Kanker Sinus - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Kanker Sinus - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

09 Juni 2025 4 menit waktu baca
kanker sinus

Kanker sinus adalah kondisi ketika terdapat sel abnormal bersifat ganas yang tumbuh di sinus. Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko sinus cancer, seperti merokok dan infeksi human papillomavirus (HPV). Ingin tahu lebih jauh mengenai kanker sinus? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Kanker Sinus?

 

Kanker sinus adalah kanker langka yang memengaruhi sinus, yaitu rongga kecil berisi udara di dalam hidung, tulang pipi, dan dahi. Perlu diketahui bahwa kanker sinus berbeda dengan kanker nasal, namun keduanya sering dikaitkan karena saling berhubungan. Sebagai informasi, kanker nasal merupakan kanker yang tumbuh di rongga hidung atau ruang di belakang hidung.

 

Sedangkan, kanker yang berasal dari jaringan rongga hidung dan sinus paranasal disebut juga sebagai kanker sinonasal (gabungan antara sinus-nasal). Beberapa tipe kanker sinonasal adalah sebagai berikut:

 

  • Karsinoma sel skuamosa.

  • Adenokarsinoma.

  • Karsinoma kistik adenoid.

  • Esthesioneuroblastoma (neuroblastoma penciuman).

  • Undifferentiated sinonasal carcinoma.

  • Limfoma.

  • Plasmasitoma.

  • Melanoma.

  • Neuroblastoma olfaktorius.

  • Sarkoma.

 

Penyebab Kanker Sinus

 

Merokok merupakan faktor utama terjadinya kanker sinus. Pasalnya, rokok mengandung nitrosamin dan bahan kimia lain yang dapat menyebabkan kanker. Ketika merokok, asap akan melewati rongga hidung dalam perjalannya menuju paru-paru. Semakin lama dan sering seseorang merokok, maka risikonya terkena kanker sinus akan lebih tinggi.

 

Namun, tidak hanya merokok, kanker sinus juga berkaitan dengan beberapa faktor lain. Faktor-faktor tersebut, di antaranya:

 

  • Paparan zat tertentu dalam jangka panjang. Beberapa pekerjaan diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker sinus. Adapun beberapa zat yang terbukti dapat meningkatkan risiko kanker sinus adalah:

    • Debu industri. Orang yang bekerja dalam bidang produksi  mungkin terpapar debu industri di tempat kerja. Beberapa bidang yang berkaitan termasuk industri furnitur, penggergaji, tukang kayu, pembuat sepatu, pembuat besi, maupun pekerja di pabrik tepung atau roti.

    • Senyawa nikel. Logam yang digunakan untuk membuat baja tahan karat.

    • Isopropil alkohol. Sejenis alkohol yang digunakan dalam produk rumah tangga dan proses manufaktur.

    • Radium 226 dan 228. Logam radioaktif yang ditemukan dalam kadar rendah di udara, air, tahan, dan bebatuan.

  • Infeksi human papillomavirus (HPV). Dilansir dari Cancer Research UK, sekitar 30 dari 100 (30%) kasus kanker nasal dan kanker sinus terkait dengan HPV. Jenis HPV yang paling umum berkaitan dengan jenis kanker ini adalah HPV tipe 16.

  • Riwayat radioterapi. Pernah menjalani radioterapi, terutama di daerah wajah, misalnya radioterapi untuk retinoblastoma herediter (kanker di retina mata).

  • Laki-laki berusia 40 tahun ke atas.

 

Gejala Kanker Sinus

 

Gejala kanker sinus mungkin mirip dengan kondisi yang lebih umum, seperti pilek atau sinusitis. Salah satu gejala kanker sinus adalah hidung tersumbat yang tak kunjung sembuh dan hanya memengaruhi salah satu sisi, namun diikuti gejala lain yang lebih berat, seperti:

 

  • Mimisan.

  • Berkurangnya kemampuan indra penciuman.

  • Keluar lendir dari hidung, terkadang bercampur darah.

  • Lendir dirasa mengalir di bagian belakang hidung dan tenggorokan (post nasal drip).

 

Pada kondisi yang lebih parah, gejala dapat meliputi:

 

  • Rasa nyeri atau mati rasa di wajah, terutama di bagian atas.

  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.

  • Pembengkakan kelenjar di leher.

  • Gangguan penglihatan seperti pandangan kabur.

  • Mata melotot.

  • Mata berair yang tak kunjung sembuh.

  • Rasa nyeri atau tertekan pada salah satu telinga.

  • Benjolan yang muncul di wajah, hidung, atau langit-langit mulut.

 

Diagnosis Kanker Sinus

 

Untuk menegakkan diagnosis kanker sinus, dokter akan terlebih dahulu melakukan tanya jawab medis (anamnesis) untuk mengetahui gejala serta riwayat kesehatan pasien secara umum, termasuk kondisi medis lain yang dimiliki pasien dan riwayat keganasan di keluarga. Beberapa pertanyaan yang mungkin akan diajukan dokter di antaranya:

 

  • Gejala apa yang dialami pasien?

  • Kapan pasien pertama kali merasakan gejala tersebut?

  • Apakah pasien memiliki kondisi medis lain sebelumnya?

 

Kemudian, dokter akan melanjutkannya dengan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Dokter biasanya memeriksa hidung dan tenggorokan pasien menggunakan kaca khusus, kemudian meraba kelenjar getah bening di sekitar leher. Guna mengonfirmasi diagnosis, dokter dapat meminta pasien menjalani tes penunjang, di antaranya:

 

 

Pengobatan Kanker Sinus

 

Pengobatan sinus cancer akan disesuaikan dengan beberapa faktor, termasuk stadium kanker, kondisi kesehatan pasien secara umum, serta preferensi pasien. Adapun beberapa pilihan prosedur perawatan untuk menangani kanker sinus adalah sebagai berikut:

 

 

Perlu dipahami bahwa tanda dan gejala terkait kanker sinus di atas tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama yang mewakili kondisi tersebut. Pasalnya, beberapa gejala yang disebutkan di atas juga terjadi pada kondisi medis lain, sehingga penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

 

Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

 

Apabila ingin mendapatkan perawatan komprehensif untuk kanker, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. MRCCC Siloam Hospitals menyediakan berbagai layanan kesehatan untuk penanganan kanker secara komprehensif, mulai dari deteksi dini, onkologi, kemoterapi, radioterapi, dan berbagai prosedur lain beserta tim dokter yang berpengalaman.

Sumber

John Hopkins Medicine. Nasal Cancer/Sinus Cancer. Diakses pada 2024 | NHS. Nasal and sinus cancer. Diakses pada 2024 | Cancer Research UK. Risks and causes of nasal and paranasal sinus cancer. Diakses pada 2024 | Cancer Research UK. Seeing your GP when you have symptoms of nasal and paranasal sinus cancer. Diakses pada 2024 | Cancer Research UK. Types of Nasal and Paranasal Sinus Cancer. Diakses pada 2024 | NCBI. Paranasal Sinus and Nasal Cavity Cancer Treatment (Adult) (PDQ®). Diakses pada 2024 |

message

ArticleDetail