Mengenal Mekanisme Pertumbuhan Sel Kanker di Dalam Tubuh
Kesehatan Tubuh

Mengenal Mekanisme Pertumbuhan Sel Kanker di Dalam Tubuh

28 Mei 2025 4 menit waktu baca
mekanisme pertumbuhan sel kanker

Kanker adalah salah satu gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai. Pasalnya, kondisi ini bisa tumbuh secara terus-menerus dan menyebar ke bagian lain dalam jangka waktu lama, sehingga bisa memengaruhi kualitas hidup penderitanya secara keseluruhan. 

 

Lantas, bagaimana mekanisme pertumbuhan sel kanker tersebut? Untuk mengetahui proses pertumbuhan sel kanker selengkapnya, mari simak ulasan berikut ini sampai tuntas.

 

Memahami Mekanisme Pertumbuhan Sel Kanker

 

Pada dasarnya, sel-sel di dalam tubuh akan tumbuh dan membelah untuk memperbaiki jaringan yang telah rusak. Setiap satu sel akan membelah menjadi dua sel yang identik, lalu dua sel tersebut membali kembali menjadi empat sel identik, dan seterusnya.

 

Namun, pada beberapa kondisi, terjadi perubahan (mutasi) DNA di dalam sel yang membuat sel tersebut tumbuh dan membelah secara tidak terkendali. Hal inilah yang disebut sebagai kanker (tumor ganas). Mekanisme pertumbuhan sel kanker berbeda dengan sel-sel sehat, yang mana hal tersebut bisa menimbulkan masalah kesehatan tertentu.

 

Lebih jelasnya, berikut adalah uraian lengkap mengenai siklus pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

 

1. Awal Mula Munculnya Kanker

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, awal mula kemunculan sel kanker terjadi ketika terdapat perubahan struktur (mutasi) pada DNA dalam sel tubuh. Mutasi DNA diduga dapat terjadi karena beberapa sebab. Yang pertama, mutasi DNA dapat terjadi sejak lahir yang diwariskan dari orang tua. Jenis mutasi ini menyebabkan sebagian kecil kasus kanker.

 

Selain itu, mutasi DNA juga dapat terjadi setelah lahir. Sejumlah faktor dapat menyebabkan mutasi gen, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, paparan radiasi, infeksi virus, paparan bahan kimia penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis, dan lain sebagainya.

 

Setelah DNA bermutasi, sel-sel di dalam tubuh akan membelah secara abnormal dan tidak terkendali. Akibatnya, sel-sel tersebut akan menumpuk dan membentuk tumor, baik bersifat jinak maupun ganas (kanker).

 

Sebagai informasi, berikut adalah beberapa hal yang dapat disebabkan oleh mutasi DNA.

 

  • Memungkinkan pertumbuhan sel yang cepat. Mutasi gen dapat menyebabkan sel tumbuh dan membelah lebih cepat. Hal ini menciptakan banyak sel baru yang semuanya memiliki mutasi yang sama.

  • Gagal menghentikan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Sel yang normal dapat mengetahui kapan harus berhenti tumbuh sehingga setiap orang akan memiliki jumlah yang tepat untuk setiap jenis sel. Sel-sel kanker tersebut telah kehilangan kendali (gen penekan tumor) yang memberi tahu mereka kapan harus berhenti tumbuh. Mutasi pada gen penekan tumor memungkinkan sel kanker terus tumbuh dan terakumulasi.

  • Membuat kesalahan saat memperbaiki kesalahan DNA. Gen perbaikan DNA mencari kesalahan dalam DNA sel dan melakukan koreksi. Mutasi pada gen perbaikan DNA (DNA repair genes) akan menyebabkan kesalahan pada DNA tidak diperbaiki, sehingga bisa menyebabkan sel menjadi kanker.

 

2. Perkembangan Kanker

 

Pada tingkat sel, perkembangan kanker terdiri dari berbagai langkah yang melibatkan mutasi dan seleksi sel, serta kemampuan proliferasi (membelah diri), kelangsungan hidup, invasi, dan metastasis (penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lainnya) yang akan semakin meningkat secara progresif.

 

Sama seperti sel normal, sel-sel kanker membutuhkan suplai darah yang membawa nutrisi dan oksigen agar bisa bertahan serta berkembang. Jika berukuran kecil, tumor ganas ini bisa berkembang dengan mudah, serta dapat memperoleh oksigen dan nutrisi dari pembuluh darah di sekitarnya.

 

Namun, ketika ukuran tumor sudah semakin membesar, sel-sel kanker di dalamnya akan membutuhkan suplai darah yang lebih banyak. Karena itu, sel tersebut akan mengirimkan sinyal pada tumor untuk membentuk pembuluh darah baru (angiogenesis).

 

3. Proses Penyebaran Sel Kanker

 

Pembuluh darah yang baru terbentuk di sekitar tumor memungkinkan sel-sel kanker untuk masuk ke dalam aliran darah dan menyebar (bermetastasis) ke bagian tubuh lainnya. Selain itu, sel kanker juga dapat menyebar melalui sistem limfatik di sekitarnya.

 

Kenapa Sel Kanker Bisa Kembali Setelah Pengobatan?

 

Perlu diketahui bahwa sel kanker bisa kembali muncul setelah pasien menjalani pengobatan kanker dan dinyatakan sembuh. Pasalnya, meskipun hanya ada satu sel kanker yang tersisa di dalam tubuh pascapengobatan, sel tersebut tetap bisa berkembang menjadi tumor yang baru.

 

Karena itulah, pasien kanker disarankan untuk melakukan terapi lain setelah menjalani pengobatan pertama. Misalnya, pasien bisa menjalani perawatan kemoterapi setelah tindakan operasi. 

 

Hal ini dikenal dengan adjuvant therapy. Adapun tujuan utama dari adjuvant therapy adalah untuk meminimalkan risiko kanker tumbuh kembali karena masih ada sel kanker yang tersisa pascapengobatan sebelumnya.

 

Itu dia penjelasan lengkap mengenai mekanisme pertumbuhan sel kanker yang penting untuk dipahami. Mengingat sel kanker dapat tumbuh secara masif dan tidak terkendali, sangat penting bagi penderitanya untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat sesegera mungkin agar terhindar dari risiko komplikasi yang lebih serius.

 

Mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi bisa menjadi langkah tepat untuk memperoleh pengobatan kanker secara berkelanjutan. Sebagai pusat unggulan kanker di Indonesia, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dilengkapi dengan fasilitas medis berteknologi canggih dan tim dokter multidisiplin yang berpengalaman sehingga bisa memberikan deteksi dini dan pengobatan kanker secara komprehensif.

 

Sebelum mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, jadwalkan terlebih dahulu pertemuan Anda dengan dokter terkait melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

message

ArticleDetail