinar matahari di siang hari atau gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30, sekalipun cuaca sedang mendung. Oleskan sunscreen secara merata dan ulangi setiap dua jam atau lebih sering jika Anda sedang berenang atau berkeringat.

  • Menghindari penggunaan tanning bed (proses penggelapan warna kulit dengan paparan sinar UV menggunakan alat seperti tempat tidur) karena dapat memancarkan sinar UV yang bisa meningkatkan risiko lip cancer.

 

Sebagai informasi, penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi kanker bibir. Dengan kata lain, penyebab gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis lainnya, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah Onkologi di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang akurat.

 

Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.


Apabila ingin mendapatkan perawatan yang efektif, tepercaya, dan berkualitas prima terhadap kanker, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Salah satu pusat unggulan kanker ini menyediakan beragam layanan kesehatan untuk menangani kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi bedah, kemoterapi, radioterapi, dan lain sebagainya.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
besar-riyantospkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Besar Riyanto, SpKG

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-rudy-spkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-halida-

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Halida

Kedokteran Gigi

Dokter Gigi


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail