Kesehatan Tubuh
Medulloblastoma - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Medulloblastoma adalah tumor ganas (kanker) pada otak yang tumbuh di dekat batang otak. Kanker ini dapat tumbuh dengan cepat dan bisa menyebar ke area lain di otak maupun sumsum tulang belakang. Lantas, apa penyebab medulloblastoma dan bagaimana cara mengobatinya? Mari temukan jawaban selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa itu Medulloblastoma?
Medulloblastoma adalah tumor ganas (kanker) langka yang terbentuk di bagian bawah otak, yaitu cerebellum (otak kecil). Sebagai informasi, cerebellum adalah bagian otak yang terlibat dalam koordinasi otot, keseimbangan, serta gerakan tubuh.
Medulloblastoma dapat menyebar melalui cairan yang mengelilingi dan melindungi otak serta sumsum tulang belakang, yaitu cairan serebrospinal. Medulloblastoma juga dapat menyebar ke ke tulang, paru-paru, atau sistem limfatik. Hal ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa dengan tumor yang bersifat rekuren (kambuh).
Insiden tahunan medulloblastoma dilaporkan sebesar 6 per 1.000.000 anak. Anak-anak berusia 4 hingga 9 tahun memiliki insiden tertinggi sebesar 44%, diikuti oleh remaja (10 hingga 16 tahun) sebesar 23%.
Penyebab Medulloblastoma
Medulloblastoma bisa dialami oleh siapa saja, namun lebih sering terjadi pada anak-anak. Meski tergolong langka, kondisi ini sebetulnya merupakan jenis kanker otak yang paling umum terjadi pada anak-anak. Sayangnya, masih belum diketahui secara pasti apa penyebab munculnya medulloblastoma. Namun, terdapat dugaan bahwa kanker ini berkaitan dengan beberapa kondisi genetik, seperti:
-
Nevoid basal cell carcinoma syndrome (NBCCS) atau juga dikenal dengan Gorlin syndrome. Dilansir dari Cleveland Clinic, orang dengan NBCCS memiliki risiko sebesar 5% untuk mengalami medulloblastoma.
-
Sindrom Turcot, yaitu kelainan genetik yang ditandai dengan kanker kolorektal serta tumor otak primer.
-
Sindrom Li-Fraumeni, yaitu kelainan langka yang sangat meningkatkan risiko timbulnya beberapa jenis kanker, terutama pada anak-anak dan dewasa muda.
Gejala Medulloblastoma
Gejala medulloblastoma bisa beragam, tergantung pada usia pasien, ukuran tumor, lokasi tumor, dan tingkatan stadiumnya. Kondisi ini juga bisa memblokir atau menghambat jalur cairan serebrospinal sehingga cairan tersebut dapat menumpuk di otak dan akan memicu peningkatan tekanan di dalam otak.
Gejala yang ditimbulkan tergantung dari lokasi tumornya. Adapun beberapa gejala umum medulloblastoma adalah:
-
Nyeri kepala.
-
Pusing.
-
Mual dan muntah.
-
Kelelahan.
-
Gangguan keseimbangan.
-
Gangguan penglihatan (buram atau pandangan ganda).
-
Kesulitan untuk berjalan.
-
Kebingungan.
-
Nyeri punggung.
-
Inkontinensia urine (keluarnya urine secara tidak sengaja) atau inkontinensia tinja (hilangnya kemampuan dalam menahan BAB), jika tumor sudah menyebar ke tulang belakang.
Diagnosis Medulloblastoma
Langkah pertama yang dapat dilakukan dokter dalam menegakkan diagnosis medulloblastoma adalah wawancara medis (anamnesis) terkait dengan keluhan dan riwayat kesehatan pasien beserta keluarganya. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk tes penglihatan dan pendengaran untuk mengevaluasi gejala yang dialami pasien.
Guna membantu mengonfirmasi diagnosis medulloblastoma, dokter juga dapat menggunakan beberapa pemeriksaan penunjang berikut ini:
Pengobatan Medulloblastoma
Pengobatan medulloblastoma dapat disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan, serta ukuran, lokasi, dan kecepatan pertumbuhan maupun penyebaran sel kanker di area otak. Dalam hal ini, dokter bisa melakukan tindakan pembedahan, lalu dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, ataupun keduanya. Berikut penjelasan selengkapnya.
-
Tindakan pembedahan, untuk:
-
Mengalirkan penumpukan cairan serebrospinal yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam otak.
-
Mengangkat tumor di dalam otak.
-
Radioterapi, yaitu prosedur medis yang menggunakan energi sinar-X, proton, dan sebagainya untuk mengecilkan dan menghancurkan sel kanker.
-
Kemoterapi, yaitu prosedur medis yang menggunakan obat-obatan untuk mengecilkan dan menghancurkan sel kanker.
Perlu diingat, penyebab dan gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik mewakili medulloblastoma. Artinya, hal tersebut juga bisa terjadi pada kondisi medis lainnya, sehingga sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat terkait dengan medulloblastoma dari dokter spesialis berpengalaman. Dalam hal ini, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah Saraf di Siloam Hospitals terdekat.
Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan serta pengobatan yang Anda jalani terkait dengan medulloblastoma bisa berbeda-beda, tergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing rumah sakit. Namun, tenaga medis profesional tetap memastikan tahapan tindakan medis tersebut telah disesuaikan dengan kondisi medis pasien.
Untuk memperoleh penanganan lebih lanjut terkait tumor dan kanker, Anda juga dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yang merupakan pusat unggulan kanker di Indonesia dari Siloam Hospitals Group. Rumah sakit ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan yang memungkinkan pasien untuk mendapatkan pemeriksaan deteksi dini kanker, onkologi bedah, radioterapi, kemoterapi, serta pengobatan tumor dan kanker lainnya.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Ambon
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Bagus Sasongko, SpBS, M.Kes, FN-TB, FINSS
Bedah Saraf
Spesialis Bedah Saraf
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini







